Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

TOTAL PENGAKSES

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini217
mod_vvisit_counterHari Kemarin679
mod_vvisit_counterMinggu Ini2997
mod_vvisit_counterMinggu Kemarin4876
mod_vvisit_counterBulan Ini17463
mod_vvisit_counterBulan Kemarin19004
mod_vvisit_counterTotal Pengakses911375

SELAMAT DATANG DI WEBSITE DITJEN BIMAS KRISTEN
Konsultasi Peningkatan Kompetensi dan Profesionalisme Pengawas PAK dan Budi Pekerti Tingkat Menengah PDF Print
Written by Tri Prasetya N   
Thursday, 28 April 2016 05:01

BATAM, DBK - Bertempat di Hotel 89 di Kota Batam, Ditjen Bimas Kristen mengadakan Konsultasi Peningkatan Kompetensi dan Profesionalisme Pengawas Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) dan Budi Pekerti Tingkat Menengah Se-Indonesia. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 27 sampai dengan 29 April 2016 ini diikuti 102 peserta, yang terdiri dari Pengawas PAK, Pembimas, Kepala Bidang dan Kepala Seksi.

Kegiatan ini dibuka secara Resmi oleh Dirjen Bimas Kristen, Oditha R Hutabarat yang memberikan sambutan serta arahan kepada para peserta konsultasi. Dalam sambutannya Dirjen mengatakan bahwa para pengawas PAK adalah orang-orang yang dipanggil khusus dalam bidangnya, yaitu mempunyai kompetensi dan profesionalisme untuk disebut sebagai pengawas. Para pengawas juga adalah guru agama Kristen, juga pelaku pendidikan di sekolah yang kenal betul dengan suasana lingkungan sekolah dan para peserta didik. Dirjen menyampaikan bahwa Pengawas PAK bukan jabatan kepanjangan usia masa kerja. "Dalam usia yang masih muda terpanggil menjadi Pengawas PAK karena ingin meningkatkan pembelajaran di sekolah dan mengontrol guru-guru agama kita supaya meningkatkan kualitasnya dalam pembelajaran di sekolah-sekolah," ujar Dirjen.

Last Updated on Thursday, 28 April 2016 10:03
Read more...
 
Workshop Peningkatan Kompetensi Aplikasi Silabus Adaptif SDTK PDF Print
Written by Mahai Pratiwi   
Tuesday, 26 April 2016 14:15

Makassar, DBK - Pada tanggal 25 April 2016 Dirjen Bimas Kristen Oditha R Hutabarat membuka Workshop Peningkatan Kompetensi Aplikasi Silabus Adaptif Guru Sekolah Dasar Teologi Kristen (SDTK) Se-Indonesia di Makassar. Acara ini diikuti 150 orang peserta utusan dari berbagai SDTK di seluruh Indonesia.

Dalam arahannya Dirjen Bimas Kristen mengingatkan pentingnya peran guru agama Kristen dalam pembentukan karakter siswa. Penyalahgunaan narkobadan  pornografi serta ajaran radikalisme yang merusak generasi penerus bangsa adalah tantangan besar yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini. Melalui penerapan kurikulum adaptif diharapkan dapat terwujud pembentukan karakter Kristiani pada siswa. Melalui pembentukan karakter Kristiani ini, diharapkan siswa dapat mengatasi setiap tantangan dan pengaruh buruk yang muncul pada setiap era perkembangan jaman.

Acara pembukaan Workshop Peningkatan Kompetensi Aplikasi Silabus Adaptif Guru SDTK Se Indonesia ini juga dihadiri oleh Direktur Urusan Agama Kristen dan Direktur Pendidikan Kristen yang sekaligus menjadi narasumber pada pertemuan tersebut.

