SELAMAT DATANG DI WEBSITE DITJEN BIMAS KRISTEN
Konsultasi dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran dan Perbendaharaan Ditjen Bimas Kristen dan Jajarannya PDF Print
Written by MP   
Thursday, 10 August 2017 09:48

 

Lombok - DBK, Pertanggungjawaban penggunaan anggaran adalah suatu kegiatan pengelolaan keuangan yang dilakukan satuan kerja melalui penatausahaan keuangan secara sistematis. Penyusunan laporan pertanggungjawaban keuangan dan kegiatan yang harus berdasarkan prosedur-prosedur tertentu, dilakukan melalui proses kegiatan sehingga pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan dan keuangan dapat berjalaan dengan baik.

Dalam rangka meningkatkan pertanggungjawaban keuangan Negara yang lebih tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan dan akuntabel, maka perlu diadakaan konsultasi dan evaluasi pelaksanaan anggaran dan perbendaharaan dengan penyelenggara kegiatan dan pengelola keuangan baik di Pusat maupun di daerah, sehingga pelaksanaan anggaran dan perbendaharaan dapat dikelola sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kesalahan-kesalahan dapat diminimalisir menuju kesempurnaan.

Untuk mewujudkan hal tersebut di atas, maka Ditjen Bimas Kristen mengadakan kegiatan Konsultasi dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran dan Perbendaharaan Ditjen Bimas Kristen dan Jajarannya di Golden Palace Hotel Lombok, Nusa Tenggara Barat pada tanggal 9 - 11 Agustus 2017 yang di hadiri sebanyak 69 orang terdiri dari Kabid/Pembimas, Ketua/utusan STAKPN/STAKN seluruh Indonesia dan utusan ASN Ditjen Bimas Kristen Jakarta. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dirjen Bimas Kristen Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si dan didampingi oleh Kakanwil Kemenag Prov. NTB yang diwakili oleh Kabag Umum Drs. H. Sirajudin, MM.

Dirjen berharap agar para satker segera menyelesaikan anggaran yang ada dan memasukkan laporan realisasi anggaran kedalam aplikasi sehingga capaian realisasi bisa dilihat dan dievaluasi penggunaannya. Dalam sambutan dan arahannya, Dirjen mengangkat sebuah cerita di Alkitab yaitu tentang pemberi talenta dan penerima talenta, dimana dalam cerita tersebut ada yang diberi 1 talenta,  2 talenta dan 5 talenta. Para penerima talenta ini diharapkan agar menggunakan talenta dan mempertanggungjawabkannya terhadap tuannya sehingga sang pemberi talenta akan memperhitungkan sendiri. Dalam hal ini Dirjen berpesan agar yang mendapatkan sedikit talentà tidak boleh iri terhadap yang menerima banyak dan yang menerima banyak talenta tidak boleh merendahkan kepada yang mempunyai talenta sedikit.

Akhirnya Dirjen mengucapkan selamat mengikuti kegiatan Konsultasi dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran dan Perbendaharaan Ditjen Bimas Kristen kepada seluruh peserta yang datang dari seluruh Indonesia. (09/08/17 : MP)

Last Updated on Thursday, 10 August 2017 10:05
 
Dirjen Bimas Kristen Menghadiri Wisuda STTII Jakarta PDF Print
Written by Administrator   
Monday, 07 August 2017 14:15

Pada hari Sabtu, tanggal 5 Agustus 2017, Direktur Jenderal Bimas Kristen Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si menghadiri acara wisuda Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Jakarta yang bertempat di Hotel Mega Anggrek, Jakarta.  Acara ini merupakan event pertama yang dihadiri oleh beliau selaku Direktur Jenderal Bimas Kristen yang baru.

Dalam sambutannya pada acara tersebut, Beliau mengawalinya dengan mengajak seluruh undangan untuk mengenang salah satu wisudawati terbaik yang telah menamatkan pendidikannya namun tidak sempat untuk merayakan hari wisudanya dikarenakan wisudawati tersebut telah meninggal dunia.

Direktur Jenderal Bimas Kristen mengingatkan, bahwa walau ada tuntutan untuk menempatkan pendidikan Kristen di bawah Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, namun sebenarnya itu bukan suatu masalah besar yang harus diperdebatkan. Yang terpenting adalah kualitas para lulusan Sekolah Tinggi kita tidak boleh kalah dengan lulusan sekolah-sekolah lainnya.  Pendidikan Kristen harus bisa meluluskan orang-orang yang mempunyai karakter yang baik, lulusan yang mampu membangun karakter manusia lainnya.

 

Last Updated on Tuesday, 08 August 2017 16:08
Read more...
 
