SELAMAT DATANG DI WEBSITE DITJEN BIMAS KRISTEN
Pembinaan Penyuluh Agama Kristen PNS Se Indonesia PDF Print
Written by Mahai Pratiwi   
Monday, 27 March 2017 00:00

Bali, DBK - Dalam rangka Program Kerja Ditjen Bimas Kristen tahun 2017, maka Direktorat Urusan Agama melalui Kasubdit Penyuluh mengadakan Kegiatan yaitu Pembinaan Penyuluh Agama Kristen (PNS) Se-Indonesia yang diselenggarakan di Bali, tanggal 23 s.d 25 Maret 2017. Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Penyuluh PNS pada Provinsi-Provisi seluruh Indonesia.

Dalam memberikan penyambutan atas diselenggarakan kegiatan ini di Bali, Pembimas Kristen Prov. Bali, Januar Simatupang mengucapkan terimakasih kepada panitia yang mempercayakan Prov. Bali menjadi tempat Kegiatan  Pembinaan Penyuluh Agama Kristen (PNS) Se-Indonesia dan menyampaikan bahwa kiranya para peserta bisa menikmati pulau Bali ini, datang dengan senyuman dan kembali dengan sorak sorai demi kemuliaan bagi nama Tuhan.

Direktur Urusan Agama, Andar Gultom, dalam sambutan dan pengarahannya mengatakan bahwa Seorang Penyuluh adalah salah satu ujung tombak Pemerintah dalam melaksanakan tugas dalam membina dan membimbing umat beragama Kristen untuk berperan aktif dalam pembangunan bangsa dan Negara untuk mencapai kehidupan sejahtera lahir dan batin berdasarkan Pancasila. Para Penyuluh diharapkan bisa melakukan pembinaan pada anggota kelompok binaannya, menyelesiakan permasalahan yang dialami kelompok binaannya, dan dapat menginplementasikan aspek kehidupan.

Last Updated on Friday, 31 March 2017 11:52
 
Rakor Pimpinan Lembaga Keagamaan Sumsel PDF Print
Written by Administrator   
Tuesday, 21 March 2017 11:53

PALEMBANG, DBK - Ditjen Bimas Kristen Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Selatan mengadakan Rakor dengan Pimpinan Lembaga Keagamaan dan Sosial Keagamaan Kristen di Lingkungan Bimas Kristen Kanwil Kemenag Prov. Sumatera Selatan. Kegiatan ini berlangsung di Imara Hotel Palembang tanggal 20 s.d 22 Maret 2017. Adapun yang menjadi tema dari kegiatan ini adalah "Mensukseskan kegiatan KKR, Paskah dan Pesparawi Daerah Prov. Sumatera SelatanTh. 2017 sebagai sarana memantapkan Pembinaan Mental Spiritual Umat. Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Urusan Agama Kristen, Andar Gultom. Dalam arahannya pada kegiatan tersebut Beliau berharap agar peranan Lembaga Keagamaan Kristen sesuai dengan konteks Indonesia yang mengacu pada Tri Kerukunan : Intern Umat, Antar Umat dan Yang Lain, Antar Umat Beragama dan Pemerintah. Kerukunan yang pertama Kerukunan Intern Umat Kristen, Beliau mengangkat ayat Alkitab dari Yohanes 17:21 “…supaya mereka menjadi satu…”, bahwa seluruh umat Kristen harus bersatu sama seperti doa dan kerinduan Tuhan Yesus. Kerukunan yang Kedua,  Kerukunan Antar Umat dan Yang Lain, Beliau mengangkat ayat Alkitab dari Matius 22:37-40 dan 28:19-20 , sedangkan untuk Tri Kerukunan yang ketiga, Kerukunan Antar Umat dan Pemerintah, Beliau mengangkat ayat Alkitab dari Matius 22:21 dan Roma 13:1-7.

Last Updated on Tuesday, 21 March 2017 15:16
 
Musyawarah Nasional XII Gereja Pantekosta PDF Print
Written by Mahai Pratiwi   
Monday, 20 March 2017 15:07

SALATIGA, DBK - Kasubdit Kelembagaan Ditjen Bimas Kristen, Untarno menghadiri undangan dari Panitia Munas Gereja Pantekosta yang menyelenggarakan acara Musyawarah Nasional XII Gereja Pantekosta di Hotel Agrowisata Salib Putih Salatiga-Jawa Tengah, tanggal 14 Maret 2017. Dalam acara tersebut Bp. Untarno menyampaikan Sambutan Dirjen Bimas Kristen, yang salah satu isi sambutan Dirjen adalah mengajak seluruh anggota Munas untuk mengedepankan kebaikan dan perdamaian dengan sesama orang, dimanapun dan kapanpun, terutama dalam kehidupan ditengah masyarakat yang majemuk. Gereja Pantekosta diharapkan juga menjadi berkat bagi anggotanya dan masyarakat  pada umumnya.

