Home
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

TOTAL PENGAKSES

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini495
mod_vvisit_counterHari Kemarin570
mod_vvisit_counterMinggu Ini495
mod_vvisit_counterMinggu Kemarin4170
mod_vvisit_counterBulan Ini42787
mod_vvisit_counterBulan Kemarin23374
mod_vvisit_counterTotal Pengakses583668

Tingkatkan Nilai Profesionalisme Melalui Kerja Keras, Kerja Cerdas dan Kerja Tanpa Pamrih PDF Print
Ditulis Oleh: Roynardo Tambunan   
Sabtu, 29 September 2012 21:25

Kupang, DBK-"Memiliki perguruan tinggi negeri adalah sebuah anugerah Allah yang harus dijaga dan dipelihara, bahkan dipertanggungjawabkan kepada Allah sebagai pemberi anugerah. Oleh karenanya, perguruan tinggi baik swasta maupun negeri tidak terlepas dari pengorbanan, perhatian, kerjasama untuk mencapai tujuan bersama sebagaimana ditetapkan sebelumnya. Tujuan bersama yang saya maksudkan adalah berdirinya STAKN Kupang," Dirjen Bimas Kristen ketika membuka kata sambutannya pada Pelantikan Pejabat Eselon III dan Eselon IV STAKN Kupang, Sabtu (29/09/2012) di Hotel Swiss BelInn, Kupang.

"Oleh karena itu kepada semua yang telah bersusah payah, sampai diresmikannya STAKN Kupang jangan berhenti sampai di sini, tetapi mari kita satukan hati dan langkah untuk meningkatkan kualitas STAKN Kupang yang kita cintai ini, dengan meningkatkan predikat akreditasinya dari predikat C menjadi predikat A bahkan A+, serta peningkatan status dari Sekolah Tinggi menjadi Institut bahkan Universitas," Dirjen melanjutkan.

"Perguruan tinggi tidak boleh berdiri sebagai “Menara Gading” ditempat masyarakat dan kehidupan berbangsa. Perguruan tinggi agama dalam kedudukannya sebagai lembaga pendidikan tinggi adalah setara dengan perguruan tinggi umum lainnya ditanah air. Namun, dari segi misi pendidikan serta wawasan almamaternya, perguruan tinggi agama memiliki ciri yang beda dengan perguruan tinggi umum".

 

"Dengan diresmikannya STAKN Kupang, maka satuan kerja dilingkungan Kementerian Agama bertambah satu. Oleh karena itu, STAKN Kupang harus melaksanakan program Kementerian Agama antara lain Reformasi Birokrasi. Reformasi birokrasi dapat tercapai, jika kita semua mampu secara konsisten menjungjung tinggi dan menerapkan nilai-nilai profesionalisme yaitu sejalannya integritas, disiplin dan kompetensi diri. Nilai-nilai profesionalisme tersebut perlu terus dipelihara dan ditingkatkan melalui kerja keras, kerja cerdas dan kerja tanpa pamrih. Itulah harapan saya untuk dapat dicapai oleh STAKN Kupang yang tercinta ini".

"Untuk mencapai beberapa harapan tersebut diatas, saya berpesan kepada Ketua STAKN Kupang pak Harun Y. Natonis, kepada Kabag Administrasi, Akademik, Kemahasiswaan dan Umum pak Wanser serta para Kasubbag yang baru ibu Deci dan pak Kristian, agar segera mempelajari dan menemukan langkah strategis yang kongkrit serta mentaati peraturan perundang-undangan. Tingkatkan koordinasi, kerjasama dengan pimpinan yang lebih tinggi serta bergurulah kepada STAKPN/STAKN yang lebih dahulu ada bahkan kepada perguruan tinggi lainnya," itulah beberapa point penting sambutan Dirjen Bimas Kristen Saur Hasugian saat melantik pejabat eselon III dan eselon IV Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri Kupang.

 

Acara pelantikan yang dihadiri oleh pejabat eselon II, eselon III dan eselon IV Ditjen Bimas Kristen pusat dan daerah itu berlangsung dengan khidmat dan penuh haru. Tak ketinggalan juga para Ketua STAKN lainnya serta aparatur pemerintah daerah provinsi Nusa Tenggara Timur sangat antusias mengikuti acara pelantikan yang berlangsung selama dua jam tersebut.