Last Updated on Thursday, 28 April 2016 04:55
 
Konsultasi Peningkatan Kemitraan dalam Suasana Kerukunan dan Toleransi Umat PDF Print
Written by Mahai Pratiwi   
Thursday, 21 April 2016 00:00

Sorong, DBK - Indonesia adalah suatu negara yang penduduknya majemuk dlm suku, adat, budaya dan agama. Kemajemukan ini bisa menimbulkan potensi kompetisi/saling persaingan dalam intern maupun antar agama yang bisa mengakibatkan benturan fisik. Maka Ditjen bimas kristen memandang perlu melaksanakan Konsultasi Peningkatan Kemitraan dalam Suasana Kerukunan dan Toleransi Umat. Dirjen juga mengajak kepada pelaku-pelaku dan umat kristen di indonesia harus memahami dan menghayati terlebih dahulu memahami substansi ajaran Yesus Kristus yaitu mengasihi sesama manusia sehingga kasih menjadi dasar untuk membangun hubungan antar umat beragama, kerukunan dapat terwujud secara harmonis.

 

Last Updated on Monday, 25 April 2016 06:30
Read more...
 
Konsultasi dengan Penyuluh Agama Kristen PNS Se-Indonesia PDF Print
Written by Tri Prasetya N   
Monday, 18 April 2016 19:05

Makassar, DBK - "Penyuluh Agama Kristen itu menjadi ujung tombak, ujung tombak Direktorat Jenderal Bimas Kristen khususnya di tempat-tempat dimana tidak ada Struktur Bimas Kristen. Jadi Bapak Ibu adalah kepanjangan tangan kami bersama dengan Penyuluh Non PNS di berbagai Wilayah di Indonesia ini untuk melayani umat Kristen dalam seluruh permasalahannya dan seluruh potensi yang ada di tengah-tengah masyarakat Kristen"  demikian dikatakan Dirjen Bimas Kristen, Oditha R Hutabat dalam sambutannya pada acara Pembukaan Konsultasi dengan Penyuluh Agama Kristen PNS Se-Indonesia yang berlangsung di Hotel Grand Wisata Makassar pda hari Senin 18 April 2016. Kegiatan yang dikuti para Penyuluh Agama Kristen se-Indonesia itu berlansung sampai tanggal 20 April 2016.Dirjen berharap bahwa pertemuan yang singkat ini dapat dilakukan dengan penuh semangat, penuh keseriusan dan partisipasi aktif dari seluruh peserta karena akan ada narasumber yang akan memberikan informasi, pengetahuan dan berbagai perkembangan baru di tengah-tengah kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

Last Updated on Tuesday, 19 April 2016 08:57
Read more...
 
Konsultasi Peningkatan Kualitas Pengelolaan BMN Di Lingkungan Ditjen Bimas Kristen PDF Print
Written by Administrator   
Monday, 18 April 2016 09:42

Makassar, DBK – Bertempat  di Grand Celino Hotel Makassar, Ditjen Bimas Kristen mengadakan Konsultasi  Peningkatan Kualitas Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) Di Lingkungan Ditjen Bimas Kristen dan Jajarannya. Kegiatan ini dibuka lansung oleh Dirjen Bimas Kristen, Oditha R. Hutabarat didampingi oleh Pembimas Kristen Propinsi Sulawesi Selatan, Marlin Naray. Kegiatan ini diikuti oleh staf Pengelola BMN dari Kanwil Kemenag dan STAKN/STAKPN se-Indonesia. Maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan kemampuan dalam pengelolaan BMN di setiap satuan kerja di lingkungan Bimas Kristen. Kemudian adanya kesamaan persepsi dalam pengelolaan BMN serta memujudkan profesionalisme Operator SIMAK-BMN.

 

Last Updated on Monday, 18 April 2016 11:41
Read more...
 
Dirjen Bimas Kristen menghadiri Peletakan Batu Pembangunan Masjid PDF Print
Written by Mahai Pratiwi   
Tuesday, 12 April 2016 00:00

 

Dirjen Bimas Kristen, Oditha R.Hutabarat menghadiri acara peresmian Lanjutan Pembangunan Masjid Nur Musafir Batuplat Kota Kupang, Senin (11/04/2016). Peresmian dilakukan oleh Dirjen Bimas Islam Prof. Dr. Machasin, MA dengan memberikan Sambutan. Dalam kegiatan tersebut hadir juga Sekretaris Ditjen Bimas Katolik, Drs. Agustinus Tungga Gempa, serta Kakanwil Kemenag NTT dan para pejabat lingkup Kanwil dan Kota Kupang, Walikota Kupang dan sejumlah pejabat Pemda Kota Kupang, serta Pimpinan lembaga agama, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

 

Last Updated on Thursday, 14 April 2016 15:54
Read more...
 
