Layanan Masyarakat PDF Print
Written by Roynardo Tambunan   
Wednesday, 06 June 2012 00:00

PEMBERITAHUAN PENTING

 

 

1. Pemberitahuan I (06 Nopember 2013)

Halaman Facebook Penipu : https://www.facebook.com/saur.hasugian?fref=ts

 

Sehubungan banyaknya modus kejahatan/penipuan yang menggunakan sosial media internet Facebook yang mengatasnamakan Dirjen Bimas Kristen dengan akun Saur Hasugian dan status terakhirnya: "Syalom.. salam sejahtera untuk kita semua.. Bagi saudara-saudara pengurus/Pendeta yang ada dalam ikatan persaudaraan Media FB bpk ini. Puji Tuhan berkat kasih Yesus Kita Mendapatkan Dana Hibah Dari Kementerian Agama melalui Dirjen Bimas Kristen RI.. Bagi saudara2 semua yang sangat membutuhkan silahkan kirim Proposal ke bpk.. Atau bisa kirim pesan ke FB Bpk, Nama Gereja dan pengurus dan No. telp/Hp.. semoga info ini bermanfaat untuk kita semua.. Syalom...".

Dengan ini ditegaskan, bahwa akun Facebook dan status tersebut di atas, bukanlah akun dan status Dirjen Bimas Kristen dalam hal ini Saur Hasugian. Karena, Dirjen Bimas Kristen tidak pernah memiliki alamat akun Facebook di atas dan tidak pernah mengeluarkan informasi seperti dijelaskan di atas.

Demikian pemberitahuan ini dibuat, sebagai informasi bagi kita semua. Atas perhatian dan kerjasamanya, dihaturkan terima kasih.

 

Untuk konfirmasi semua informasi yang dikeluarkan oleh Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI, harap untuk menghubungi:

 

Kantor Pusat Kementerian Agama RI

Direktorat Jenderal Bimas Kristen

Jl. M.H. Thamrin No. 6 Lt. 10-11, Jakarta Pusat.

Telp. TU. Dirjen: 021-3812583; TU. Sekretariat: 021-3846832; TU. Dir. Urag Kristen: 021-3920628; TU. Dir. PAK: 021-3920626;

Email Kantor: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

 

 

 

 

2. Pemberitahuan II (30 Agustus 2013)

Dihimbau kepada seluruh Pendeta/Pimpinan/Pelayan gereja serta Rohaniwan Kristen dari berbagai denominasi gereja, bahwa Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI tidak pernah memintakan untuk mentransfer sejumlah uang ataupun menjanjikan sejumlah uang maupun hadiah untuk dapat mengikuti kegiatan yang diadakan oleh Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI.

Bila menerima pesan/sms/telepon yang isinya mengandung makna sejenis dengan pesan sebagaimana berikut: "Selamat Siang, Saya Oditha R. Hutabarat (Sekjen Bimas Kristen), Kemarin Saya Terima Undangan "RAKERNAS" Dari Dirjen Bimas Kristen, Tgl 7-8 Sep 2013 di Hotel Nusa Dua Bali. U/Yth. Pdt. Jon Piter Napitupulu (No. Peserta. 19992727) Biaya Transportasi & Akomodasi ditanggung oleh Dirjen Bimas Kristen 5 Jt/Peserta. Untuk Penerimaan dana Transportasi & Akomodasi Hubungi Bpk DR. Saur Hasugian (Dirjen Bimas Kristen) di Nomor HP Beliau 082395959958, dihubungi sekarang sudah ditunggu, tks." dan bila nomor telepon tersebut dihubungi, maka korban akan dimintakan untuk mentransfer sejumlah uang untuk dapat mengikuti kegiatan tersebut dan dijanjikan mendapatkan uang pengganti/honor transportasi peserta berlipat ganda.

Dapat dipastikan bahwa hal tersebut adalah modus PENIPUAN dan PEMERASAN yang mengatasnamakan pejabat Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI. Karena, pejabat Ditjen Bimas Kristen tidak pernah melakukan hal tersebut diatas. Untuk konfirmasi segala kegiatan yang dilakukan oleh Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI, harap untuk menghubungi:

 

Kantor Pusat Kementerian Agama RI

Direktorat Jenderal Bimas Kristen

Jl. M.H. Thamrin No. 6 Lt. 10-11, Jakarta Pusat.

Telp. TU. Dirjen: 021-3812583; TU. Sekretariat: 021-3846832; TU. Dir. Urag Kristen: 021-3920628; TU. Dir. PAK: 021-3920626;

Email Kantor: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

 

 

 

 

3. Pemberitahuan III (18 Juli 2013)

Dihimbau kepada seluruh pimpinan/pelayan gereja, rohaniwan Kristen dan guru Kristen ditiap satuan pendidikan di Indonesia, bahwa Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI tidak pernah memintakan untuk mentransfer sejumlah uang ataupun menjanjikan sejumlah uang maupun hadiah untuk dapat mengikuti kegiatan yang diadakan oleh Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI.

Bila menerima pesan/sms/telepon yang isinya mengandung makna sejenis dengan pesan sebagaimana berikut: "Yth. Pdt. (nama saudara). Hubungi Bapak Dirjen Bimas Kristen HP. 081289981022 Pdt. Drs. Saur Hasugian, M.Th. Dari Sekretaris Ditjen Bimas Kristen Pdt. Oditha R. Hutabarat. ADA UNDANGAN SEMINAR" dan bila nomor telepon tersebut dihubungi, maka korban akan dimintakan untuk mentransfer sejumlah uang untuk dapat mengikuti kegiatan tersebut dan dijanjikan mendapatkan uang pengganti/honor transportasi peserta berlipat ganda.

Dapat dipastikan bahwa hal tersebut adalah modus PENIPUAN dan PEMERASAN yang mengatasnamakan pejabat Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI. Karena, pejabat Ditjen Bimas Kristen tidak pernah melakukan hal tersebut diatas. Untuk konfirmasi segala kegiatan yang dilakukan oleh Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI, harap untuk menghubungi:

 

Kantor Pusat Kementerian Agama RI

Direktorat Jenderal Bimas Kristen

Jl. M.H. Thamrin No. 6 Lt. 10-11, Jakarta Pusat.

Telp. TU. Dirjen: 021-3812583; TU. Sekretariat: 021-3846832; TU. Dir. Urag Kristen: 021-3920628; TU. Dir. PAK: 021-3920626;

Email Kantor: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

 

 

 

 

4. Pemberitahuan IV (06 Juni 2012)

Dihimbau kepada seluruh pimpinan gereja di Indonesia, bahwa Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI tidak pernah melakukan kerjasama dengan USAID tentang Bantuan Dana Hibah kepada gereja-gereja di seluruh Indonesia. (Contoh surat terlampir dibawah ini)

Apabila saudara menerima surat perihal tersebut diatas, dihimbau untuk tidak menanggapinya, karena hal tersebut adalah MODUS PENIPUAN yang dilakukan oleh OKNUM yang tidak bertanggungjawab dengan mengatasnamakan pejabat Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI. Demikian kami sampaikan pemberitahuan ini, agar dapat menjadi perhatian kita bersama. Terima kasih.

 

CONTOH SURAT PENIPUAN:

 

 

 

CONTOH LAMPIRAN SURAT PENIPUAN:


Last Updated on Thursday, 07 November 2013 11:56