Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

TOTAL PENGAKSES

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini113
mod_vvisit_counterHari Kemarin314
mod_vvisit_counterMinggu Ini113
mod_vvisit_counterMinggu Kemarin2923
mod_vvisit_counterBulan Ini9491
mod_vvisit_counterBulan Kemarin18570
mod_vvisit_counterTotal Pengakses1235053

Plt Dirjen Bimas Kristen menghadiri Wisuda STAKN Kupang PDF Print E-mail
Written by Tri Prasetya N   
Thursday, 29 September 2016 12:09

KUPANG, DBK – Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Bimas Kristen, yang juga Kepala Badan Litbang dan Diklat (Kabalitbangdiklat) Kemenag RI, Prof. H. Abdurrahman Mas'ud, Ph.D  hadir dan memberikan sambutan pada acara Wisuda STAKN Kupang pada hari Kamis, 29 September 2016. Acara wisuda yang dilaksanakan di restoran Timor Raya, Jalan Timor Raya Kupang ini juga dihadiri Staf Ahli Gubernur NTT Drs. Michael Fernandes dan Direktur Pendidikan Kristen Yan Kristianus Kadang beserta pejabat di lingkungan  Ditjen Bimas Kristen NTT.

 

Dalam sambutannya Plt. Dirjen mengatakan bahwa di hadapan kita telah terbentang dunia pelayanan yang menuntut kepekaan terhadap perubahan-perubahan yang cepat dan mendasar. Beliau mengambil contoh pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN atau Pasar Bebas ASEAN 2016 tentu menjadi tantangan bersama.  STAKN Kupang dituntut berperan secara aktif dan efektif dalam pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. Sehingga kemanapun alumni STAKN Kupang berada, supaya tetap menjadi terang dan garam di tengah-tengah masyarakat, bangsa dan negara. Beliau berharap bahwa acara wisuda ini bukan akhir perjalanan proses pembelajaran para wisudawan, tetapi awal dari kompetisi dalam memasuki dunia pelayanan dan pengabdian.

Plt. Dirjen pada kesempatan ini juga mengapresiasi akan kearifan lokal dalam kerukunan umat bergama propinsi NTT karena daerah ini memiliki representasi intitusional yang relatif menyeluruh seperti Majelis Ulama Indonesia Daerah, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia provinsi dan kabupaten, Konferensi Waligereja Indonesia, Parisada Hindu Dharma Indonesia, Perwakilan Umat Buddha Indonesia, hingga ormas Islam NU-Muhammadiyah. Hal yang sama dengan rumah ibadah, di Kota Soe terdapat Pura Giri Suci dan Gereja Zion Boentuka, serta Gereja Paroki Santa Maria Bunda Orang Miskin Noelmina dan Masjid Nurul Hidayah di Kabupaten Kupang, dengan demikian kebutuhan akan rumah ibadah relatif telah terpenuhi di provinsi  ini. Kondisi ini sesuai dengan hasil survey nasional 2015  kerukunan umat beragama yang dilakukan Badan Litbang dan Diklat Kemenag, dimana NTT memperoleh skor tertinggi se Indonesia yakni 83.3.

Di hadapan 421 mahasiswa yang diwisuda dari Program Pendidikan Profesi Guru, Program S1 Pendidikan Agama Kristen, Musik Gerejawi, Pastoral Konseling, serta Program S2 Pendidikan Agama Kristen,  Plt. Dirjen mengajak semua yang hadir untuk terus mengembangkan poin-poin penting dalam dunia pendidikan modern, yaitu:

- confidence: feling able to do it (yakin:merasa mampu melakukannya);

- motivation: wanting to do it (motivasi: ingin melakukannya);

- effort: being willing to work hard (usaha: ingin bekerja keras);

- responsibility: doing what’s right (tanggung jawab: melakukan apa yang benar);

- initiative: moving into action (inisiatif: bergerak ke tindakan);

- perseverance: completing what you start (keuletan : menyelesaikan apa yang Anda mulai);

- caring: showing concern for others (paduli: menunjukkan perhatian kepada orang lain);

 

- teamwork: working with others (tim kerja: bekerja dengan orang lain);

- common sense: using good judgement (akal sehat: menggunakan penilaian yang baik);

- problem solving: putting  what you know and what you can do into action (pemecahan masalah: menerapkan apa yang Anda ketahui ke dalam tindakan);

Dengan demikian akan dilahirkan alumni-alumni terbaik bagian dari umat Kristen Indonesia yang religious, modern, professional, santun serta cinta damai di tengah arus globalisasi yang dahsyat di abad 21 ini.

Last Updated on Thursday, 29 September 2016 13:05