«StartPrev12345678910NextEnd»

Page 1 of 21
 
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

RENUNGAN IMAN KITA

DOA MINTA TOLONG TERHADAP MUSUH

Mazmur 35:1-10

Oleh: Juntri Harahap (Penyiap Bahan Perijinan Kelembagaan Pendidikan Tinggi)

Mazmur dibagi menjadi 5 jilid. Mazmur ini adalah jilid I bagian yang terakhir karena Jilid I adalah Mazmur pasal 1-41. Mazmur 42 sampai 72 adalah jilid II dan seterusnya. Dan kita tahu bahwa Mazmur adalah lagu puji-pujian, tetapi isi Mazmur ini adalah berisi tentang puji-pujian dan juga tentang doa ada juga tentang ratapan. Dan ini juga merupakan bagian dari kitab puisi dan kebijaksanaan, dimulai dari Kitab Ayub sampai dengan Ratapan, maka kitab Mazmur ini ada di dalamnya. Jadi kalau kita memang membaca maka seperti puisi yang begitu indah bahasanya dan begitu dalam pengertiannya.

Mazmur 35 ini kita melihat bahwa Daud mengalami pergumulan yang berat, katakanlah suatu kesesakan. Suatu kesesakan yang dialaminya bukan karena kesalahannya. Karena kalau karena kesalahan kita, kita bisa terima. Tapi ini bukan karena kesalahannya. Bahkan kalau kita baca keseluruhan dari pasal 35 dan 36 dikatakan bahwa sebenarnya Daud sudah berbuat baik terhadap orang-orang yang mau mencelakakannya itu. Mungkin di dalam kehidupan kitapun sering terjadi seperti ini. Ada banyak orang yang menginginkan kecelakaan kita, ada orang yang tidak suka dengan hidup  kita. Bahkan menggagalkan rencana yang baik dalam hidup kitapun mungkin ada. Tapi karena kita adalah anak-anak Tuhan ada suatu tempat dimana kita bisa minta tolong. Daud tahu persis alamatnya kepada siapa dia harus minta tolong. Kalau dalam perkara ini dikatakan waktu itu ada orang banyak yang menggugat dia, gugatan-gugatan palsu sebenarnya, bukan gugatan yang benar, saksi-saksi palsu pada zaman itu. Di dalam kesesakan, di dalam kepedihan penderitaan yang dialami dia datang pada Tuhan dan memanjatkan doa ini.

Kalau kita merenungkan sebenarnya di dalam Perjanjian Baru Yesus mengajarkan kepada kita supaya kita tidak membalas yang jahat dengan yang jahat. Bahkan Yesus mengatakan kita harus berdoa memberkati musuh-musuh kita sekalipun. Tuhan Yesus juga mengalami hal ini, "Mereka membenci Aku tanpa masalah" katanya di Yohanes 15:25. Bahkan juga ada banyak hamba-hamba Tuhan yang juga mengalami. Ayub, Yusuf juga mengalami, bukan karena kesalahannya mereka disalahkan bahkan dihukum. Jadi intinya dari Firman Tuhan adalah kita akan tetap kuat bagaimanapun orang mempersalahkan kehidupan kita. Kita tahu kemana kita harus mengadu, yang utama kita datang kepada Tuhan. Kalau pengadilan yang ada pada zaman ini kita melihat sungguh-sungguh sangat tidak menyenangkan. Sebagai umat Tuhan saya percaya bahwa apapun yang kita alami saya yakin Tuhan mendengar. Mari kita datang pada Tuhan untuk menyampaikan segala perkara dan persoalan kita.

Tuhan memberkati kita sekalian. Amin

FORM REGISTRASI



SURVEI ANDA!

Menurut Anda Apakah Ditjen Bimas Kristen Sudah Menjalankan Tugas Dengan Bersih dan Melayani?