Home
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

TOTAL PENGAKSES

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini40
mod_vvisit_counterHari Kemarin763
mod_vvisit_counterMinggu Ini4535
mod_vvisit_counterMinggu Kemarin4686
mod_vvisit_counterBulan Ini40
mod_vvisit_counterBulan Kemarin23154
mod_vvisit_counterTotal Pengakses517547

Dirjen Buka Secara Resmi Orientasi Guru Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) Bidang Studi Etika Kristen PDF Print
Ditulis Oleh: Roynardo Tambunan   
Selasa, 07 Agustus 2012 15:30

Bogor, DBK-Ditjen Bimas Kristen melalui Subdit Pendidikan Menengah mengadakan kegiatan Orientasi Guru Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) Bidang Studi Etika Kristen di Hotel Santo Djaya, tanggal 01 – 03 Agustus 2012.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Dirjen Bimas Kristen, Saur Hasugian. Dalam arahannya Dirjen sangat berharap para guru SMTK seluruh Indonesia mengerti serta paham akan penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan PP No. 19 Tahun 2005 & PP No. 55 Tahun 2007 juga PMA No. 7 Tahun 2012 yang kesemuanya merupakan peraturan pelaksana dari UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan juga tugasnya sebagai guru yang merupakan roda penggerak peningkatan mutu pendidikan nasional.

Pendidikan keagamaan pada umumnya diselenggarakan oleh masyarakat sebagai perwujudan pendidikan dari, oleh dan untuk masyarakat. Pendidikan keagamaan berkembang akibat mata pelajaran pendidikan agama yang dirasa sudah menghadapi keterbatasan. Sebagian masyarakat mengatasinya dengan tambahan pendidikan agama di rumah, gereja atau perkumpulan-perkumpulan lainnya yang kemudian berkembang menjadi satuan atau program pendidikan keagamaan formal, non formal maupun informal.

Kualitas sistem pendidikan secara keseluruhan berkaitan langsung dengan kualitas guru, karena guru merupakan ujung tombak dalam upaya peningkatan kualitas layanan dan output nara didik. Atas dasar pemikiran tersebut dengan dilandasi peraturan perundangan-undangan yang mengatur tentang guru, maka diharapkan melalui kegiatan Orientasi Guru Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) Bidang Studi Etika Kristen, dihasilkan: 1. Kesamaan pandang tentang pembelajaran Etika Kristen pada Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK); 2. Meningkatnya kualitas wawasan dan pengetahuan guru Etika Kristen pada Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) yang berkarakter; 3. Meningkatnya kualitas guru Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) bidang studi Etika Kristen yang handal dan mahir.

 

 

Peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut seluruhnya merupakan guru SMTK bidang studi Etika Kristen dari seluruh Indonesia, dengan jumlah 116 peserta berikut panitia, kegiatan berjalan dengan baik dan penuh dengan komunikasi dua arah yang menandakan kegiatan ini sangat-sangat dibutuhkan oleh para peserta.

Pembicara dalam kegiatan  ini antara lain Dr. B.S Sijabat dari STT Tiranus, Dr. R.P Borrong dari STT Jakarta dan Michico Mamesah, M.Psi dari Universitas Negeri Jakarta.