SELAMAT DATANG DI WEBSITE DITJEN BIMAS KRISTEN
Rakernas Ditjen Bimas Kristen Dengan LPPN & LPPD Provinsi Se Indonesia PDF Print
Written by torus   
Saturday, 17 June 2017 01:19

Pontianak, DBK - Direktur Urusan Agama Kristen Drs. Andar Gultom, M.Pd mewakili Plt. Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama, membuka secara resmi Acara Rapat Kerja Nasional Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Dengan LPPN dan LPPD Provinsi Se Indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 15 s.d. 17 Juni 2017, bertempat di Hotel Orchardz, Pontianak - Kalimantan Barat. Rakernas ini bertujuan untuk memahami kebijakan Ditjen Bimas Kristen terkait dengan penyelenggaraan PESPARAWI Nasional, Kesiapan Rencana Pelaksanaan PESPARAWI Nasional XII Pontianak, Persiapan Polda Prov. Kalimantan Barat dalam rangka pengamanan Penyelenggaraan PESPARAWI Nasional XII, dan untuk memahami Pedoman Pelaksanaan PESPARAWI Nasional XII dengan benar, serta menyusun langkah-langkah dan strategi demi kesuksesan Penyelenggaraan PESPARAWI Nasional XII Tahun 2018 di Pontianak, Kalimantan Barat.
Melalui Rakernas ini juga diharapkan dapat melahirkan ide-ide kreatif dan inovatif serta merumuskan kebijakan-kebijakan yang strategis demi kesuksesan pelaksanaan PESPARAWI Nasional dan diharapkan juga PESPARAWI Nasional menjadi sarana peningkatan dan mempererat rasa persaudaraan antar umat beragama dan sesama sebagai anak bangsa Indonesia dan untuk kemuliaan nama Tuhan. TMB.
Last Updated on Saturday, 17 June 2017 01:38
 
Temu dan Dialog Pimpinan Gereja Se Sulteng PDF Print
Written by Administrator   
Friday, 09 June 2017 11:20

Palu, DBK - Sekertaris Ditjen Bimas Kristen, Pontus Sitorus membuka secara resmi acara Temu dan Dialog Pimpinan Gereja se Sulawesi Tengah Tahun 2017. Acara ini dihadiri oleh para pimpinan gereja di Sulawesi Tengah berjumlah 50 orang. Dalam sambutannya Sekretaris Ditjen Bimas Kristen menyampaikan pentingnya menjaga kerukunan dan kebersamaan. Tuhan memberikan anugerah kebersamaan saking menghargai dan menghormati di antara pemimpin umat. Peranan umat beragama dalam pembangunan tidak dapat dipisahkan untuk itu gereja harus menjadi yang diutus dan berdampak bagi dunia. Gambaran ini menunjukkan bahwa dilihat umat kristen di Indonesia memiliki dua peranan yaitu sebagai warga negara dan sebagai warga gereja. Dimana peran serta dan peran aktif dipandang perlu dalam pembangunan Indonesia. Khotbah-khotbah yang sering di dengar lebih banyak berbicara tentang pertumbuhan karakter tetapi sedikit menyinggung bagaimana konteks hidup dengan sesama dalam bingkai berbangsa dan bernegara. Di sinilah dibutuhkan peran aktif pemuka agama dalam hal ini pemimpin gereja dalam memberikan penjelasan dan pembinaan kepada umat.

 
Menag Membuka Seminar Sehari Implementasi Nilai-nilai Pancasila PDF Print
Written by Administrator   
Friday, 02 June 2017 00:00

Jakarta, DBK - Ditjen Bimas Kristen mengadakan kegiatan Seminar Sehari Implementasi Nilai-nilai Pancasila dalam Memantapkan Kerukunan Umat Beragama tanggal 31 Mei 2017 di Hotel Lumire Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan dalam  rangka menyambut Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2017 ini. Kegiatan ini dibuka Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.  Seminar ini diikuti 120 peserta dari Persekutuan Gerejawi Aras Nasional, Pimpinan Sinode dan Pimpinan Gereja, Ketua STT, Kepala SMTK yang ada di Jakarta dan aparatur (ASN) Ditjen Bimas Kristen Pusat.

