SELAMAT DATANG DI WEBSITE DITJEN BIMAS KRISTEN
Rapat Persiapan Konser LPPN PDF Print
Written by Administrator   
Tuesday, 01 September 2015 09:42

Jakarta, DBK - Salah satu program kerja Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN) Tahun 2015 adalah mengadakan Konser. Pada tahun ini pelaksanaan Konser direncanakan akan diselenggarakan pada tanggal 26 November 2015 di Balai Sarbini, Jakarta dengan tema: "Datanglah Kerajaan-Mu". Beberapa nyanyian yang akan dibawakan adalah nyanyian Pesparawi I di Jakarta hingga Pesparawi XI di Ambon.

Agar penyelenggaraan ini berjalan seperti yang diharapkan, maka Panitia penyelenggara telah melakukan beberapa persiapan termasuk diantaranya rapat-rapat panitia. Senin, 31 Agustus 2015 Panitia Penyelenggara kembali melakukan rapat persiapan di Gedung LPPN Jl. Kayu Jati No. 6 Jakarta, yang di hadiri oleh Bpk. Mangaratua Bakkara sebagai Penasehat LPPN; Bpk. Colan WZ. Pakpahan sebagai Ketua Umum Panitia Konser; Bpk. Santun Situmorang sebagai Sekretaris Panitia; Bpk. Bentua Sitohang sebagai Bendahara Panitia, serta seluruh anggota Panitia Pelaksana. (MP)

Last Updated on Tuesday, 01 September 2015 12:34
 
Dirjen Membuka Konsultasi Rekonsiliasi dan Verifikasi Data Laporan Keuangan Tingkat Wilayah di Batam PDF Print
Written by Tri Prasetya N   
Wednesday, 26 August 2015 20:00

Batam, DBK - Dirjen Bimas Kristen membuka secara resmi Konsultasi Rekonsiliasi dan Verifikasi Data Laporan Keuangan Tingkat Wilayah Ditjen Bimas Kristen di Batam pada hari Rabu, 26 Agustus 2015. Kegiatan yang berlangsung tiga hari tersebut berlangsung di Batam Centre Hotel, Batam. Diawali oleh laporan Sekretaris Panitia, Tanjung Manalu acara pembukaan dilanjutkan dengan sambutan dari Dirjen Bimas Kristen. Dalam sambutannya Dirjen Bimas Kristen sangat mengapresiasi kegiatan ini yang mendukung upaya Kementerian Agama untuk menerapkan kinerja keuangan yang berbasis akrual. "Sejak tahun 2015 ini pemerintah diwajibkan menggunakan basis akrual dalam menyusun dan menyiapkan laporan keuangannya sebagai akibat dari adanya reformasi di bidang keuangan" ungkap beliau.

Last Updated on Tuesday, 01 September 2015 12:31
Read more...
 
Wisuda Doktoral Dirjen Bimas Kristen di STT Cipanas, Jawa Barat PDF Print
Written by Torus Marbun   
Wednesday, 26 August 2015 00:00

CIPANAS, DBK - Segenap Pimpinan dan Pegawai Ditjen Bimas Kristen Kemenag RI beserta jajarannya mengucapkan selamat kepada Dirjen Bimas Kristen Ibu Oditha R. Hutabarat atas pencapaiannya meraih gelar Doktor Teologi dan yang telah di wisuda pada Rabu, 26 Agustus 2015 di STT Cipanas, Jawa Barat. Pencapaian ini adalah hasil kerja keras yang telah beliau lakukan selama beberapa tahun mengikuti pendidikan di STT Cipanas. Dalam sambutannya, sesaat setelah diwisuda, Dirjen Bimas Kristen menceritakan bahwa beliau mengawali pendidikan teologinya + 42 tahun yang lalu di STT Cipanas dan pencapaian gelar akademi tertinggi (Doktor) pada akhirnya juga beliau dapatkan dari STT Cipanas pula. Semoga apa yang telah diraih dapat berguna bagi kepentingan instansi, masyarakat, bangsa dan negara. (TM)

