Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

TOTAL PENGAKSES

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini124
mod_vvisit_counterHari Kemarin314
mod_vvisit_counterMinggu Ini124
mod_vvisit_counterMinggu Kemarin2923
mod_vvisit_counterBulan Ini9502
mod_vvisit_counterBulan Kemarin18570
mod_vvisit_counterTotal Pengakses1235064

Asistensi Aplikasi E-Government Terkait Reformasi Birokrasi PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 05 December 2017 04:19

 

JAKARTA, DBK - Sebagai tindak lanjut dari RDK Biro Ortala yang mengingatkan bahwa semua unit Eselon I, STAKN/STAKPN harus mensubmit kegiatannya terkait Reformasi Birokrasi, maka Ditjen Bimas Kristen mengawasi pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) di pusat dan daerah, di STAKN/STAKPN dengan mengadakan kegiatan Asistensi Aplikasi E-Government Terkait Reformasi Birokrasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 sd 5 Desember 2017 di Hotel A One Jakarta.  Kegiatan ini diikuti 48 orang dari Ditjen Bimas Kristen Pusat dan STAKN/STAKPN dan dibuka langsung oleh Dirjen Bimas Kristen, Thomas Pentury didampingi Sesditjen Bimas Kristen, Yan Kristianus Kadang dan Kabag Ortalapeghum, Yusak Mangontan.

Mengawali sambutannya Dirjen mengatakan bahwa kegiatan seperti ini semestinya dilaksanakan di awal tahun 2017 bukan di akhir dan menjadi kegiatan yang sangat penting dari seluruh proses reformasi dari birokrasi. Beliau mengakatakan bahwa e-Goverment adalah harapan dari Menag untuk adanya inovasi yang kita buat. "Kalau bisa kita lakukan satu inovasi di sistem e-Government yang nanti namanya e-apa saja itu akan menjadi sesuatu yang sangat baik bagi kita. Dan akan menjadi unggulan dari Bimas Kristen kalau benar kita mau" ujar beliau. Karenan itu beliau mengatakan bahwa pengadaan server untuk keperluan ini adalah mutlak dan harus ada, kalau bisa awal tahun harus diadakan dan menjadi prioritas untuk menata semua sebab jika tidak maka semua akan menjadi sulit. "Kita mau melayani dengan baik. Memang harus ada perubahan dalam mindset kita semua bahwa tugas kita mau melayani, tidak saja itu dalam mindset, tetapi kalau kemudian sistemnya tidak bisa ditata percuma mindset nya dirubah" tegas Dirjen. Karena itu Ditjen Bimas Kristen akan berupaya di awal tahun 2018 menatanya dan akan menjadi bagian dari inovasi layanannya walaupun tidak mudah. (TP)

Last Updated on Tuesday, 05 December 2017 05:34