Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

TOTAL PENGAKSES

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini129
mod_vvisit_counterHari Kemarin314
mod_vvisit_counterMinggu Ini129
mod_vvisit_counterMinggu Kemarin2923
mod_vvisit_counterBulan Ini9507
mod_vvisit_counterBulan Kemarin18570
mod_vvisit_counterTotal Pengakses1235069

Presiden Jokowi Hadiri Natal Nasional 2017 PDF Print E-mail
Written by Tri Prasetya   
Friday, 29 December 2017 03:19

PONTIANAK, DBK - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menghadiri Perayaan Natal Bersama Tingkat Nasional 2017, pada tanggal 28 Desember 2017. Perayaan Natal tersebut berlansung di Rumah Radakng Kota Pontianak, kota khatulistiwa.  Mengawali sambutannya Presiden Indonesia menyapa dalam bahasa Dayak, "Adil Ka' Talino, Bacuramin Ka' Saruga, Basengat Ka'Jubata," yang disambut dengan tepuk tangan jemaat yang hadir karena itu merupakan salam khas Dayak yang kurang lebih berarti "Bersikap Adil terhadap Sesama Manusia, Bercermin ke Surga, Bernafas/Hidup kepada Tuhan".

Jokowi mengawali pidato dengan bicara soal cahaya lilin yang selalu dinyalakan setiap perayaan Natal. Lilin itu, menurut Jokowi, adalah simbol pemandu manusia dalam megelapan. Beliau mengatakan bahwa Manusia haruslah saling mengasihi, saling menjaga, dan saling mencintai. Nilai-nilai inilah yang dibutuhkan negara kita, Indonesia, pada hari ini dan di masa-masa mendatang. Terlebih dalam menjalani kodrat kita untuk hidup dalam keragaman, kemajemukan, kebinekaan.

"Saya percaya semangat cinta kasih akan menjadikan kita semua bersatu untuk menghadapi semua tantangan-tantangan sebagai bangsa. Umat Kristiani, apa pun pekerjaannya, apa pun status yang kita miliki, baik pedagang, sopir, petani, buruh, PNS, TNI, Polri, jangan pernah lelah bekerja untuk kemajuan bangsa dan negara,"tutur beliau

Jokowi menyatakan bahwa Tuhan sudah memberi rakyat Indonesia kekayaan alam yang berlimpah. Karena itu, rakyat harus bersatu padu dan berupaya keras di bidang masing-masing untuk memajukan bangsa. Saat ini Indonesia sedang bergerak menuju negara maju dengan melakukan pembangunan di seluruh penjuru Tanah Air.  Pembangunan manusia yang unggul, tangguh, dan bermartabat pun sedang berjalan. "Itu semua membutuhkan peran seluruh elemen bangsa, termasuk umat Kristiani," ujar Jokowi. Jadi Natal bukan semata-mata perayaan seremonial belaka. Beliau berharap Natal bisa membawa perubahan mendasar dalam setiap individu, khususnya umat Kristiani, agar terus maju membangun bangsa.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga seperti biasa membagi-bagikan sepeda. Ada 2 orang yang maju, masing-masing perempuan dan pria bernama Lili dan Rizki. Keduanya dengan lancar melafalkan Pancasila. Keduanya kemudian akan diberi sepeda, namun sayangnya Jokowi tidak membawa sepeda dalam kesempatan itu. "Paling besok pagi (sepeda) sudah sampai di rumah. Silakan dicatat dulu. Besok sudah sampai ke rumah," kata Jokowi.

Di akhir sambutan Jokowi mengucapkan selamat Natal, "Selamat hari Natal dan semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberkati kita semuanya. Assalamualaikum WR B," ujarnya disambut tepuk tangan para jemaato yang hadir. Setelah itu Jokowi meninggalkan Rumah Radakng dengan menyalami masyarakat Kristiani di Pontianak yang sangat antusias bersalaman dan minta berfoto dengan Presiden RI tersebut.

Turut hadir mendampingi Jokowi, Ibu Negara Iriana, Menteri Agama Lukmas Hakim Syaifudin, Menteri ESDM Ignasius Jonan yang menjadi Ketua Umun Panitia Natal Nasional 2017, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Kapolri Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Gubernur Kalimantan Barat Cornelis yang menjadi Ketua Pelaksana, anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Try Sutrisno, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, dan lainnya.

Last Updated on Sunday, 31 December 2017 05:04