Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

TOTAL PENGAKSES

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini102
mod_vvisit_counterHari Kemarin314
mod_vvisit_counterMinggu Ini102
mod_vvisit_counterMinggu Kemarin2923
mod_vvisit_counterBulan Ini9480
mod_vvisit_counterBulan Kemarin18570
mod_vvisit_counterTotal Pengakses1235042

Upacara Bendera dalam Rangka HAB Ke-71 Tahun 2017 Kementerian Agama RI PDF Print E-mail
Written by TMB   
Tuesday, 03 January 2017 13:16

Jakarta - DBK, 3 Januari merupakan hari lahirnya Kementerian Agama yang dikenal dengan Hari Amal Bhakti (HAB). Hari Amal Bhakti pada setiap tahunnya diperingati dengan Upacara Bendera dan berbagai kegiatan lainnya. Tahun ini Kementerian Agama memperingati hari jadinya yang ke 71. Adapun tema  HAB Kementerian Agama ke-71 tahun 2017 adalah “Bersih Melayani”dengan Motto “Lebih Dekat Melayani Umat”.

Dalam arahanya selaku Pembina Upacara HAB 71 Kementerian Agama, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan bahwa jabatan dan tugas kementerian agama sungguh besar dan mulia karena sangat menentukan nasib bangsa ini (H. Agus Salim, 1950). Kesatuan kebangsaan kita akan terpelihara secara kokoh dan tidak dapat dipecah belah amatlah tergantung pada kebijakan dan kecakapan aparatur Kementerian Agama. Sejalan dengan tema dan motto HAB ke -71 Menteri Agama lebih lanjut mengharapkan melalui peringatan ulang tahun ini para Pejabat dan ASN yang ada di lingkungan Kementerian Agama semakin memperkuat komitmen terhadap integritas dan etos kerja sebagai pelayan masyarakat dan pengayom semua umat beragama. Menteri Agama juga mengajak seluruh pejabat dan pegawai yang hadir untuk memiliki sikap sebagai agamawan sekaligus negarawan yang menempatkan kepentingan umat dan bangsa di atas kepentingan pribadi dan kelompok. Pada kesempatan ini Menteri Agama juga mengapresiasi beberapa capaian penghargaan yang diterima oleh instansi Kementerian Agama, yang diantaranya: Penghargaan dari Presiden sebagai Penyedia Layanan BLU dengan akses terjangkau, dan penghargaan dari Kementerian Keuangan sebagai Kementerian dengan kontribusi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terbesar dalam APBN. Selain itu Kementerian Agama juga mendapatkan penghargaan ganda terkait ekonomi syariah, yaitu sebagai pemrakarsa proyek infrastruktur berbiaya Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan Investor Utama Sukuk Negara Domestik.

Diakhir arahannya, Menteri Agama berpesan kepada seluruh jajaran Kementerian Agama agar senantiasa menjaga marwah kementerian sebagai organisasi yang sarat dengan nilai, kultur dan tradisi baik. Dirgahayu Kementerian Agama. Sekali Kementerian Agama tetap Kementerian Agama. (03/01/17) TMB.

Last Updated on Tuesday, 03 January 2017 14:01