Last Updated on Tuesday, 01 September 2015 12:32
 
Bimtek Tenaga Sistem Aplikasi E-data Tahun 2015 PDF Print
Written by Administrator   
Tuesday, 04 August 2015 08:52

BANDUNG - DBK, Dalam rangka meningkatkan kualitas data di lingkungan Ditjen Bimas Kristen, maka Ditjen Bimas Kristen melalui bagian Perencanaan dan Sistem Informasi mengadakan Bimbingan Teknis Tenaga Sistem Aplikasi E-Data Ditjen Bimas Kristen dan Jajarannya di Bandung. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 27 s/d 29 Juli ini bertempat di Hotel Grand Serela, Jl. Hegarmanah Setaibudi, Bandung. Kegiatan ini juga dibuka resmi oleh Dirjen Bimas Kristen, Oditha R. Hutabarat setelah didahului oleh laporan Kabag Perencanaan Bimas Kristen sekaligus Ketua Panitia, Tetra Adisiswanto.

 

Last Updated on Tuesday, 04 August 2015 12:14
Read more...
 
Konferensi Pers Dirjen Bimas Kristen, PGI dan PGLII terkait peristiwa Tolikara PDF Print
Written by Administrator   
Sunday, 19 July 2015 00:00

Jakarta, DBK - Pada hari Sabtu, 18 Juli 2015 bertempat di Grha Oikoumene Kantor Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Dirjen Bimas Kristen, Oditha R. Hutabarat bersama Ketua Umum PGI, Pdt. Dr. Henriette T. Hutabarat-Lebang dan Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga Injili Indonesia (PGLII) Pdt. Roni Mandang mengadakan jumpa pers terkait peristiwa kerusuhan Tolikara, 17 Juli 2015. Hadir pula dalam acara tersebut Sekretaris Ditjen Bimas Kristen Pontus Sitorus, Jurubicara PGI Jeirry Sumampow, dan Sekum PGLII Freddy Soenyoto.

Dirjen Bimas Kristen menyatakan, "Atas nama Pemerintah, kami mohon maaf atas peristiwa yang melukai hati umat Muslim yang adalah saudara-saudara kami sebangsa dan setanah air. Kami berharap agar masalah ini dapat diselesaikan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku." Beberapa langkah yang dilakukan Ditjen Bimas Kristen terkait peristiwa Tolikara adalah: Pertama, berkoordinasi dengan Ketua Sinode Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) untuk menjelaskan kronologis kejadian. Yang kedua, berkoordinasi dengan pihak Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dan Lembaga Injili Indonesia (PGLII) yang merupakan persekutuan di mana GIDI merupakan anggotanya. Ditjen Bimas Kristen meminta agar PGLII bisa bersama-sama melakukan langkah-langkah strategis dalam menyikapi persitiwa ini, salah satunya adalah dengan memberikan penjelasan dan penyesalan terjadinya peristiwa ini yang menciderai kehidupan bersama yang selama ini harmonis kepada umat Islam di Indonesia.

Last Updated on Wednesday, 22 July 2015 11:25
Read more...
 
Dirjen Membuka Workshop Pembinaan Sekolah Minggu PDF Print
Written by Mahai Pratiwi   
Thursday, 09 July 2015 00:00

JEPARA, DBK - Pada hari Rabu, 8 Juli 2015 bertempat di Season Premiere Hotel Jepara, Dirjen Bimas Kristen, Oditha R. Hutabarat membuka secara resmi kegiatan  "Workshop Pembinaan Sekolah Minggu Kabupaten Pati dan Sekitarnya di Jepara". Kegiatan yang berlangsung tangal 8 - 10 Juli 2015 ini diikuti oleh 104 peserta. Hadir pula dalam acara pembukaan Kepala Kantor Kemenag Jepara, Dr. H. Muhdi, M.Ag dan Pembimas Kristen Jawa Tengah, Marihot Gultom serta Penyelenggara Bimas Kristen Jepara, Stefanus Prihadi.