Last Updated on Monday, 12 June 2017 10:52
Read more...
 
Pembinaan Hamba Tuhan dan Pengembangan STAKN Palangkaraya Tahun 2017 PDF Print
Written by Mahai Pratiwi   
Tuesday, 23 May 2017 11:25

Palangka Raya, DBKPada hari Senin tanggal 22 Mei 2017 Sekretaris Ditjen Bimas Kristen menghadiri dan menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh STAKN Palangka Raya. Acara yang berlangsung dari tanggal 22 sampai dengan tanggal 24 Mei 2017 ini diselenggarakan di gedung aula STAKN Palangka Raya dan dibuka secara resmi oleh Ketua STAKN Palangka Raya, Netto WS. Rahan. Acara ini dihadiri oleh  150 orang hamba Tuhan dari berbagai denominasi gereja seperti GKE (Gereja Kristen Evangelis), GKII, HKBP, dan GPIB serta para pegawai STAKN Palangka Raya.

Last Updated on Friday, 26 May 2017 12:37
Read more...
 
Pembinaan Mental Spiritual Sesuai dengan Nilai-Nilai Paskah Ditjen Bimas Kristen Dan Jajarannya Di Yogyakarya PDF Print
Written by Administrator   
Friday, 19 May 2017 11:25

Yogyakarta, DBK - Ditjen Bimas Kristen mengadakan kegiatan Pembinaan Mental Spiritual Sesuai dengan Nilai-Nilai Paskah Ditjen Bimas Kristen Dan Jajarannya Di Yogyakarya. Kegiatan ini dihadiri seluruh pejabat dan staf pelaksana Bimas Kristen Pusat serta  beberapa pegawai dari Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan dengan harapan terbinanya sikap mental pegawai Ditjen Bimas Kristen untuk memiliki sikap hidup bertoleransi dan kerukunan dalam memgemban tugas dan tanggungjawab sebagai aparatur negara dan sebagai pelayan di bidang agama kepada masyarakat/umat Kristian. Kegiatan yang berlangsung di Sahid Rich Hotel dari tanggal 18 s/d 20 Mei 2017 ini dibuka oleh Plt. Dirjen Bimas Kristen, Abdurrahman Mas'ud didampingi Direktur Urusan Agama, Andar Gultom dan Pembimas Kristen Propinsi Yogyakarta, Petrus Marija.

 

Last Updated on Tuesday, 23 May 2017 11:37
Read more...
 
Ujian Nasional SMTK Tahun 2017 Toraja dan sekitarnya PDF Print
Written by Mahai Pratiwi   
Thursday, 13 April 2017 00:00

Toraja,DBK - Dalam rangka Ujian Nasional Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) di Toraja, Palopo, Seriti/Luwu Sulawesi Selatan maka Direktur Pendidikan Kristen Kementerian Agama RI, Yan Kristianus Kadang memonitoring pelaksanaan Ujian Nasional SMTK yang berlangsung dari tanggal 10-13 April 2017. Pelaksanaan Ujian bisa berjalan dengan baik dan aman. Pendistribusian soal juga tidak mengalami hambatan. Para pengawas datang dari Diknas/sekolah lain yang ditunjuk oleh Diknas. Pengawas Pendidikan Kemenag Bimas Kristen pada Provinsi setempat juga hadir untuk memantau pelaksanaan Ujian Nasional SMTK. Demikian juga aparat keamanan dalam hal ini kepolisian juga turut mensukseskan ujian nasional dengan menghadirkan anggotanya untuk mengamankan jalannya Ujian Nasional.