Pelantikan Dirjen Bimas Kristen PDF Print
Written by TMB   
Wednesday, 02 August 2017 16:05

JakartaDBK, Rabu, 2 Agustus 2017 bertempat di Aula Gedung Kementerian Agama, Jl. MH. Thamrin No. 6 Jakarta, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin melantik sejumlah pejabat eselon I dan II di Lingkungan Kementerian Agama. Salah satu yang dilantik adalah Dirjen Bimas Kristen, yaitu Prof. Dr. Thomas Pentury, M. Si yang sebelumnya bertugas sebagai Rektor Universitas Pattimura, Maluku. Acara pelantikan tersebut dihadiri oleh para pejabat dan perwakilan stakeholder Kementerian Agama.

Dalam sambutannya Menteri Agama menyampaikan agar para pimpinan unit eselon I dan II harus mengetahui secara menyeluruh substansi dan esensi persoalan yang berada dalam lingkup tugas masing-masing, serta mengerti urgensi keterkaitan antar sektor dalam menopang tugas Kementerian Agama. Menteri Agama juga menegaskan agar para pejabat tidak boleh “salam paham” apalagi “gagal paham” dalam memahami urgensi dan signifikansi peran Kementerian Agama pada struktur pemerintahan negara sesuai jiwa dan semangat Pancasila dan UUD 1945 serta memperkuat “literasi” mengenai hubungan agama dan negara sebagai paradigma dasar dalam memaknai peran Kementerian Agama.

Dalam pelantikan tersebut Menteri Agama mengharapkan agar seluruh pejabat Kementerian Agama memiliki tekad untuk memajukan Institusi bukan mengutamakan ambisi mengejar jabatan yang seringkali membuat orang lupa diri dan kehilangan harga diri. Selamat berkarya kepada Dirjen Bimas Kristen yang baru dilantik, Tuhan Yesus memberkati. (torus marbun)

Last Updated on Wednesday, 02 August 2017 16:18
 
Rakernas Ditjen Bimas Kristen Dengan LPPN & LPPD Provinsi Se Indonesia PDF Print
Written by torus   
Saturday, 17 June 2017 01:19

Pontianak, DBK - Direktur Urusan Agama Kristen Drs. Andar Gultom, M.Pd mewakili Plt. Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama, membuka secara resmi Acara Rapat Kerja Nasional Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Dengan LPPN dan LPPD Provinsi Se Indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 15 s.d. 17 Juni 2017, bertempat di Hotel Orchardz, Pontianak - Kalimantan Barat. Rakernas ini bertujuan untuk memahami kebijakan Ditjen Bimas Kristen terkait dengan penyelenggaraan PESPARAWI Nasional, Kesiapan Rencana Pelaksanaan PESPARAWI Nasional XII Pontianak, Persiapan Polda Prov. Kalimantan Barat dalam rangka pengamanan Penyelenggaraan PESPARAWI Nasional XII, dan untuk memahami Pedoman Pelaksanaan PESPARAWI Nasional XII dengan benar, serta menyusun langkah-langkah dan strategi demi kesuksesan Penyelenggaraan PESPARAWI Nasional XII Tahun 2018 di Pontianak, Kalimantan Barat.
Melalui Rakernas ini juga diharapkan dapat melahirkan ide-ide kreatif dan inovatif serta merumuskan kebijakan-kebijakan yang strategis demi kesuksesan pelaksanaan PESPARAWI Nasional dan diharapkan juga PESPARAWI Nasional menjadi sarana peningkatan dan mempererat rasa persaudaraan antar umat beragama dan sesama sebagai anak bangsa Indonesia dan untuk kemuliaan nama Tuhan. TMB.
Last Updated on Saturday, 17 June 2017 01:38
 
Temu dan Dialog Pimpinan Gereja Se Sulteng PDF Print
Written by Administrator   
Friday, 09 June 2017 11:20

Palu, DBK - Sekertaris Ditjen Bimas Kristen, Pontus Sitorus membuka secara resmi acara Temu dan Dialog Pimpinan Gereja se Sulawesi Tengah Tahun 2017. Acara ini dihadiri oleh para pimpinan gereja di Sulawesi Tengah berjumlah 50 orang. Dalam sambutannya Sekretaris Ditjen Bimas Kristen menyampaikan pentingnya menjaga kerukunan dan kebersamaan. Tuhan memberikan anugerah kebersamaan saking menghargai dan menghormati di antara pemimpin umat. Peranan umat beragama dalam pembangunan tidak dapat dipisahkan untuk itu gereja harus menjadi yang diutus dan berdampak bagi dunia. Gambaran ini menunjukkan bahwa dilihat umat kristen di Indonesia memiliki dua peranan yaitu sebagai warga negara dan sebagai warga gereja. Dimana peran serta dan peran aktif dipandang perlu dalam pembangunan Indonesia. Khotbah-khotbah yang sering di dengar lebih banyak berbicara tentang pertumbuhan karakter tetapi sedikit menyinggung bagaimana konteks hidup dengan sesama dalam bingkai berbangsa dan bernegara. Di sinilah dibutuhkan peran aktif pemuka agama dalam hal ini pemimpin gereja dalam memberikan penjelasan dan pembinaan kepada umat.