 

Last Updated on Tuesday, 14 July 2015 15:09
Read more...
 
«StartPrev12345678910NextEnd»

Page 4 of 19
 
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

RENUNGAN IMAN KITA

DOA MINTA TOLONG TERHADAP MUSUH

Mazmur 35:1-10

Oleh: Juntri Harahap (Penyiap Bahan Perijinan Kelembagaan Pendidikan Tinggi)

Mazmur dibagi menjadi 5 jilid. Mazmur ini adalah jilid I bagian yang terakhir karena Jilid I adalah Mazmur pasal 1-41. Mazmur 42 sampai 72 adalah jilid II dan seterusnya. Dan kita tahu bahwa Mazmur adalah lagu puji-pujian, tetapi isi Mazmur ini adalah berisi tentang puji-pujian dan juga tentang doa ada juga tentang ratapan. Dan ini juga merupakan bagian dari kitab puisi dan kebijaksanaan, dimulai dari Kitab Ayub sampai dengan Ratapan, maka kitab Mazmur ini ada di dalamnya. Jadi kalau kita memang membaca maka seperti puisi yang begitu indah bahasanya dan begitu dalam pengertiannya.

Mazmur 35 ini kita melihat bahwa Daud mengalami pergumulan yang berat, katakanlah suatu kesesakan. Suatu kesesakan yang dialaminya bukan karena kesalahannya. Karena kalau karena kesalahan kita, kita bisa terima. Tapi ini bukan karena kesalahannya. Bahkan kalau kita baca keseluruhan dari pasal 35 dan 36 dikatakan bahwa sebenarnya Daud sudah berbuat baik terhadap orang-orang yang mau mencelakakannya itu. Mungkin di dalam kehidupan kitapun sering terjadi seperti ini. Ada banyak orang yang menginginkan kecelakaan kita, ada orang yang tidak suka dengan hidup  kita. Bahkan menggagalkan rencana yang baik dalam hidup kitapun mungkin ada. Tapi karena kita adalah anak-anak Tuhan ada suatu tempat dimana kita bisa minta tolong. Daud tahu persis alamatnya kepada siapa dia harus minta tolong. Kalau dalam perkara ini dikatakan waktu itu ada orang banyak yang menggugat dia, gugatan-gugatan palsu sebenarnya, bukan gugatan yang benar, saksi-saksi palsu pada zaman itu. Di dalam kesesakan, di dalam kepedihan penderitaan yang dialami dia datang pada Tuhan dan memanjatkan doa ini.

Kalau kita merenungkan sebenarnya di dalam Perjanjian Baru Yesus mengajarkan kepada kita supaya kita tidak membalas yang jahat dengan yang jahat. Bahkan Yesus mengatakan kita harus berdoa memberkati musuh-musuh kita sekalipun. Tuhan Yesus juga mengalami hal ini, "Mereka membenci Aku tanpa masalah" katanya di Yohanes 15:25. Bahkan juga ada banyak hamba-hamba Tuhan yang juga mengalami. Ayub, Yusuf juga mengalami, bukan karena kesalahannya mereka disalahkan bahkan dihukum. Jadi intinya dari Firman Tuhan adalah kita akan tetap kuat bagaimanapun orang mempersalahkan kehidupan kita. Kita tahu kemana kita harus mengadu, yang utama kita datang kepada Tuhan. Kalau pengadilan yang ada pada zaman ini kita melihat sungguh-sungguh sangat tidak menyenangkan. Sebagai umat Tuhan saya percaya bahwa apapun yang kita alami saya yakin Tuhan mendengar. Mari kita datang pada Tuhan untuk menyampaikan segala perkara dan persoalan kita.

Tuhan memberkati kita sekalian. Amin

FORM REGISTRASI



SURVEI ANDA!

Sudahkah anda mengetahui tugas & fungsi Ditjen Bimas Kristen?