Last Updated on Monday, 17 April 2017 15:55
 
«StartPrev12345678910NextEnd»

Page 1 of 31
 
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

RENUNGAN IMAN KITA

DOA MINTA TOLONG TERHADAP MUSUH

Mazmur 35:1-10

Oleh: Juntri Harahap (Penyiap Bahan Perijinan Kelembagaan Pendidikan Tinggi)

Mazmur dibagi menjadi 5 jilid. Mazmur ini adalah jilid I bagian yang terakhir karena Jilid I adalah Mazmur pasal 1-41. Mazmur 42 sampai 72 adalah jilid II dan seterusnya. Dan kita tahu bahwa Mazmur adalah lagu puji-pujian, tetapi isi Mazmur ini adalah berisi tentang puji-pujian dan juga tentang doa ada juga tentang ratapan. Dan ini juga merupakan bagian dari kitab puisi dan kebijaksanaan, dimulai dari Kitab Ayub sampai dengan Ratapan, maka kitab Mazmur ini ada di dalamnya. Jadi kalau kita memang membaca maka seperti puisi yang begitu indah bahasanya dan begitu dalam pengertiannya.

Mazmur 35 ini kita melihat bahwa Daud mengalami pergumulan yang berat, katakanlah suatu kesesakan. Suatu kesesakan yang dialaminya bukan karena kesalahannya. Karena kalau karena kesalahan kita, kita bisa terima. Tapi ini bukan karena kesalahannya. Bahkan kalau kita baca keseluruhan dari pasal 35 dan 36 dikatakan bahwa sebenarnya Daud sudah berbuat baik terhadap orang-orang yang mau mencelakakannya itu. Mungkin di dalam kehidupan kitapun sering terjadi seperti ini. Ada banyak orang yang menginginkan kecelakaan kita, ada orang yang tidak suka dengan hidup  kita. Bahkan menggagalkan rencana yang baik dalam hidup kitapun mungkin ada. Tapi karena kita adalah anak-anak Tuhan ada suatu tempat dimana kita bisa minta tolong. Daud tahu persis alamatnya kepada siapa dia harus minta tolong. Kalau dalam perkara ini dikatakan waktu itu ada orang banyak yang menggugat dia, gugatan-gugatan palsu sebenarnya, bukan gugatan yang benar, saksi-saksi palsu pada zaman itu. Di dalam kesesakan, di dalam kepedihan penderitaan yang dialami dia datang pada Tuhan dan memanjatkan doa ini.

Kalau kita merenungkan sebenarnya di dalam Perjanjian Baru Yesus mengajarkan kepada kita supaya kita tidak membalas yang jahat dengan yang jahat. Bahkan Yesus mengatakan kita harus berdoa memberkati musuh-musuh kita sekalipun. Tuhan Yesus juga mengalami hal ini, "Mereka membenci Aku tanpa masalah" katanya di Yohanes 15:25. Bahkan juga ada banyak hamba-hamba Tuhan yang juga mengalami. Ayub, Yusuf juga mengalami, bukan karena kesalahannya mereka disalahkan bahkan dihukum. Jadi intinya dari Firman Tuhan adalah kita akan tetap kuat bagaimanapun orang mempersalahkan kehidupan kita. Kita tahu kemana kita harus mengadu, yang utama kita datang kepada Tuhan. Kalau pengadilan yang ada pada zaman ini kita melihat sungguh-sungguh sangat tidak menyenangkan. Sebagai umat Tuhan saya percaya bahwa apapun yang kita alami saya yakin Tuhan mendengar. Mari kita datang pada Tuhan untuk menyampaikan segala perkara dan persoalan kita.

Tuhan memberkati kita sekalian. Amin

FORM REGISTRASI



SURVEI ANDA!

Menurut Anda Apakah Ditjen Bimas Kristen Sudah Menjalankan Tugas Dengan Bersih dan Melayani?