Dalam Munas XII ini, Dirjen juga mengajak kepada seluruh yang hadir untuk berkomitmen bersama demi menjaga kerukunan, saling menghormati, menghargai, baik intern maupun antar umat beragama sebagai sesama anak bangsa. Segenap jajaran Gereja Pantekosta diharapkan menjadi pelopor kemajuan dan persatuan bangsa.

Last Updated on Tuesday, 21 March 2017 11:53
 
Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR Ke Gorontalo PDF Print
Written by Administrator   
Tuesday, 28 February 2017 14:48

Gorontalo-DBK, Dalam rangka Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI ke Gorontalo di bidang Keagamaan pada tgl. 27 s/d 28 Februari 2017, maka Ditjen Bimas Kristen menugaskan Kepala Bagian Umum dan BMN IbuMarniasih Modo untuk mendampingi acara dimaksud. Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI ke Gorontalo di terima oleh Gubernur Gorontalo yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Bp. Dr. H. Anisnaki, MM dan dihadiri oleh Pejabat Kementrian Agama Prov. Gorontalo, IAIN Sultan Amai, FKUB,  para tokoh agama Islam, Hindu, Budha, Katolik, Kristen. Pada kesempatan itu juga dilakukan dialog  tentang permasalah Haji dan Umroh, Tunggakan Tunjangan Profesi Guru, dana PIP yang kurang dan permohonan atas nama pemeluk agama Budha dan Hindu untuk mendapatkan seorang Pembimas di Gorontalo sebagai kepanjangan umat kepada Pemerintah.  Pada malam harinya rombongan di terima oleh Kakanwil Kemenag yang diwakili oleh Kabid Pendaki Bp. Afan Tilome sebagai Plh Kanwil dikarenakan Bapak Kakanwil sedang mengikuti Rakernas Kementerian Agama RI yang sedang berlangsung di Jakarta. Kemudian acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan kebersamaan di kantor Kakanwil Kemenag Prov. Gorontaslo. Pada hari keduanya Jumat tanggal 28 Februari dilanjutkan acara kunjungan di IAIN Sultan Amai Gorontalo.


Last Updated on Wednesday, 01 March 2017 15:28
 
RAKERNAS KEMENTERIAN AGAMA RI TAHUN 2017 PDF Print
Written by torus   
Sunday, 26 February 2017 00:00

JAKARTA – DBK, Minggu, 26 Februari 2017 bertempat di Hotel Mercure Ancol Jakarta, Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin membuka Rakernas Kementerian Agama RI Tahun 2017. Dalam arahan dan sambutannya, Menteri Agama menekankan misi Kementerian Agama dalam lima tahun adalah bagaimana mengembalikan agama pada esensi dan substansi yang sesungguhnya. Untuk itu Menteri Agama mengajak kepada seluruh pejabat dan pimpinan ASN di lingkungan Kementerian Agama untuk selalu membicarakan, mengedepankan, mengembangkan, dan menekankan pada dua hal penting, terkait misi tersebut, yaitu:

  1. Memaknai agama dalam konteks universal, yaitu ajaran atau nilai-nilai yang pada hakekatnya mengajak diri kita sendiri dan orang lain untuk berkemampuan dan berkemauan memanusiakan sesama kita. Ditengah globalisasi yang sarat dengan kompetisi Menteri Agama menghimbau agar agama di Indonesia jangan sampai dibajak, direduksi nilai-nilainya, diperkecil dan dipersempit pemaknaannya. Agama pada hakekatnya adalah memberi bukan mengutamakan diri sendiri atau menuntut dari orang lain. “Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah”sambungnya.
  2. Memaknai agama dalam konteks Indonesia, yaitu menjaga, memelihara, merawat agama sebagai sesuatu yang mampu merajut, menjalin, dan merangkai kemajemukan kita sebagai bangsa yang dikenal religius dan agamis yang tidak memisahkan nilai-nilai agama dalam ikut menata dan mengatur kehidupan kita bersama, sehingga sebagai sebuah bangsa kita tetap terjaga dalam persatuan dan kesatuan.

Di akhir sambutannya Menteri Agama memberikan apresiasi berupa anugerah kerukunan umat beragama (Harmony Award) bagi Gubernur dan Bupati/Walikota yang ikut memberikan dukungan pada program peningkatan dan penguatan kualitas kerukunan umat beragama di seluruh wilayah Indonesia. Adapun Gubernur dan Bupati/Walikota yang terpilih adalah:

Kategori Gubernur

  1. Gubernur Prov. Papua
  2. Gubernur Prov. Kalimanatan Tengah
  3. Gubernur Prov. Kepulauan Riau

Kategori Bupati/Walikota

  1. Bupati Jayapura
  2. Bupati Purwakarta
  3. Walikota Tomohon
  4. Bupati Tabanan
  5. Bupati Banyuwangi
  6. Walikota Sungai Penuh
  7. Bupati Alor

Last Updated on Wednesday, 01 March 2017 11:14
 
Rapat Koordinasi USBN untuk SMTK Tahun 2017 PDF Print
Written by Administrator   
Friday, 10 February 2017 07:34