 
Menag Membuka Seminar Sehari Implementasi Nilai-nilai Pancasila PDF Print
Written by Administrator   
Friday, 02 June 2017 00:00

Jakarta, DBK - Ditjen Bimas Kristen mengadakan kegiatan Seminar Sehari Implementasi Nilai-nilai Pancasila dalam Memantapkan Kerukunan Umat Beragama tanggal 31 Mei 2017 di Hotel Lumire Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan dalam  rangka menyambut Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2017 ini. Kegiatan ini dibuka Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.  Seminar ini diikuti 120 peserta dari Persekutuan Gerejawi Aras Nasional, Pimpinan Sinode dan Pimpinan Gereja, Ketua STT, Kepala SMTK yang ada di Jakarta dan aparatur (ASN) Ditjen Bimas Kristen Pusat.

Last Updated on Monday, 12 June 2017 10:52
Read more...
 
«StartPrev12345678910NextEnd»

Page 1 of 31
 
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

RENUNGAN IMAN KITA

DOA MINTA TOLONG TERHADAP MUSUH

Mazmur 35:1-10

Oleh: Juntri Harahap (Penyiap Bahan Perijinan Kelembagaan Pendidikan Tinggi)

Mazmur dibagi menjadi 5 jilid. Mazmur ini adalah jilid I bagian yang terakhir karena Jilid I adalah Mazmur pasal 1-41. Mazmur 42 sampai 72 adalah jilid II dan seterusnya. Dan kita tahu bahwa Mazmur adalah lagu puji-pujian, tetapi isi Mazmur ini adalah berisi tentang puji-pujian dan juga tentang doa ada juga tentang ratapan. Dan ini juga merupakan bagian dari kitab puisi dan kebijaksanaan, dimulai dari Kitab Ayub sampai dengan Ratapan, maka kitab Mazmur ini ada di dalamnya. Jadi kalau kita memang membaca maka seperti puisi yang begitu indah bahasanya dan begitu dalam pengertiannya.

Mazmur 35 ini kita melihat bahwa Daud mengalami pergumulan yang berat, katakanlah suatu kesesakan. Suatu kesesakan yang dialaminya bukan karena kesalahannya. Karena kalau karena kesalahan kita, kita bisa terima. Tapi ini bukan karena kesalahannya. Bahkan kalau kita baca keseluruhan dari pasal 35 dan 36 dikatakan bahwa sebenarnya Daud sudah berbuat baik terhadap orang-orang yang mau mencelakakannya itu. Mungkin di dalam kehidupan kitapun sering terjadi seperti ini. Ada banyak orang yang menginginkan kecelakaan kita, ada orang yang tidak suka dengan hidup  kita. Bahkan menggagalkan rencana yang baik dalam hidup kitapun mungkin ada. Tapi karena kita adalah anak-anak Tuhan ada suatu tempat dimana kita bisa minta tolong. Daud tahu persis alamatnya kepada siapa dia harus minta tolong. Kalau dalam perkara ini dikatakan waktu itu ada orang banyak yang menggugat dia, gugatan-gugatan palsu sebenarnya, bukan gugatan yang benar, saksi-saksi palsu pada zaman itu. Di dalam kesesakan, di dalam kepedihan penderitaan yang dialami dia datang pada Tuhan dan memanjatkan doa ini.

Kalau kita merenungkan sebenarnya di dalam Perjanjian Baru Yesus mengajarkan kepada kita supaya kita tidak membalas yang jahat dengan yang jahat. Bahkan Yesus mengatakan kita harus berdoa memberkati musuh-musuh kita sekalipun. Tuhan Yesus juga mengalami hal ini, "Mereka membenci Aku tanpa masalah" katanya di Yohanes 15:25. Bahkan juga ada banyak hamba-hamba Tuhan yang juga mengalami. Ayub, Yusuf juga mengalami, bukan karena kesalahannya mereka disalahkan bahkan dihukum. Jadi intinya dari Firman Tuhan adalah kita akan tetap kuat bagaimanapun orang mempersalahkan kehidupan kita. Kita tahu kemana kita harus mengadu, yang utama kita datang kepada Tuhan. Kalau pengadilan yang ada pada zaman ini kita melihat sungguh-sungguh sangat tidak menyenangkan. Sebagai umat Tuhan saya percaya bahwa apapun yang kita alami saya yakin Tuhan mendengar. Mari kita datang pada Tuhan untuk menyampaikan segala perkara dan persoalan kita.

Tuhan memberkati kita sekalian. Amin

FORM REGISTRASI



SURVEI ANDA!

Menurut Anda Apakah Ditjen Bimas Kristen Sudah Menjalankan Tugas Dengan Bersih dan Melayani?