Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

TOTAL PENGAKSES

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini100
mod_vvisit_counterHari Kemarin314
mod_vvisit_counterMinggu Ini100
mod_vvisit_counterMinggu Kemarin2923
mod_vvisit_counterBulan Ini9478
mod_vvisit_counterBulan Kemarin18570
mod_vvisit_counterTotal Pengakses1235040

Rapat Koordinasi USBN untuk SMTK Tahun 2017 PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Friday, 10 February 2017 07:34

JAKARTA-DBK, Kebijakan pemerintah tahun 2017 untuk melaksanakan USBN dan UN menjadi dasar bagi Ditjen Bimas Kristen untuk melaksanakan Ujian Sekolah Bertandar Nasional (USBN) untuk SMA/SMK/SMTK di lingkungan Ditjen Bimas Kristen yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 20 s/d 23 Maret 2017. Sedangkan susulannya akan dilaksanakan pada tanggal 27,29 s/d 31 Maret 2017. Demikianlah salah satu hasil pada Rapat Koordinasi USBN untuk SMA/SMK/SMTK Direktorat Jenderal Bimas Kristen yang dilaksanakan pada tanggal 9 Februari 2017 di ruang rapat Ditjen Bimas Kristen Kemenag RI, Jl. MH Thamrin No 6 lantai 10. Rapat yang dihadiri para Kabid/Pembimas Kristen seluruh Indonesia ini memutuskan langkah-langkah yang akan ditempuh oleh Ditjen Bimas Kristen di tingkat pusat dan daerah dalam persiapan menghadapi USBN tahun 2017. Acara dipimpin langsung oleh Direktur Pendidikan Kristen, Yan Kristianus Kadang.

Tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya, mata kuliah yang akan diajukan dalam USBN ini adalah: Pendidikan Agama Kristen, PPKN, Sejarah, Ilmu Pengetahuan Alkitab, Etika Kristen, dan Sejarah Gereja. Dalam USBN ini Ditjen Bimas Kristen Pusat berperan antara lain untuk menyusun kisi-kisi umum dan penulisan soal PAK dan Keagamaan serta melakukan koordinasi  dan sosialisasi ke Propinsi/Kab/Kota. Sedangkan Bimas Kristen di tingkat daerah berperan untuk melakukan sosialisasi di wilayahnya, melakukan koordinasi membentuk Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) / Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan melakukan koordinasi untuk penyusunan dan perakitan soal dengan MGMP dan MKKS, melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan USBN serta melaporkan pelaksanaan di daerah kepada Ditjen Bimas Kristen pusat. Tidak hanya peran Ditjen Bimas Kristen pusat dan daerah, namun diputuskan juga peran MGMP dan MKKS serta peran setiap Sekolah/SMTK.

Adapun biaya pelaksanaan USBN ini bersumber dari: APBN, APBD, anggaran sekolah yang bersangkutan dan sumber dana laih yang sah. Diharapkan dengan adanya persiapan USBN ini seluruh SMTK yang berada dibawah binaan Ditjen Bimas Kristen bisa mengikutinya dengan baik dan lancar dengan hasil yang memuaskan tentunya.

Last Updated on Monday, 13 February 2017 08:21