JAKARTA-DBK, Kebijakan pemerintah tahun 2017 untuk melaksanakan USBN dan UN menjadi dasar bagi Ditjen Bimas Kristen untuk melaksanakan Ujian Sekolah Bertandar Nasional (USBN) untuk SMA/SMK/SMTK di lingkungan Ditjen Bimas Kristen yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 20 s/d 23 Maret 2017. Sedangkan susulannya akan dilaksanakan pada tanggal 27,29 s/d 31 Maret 2017. Demikianlah salah satu hasil pada Rapat Koordinasi USBN untuk SMA/SMK/SMTK Direktorat Jenderal Bimas Kristen yang dilaksanakan pada tanggal 9 Februari 2017 di ruang rapat Ditjen Bimas Kristen Kemenag RI, Jl. MH Thamrin No 6 lantai 10. Rapat yang dihadiri para Kabid/Pembimas Kristen seluruh Indonesia ini memutuskan langkah-langkah yang akan ditempuh oleh Ditjen Bimas Kristen di tingkat pusat dan daerah dalam persiapan menghadapi USBN tahun 2017. Acara dipimpin langsung oleh Direktur Pendidikan Kristen, Yan Kristianus Kadang.

Last Updated on Monday, 13 February 2017 08:21
Read more...
 
«StartPrev12345678910NextEnd»

Page 3 of 31
 
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

RENUNGAN IMAN KITA

DOA MINTA TOLONG TERHADAP MUSUH

Mazmur 35:1-10

Oleh: Juntri Harahap (Penyiap Bahan Perijinan Kelembagaan Pendidikan Tinggi)

Mazmur dibagi menjadi 5 jilid. Mazmur ini adalah jilid I bagian yang terakhir karena Jilid I adalah Mazmur pasal 1-41. Mazmur 42 sampai 72 adalah jilid II dan seterusnya. Dan kita tahu bahwa Mazmur adalah lagu puji-pujian, tetapi isi Mazmur ini adalah berisi tentang puji-pujian dan juga tentang doa ada juga tentang ratapan. Dan ini juga merupakan bagian dari kitab puisi dan kebijaksanaan, dimulai dari Kitab Ayub sampai dengan Ratapan, maka kitab Mazmur ini ada di dalamnya. Jadi kalau kita memang membaca maka seperti puisi yang begitu indah bahasanya dan begitu dalam pengertiannya.

Mazmur 35 ini kita melihat bahwa Daud mengalami pergumulan yang berat, katakanlah suatu kesesakan. Suatu kesesakan yang dialaminya bukan karena kesalahannya. Karena kalau karena kesalahan kita, kita bisa terima. Tapi ini bukan karena kesalahannya. Bahkan kalau kita baca keseluruhan dari pasal 35 dan 36 dikatakan bahwa sebenarnya Daud sudah berbuat baik terhadap orang-orang yang mau mencelakakannya itu. Mungkin di dalam kehidupan kitapun sering terjadi seperti ini. Ada banyak orang yang menginginkan kecelakaan kita, ada orang yang tidak suka dengan hidup  kita. Bahkan menggagalkan rencana yang baik dalam hidup kitapun mungkin ada. Tapi karena kita adalah anak-anak Tuhan ada suatu tempat dimana kita bisa minta tolong. Daud tahu persis alamatnya kepada siapa dia harus minta tolong. Kalau dalam perkara ini dikatakan waktu itu ada orang banyak yang menggugat dia, gugatan-gugatan palsu sebenarnya, bukan gugatan yang benar, saksi-saksi palsu pada zaman itu. Di dalam kesesakan, di dalam kepedihan penderitaan yang dialami dia datang pada Tuhan dan memanjatkan doa ini.

Kalau kita merenungkan sebenarnya di dalam Perjanjian Baru Yesus mengajarkan kepada kita supaya kita tidak membalas yang jahat dengan yang jahat. Bahkan Yesus mengatakan kita harus berdoa memberkati musuh-musuh kita sekalipun. Tuhan Yesus juga mengalami hal ini, "Mereka membenci Aku tanpa masalah" katanya di Yohanes 15:25. Bahkan juga ada banyak hamba-hamba Tuhan yang juga mengalami. Ayub, Yusuf juga mengalami, bukan karena kesalahannya mereka disalahkan bahkan dihukum. Jadi intinya dari Firman Tuhan adalah kita akan tetap kuat bagaimanapun orang mempersalahkan kehidupan kita. Kita tahu kemana kita harus mengadu, yang utama kita datang kepada Tuhan. Kalau pengadilan yang ada pada zaman ini kita melihat sungguh-sungguh sangat tidak menyenangkan. Sebagai umat Tuhan saya percaya bahwa apapun yang kita alami saya yakin Tuhan mendengar. Mari kita datang pada Tuhan untuk menyampaikan segala perkara dan persoalan kita.

Tuhan memberkati kita sekalian. Amin

FORM REGISTRASI



SURVEI ANDA!

Menurut Anda Apakah Ditjen Bimas Kristen Sudah Menjalankan Tugas Dengan Bersih dan Melayani?