Home

SAMBUTAN NATAL DIRJEN BIMAS KRISTEN

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

TOTAL PENGAKSES

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini367
mod_vvisit_counterHari Kemarin666
mod_vvisit_counterMinggu Ini1715
mod_vvisit_counterMinggu Kemarin5435
mod_vvisit_counterBulan Ini1715
mod_vvisit_counterBulan Kemarin29464
mod_vvisit_counterTotal Pengakses473112

GALERI FOTO KEGIATAN DIRJEN BIMAS KRISTEN

SELAMAT DATANG DI WEBSITE DITJEN BIMAS KRISTEN
Konsultasi Pimpinan PTT/AK Seluruh Indonesia PDF Print
Ditulis Oleh: Roynardo Tambunan   
Sabtu, 15 Juni 2013 18:53

Batam, DBK-Pembangunan Perguruan Tinggi Teologi/Agama Kristen (PTT/AK) di Indonesia, sebagai subsistem dari Perguruan Tinggi di Indonesia didasarkan kepada tiga pilar utama, yakni Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan Ilmu, serta Pengabdian pada Masyarakat atau yang lazim disebut sebagai Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dalam rangka menerapkan ketiga pilar tersebut, maka diperlukan pemerataan dan perluasan akses pendidikan, peningkatan mutu, relevansi dan daya saing, serta peningkatan tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik.

Pemerintah dalam hal ini Ditjen Bimas Kristen terus berupaya meningkatkan kualitas mutu pendidikan tinggi Kristen. Hal ini dituangkan dalam visi Direktorat Pendidikan Kristen yaitu "terwujudnya manusia yang beriman, bermoral dan cerdas melalui penyelenggaran pendidikan Kristen yang berkualitas". Demi mewujudkan itu semua, Ditjen Bimas Kristen melalui Subdit Pendidikan Tinggi melaksanakan Pertemuan Konsultasi Dengan Pimpinan Perguruan Tinggi Teologi/Agama Kristen Seluruh Indonesia di Pacific Palace Hotel, Batam (12-14 Juni 2013).

Selengkapnya...
 
Pembinaan Mental Pegawai Ditjen Bimas Kristen PDF Print
Ditulis Oleh: Roynardo Tambunan   
Selasa, 09 April 2013 11:57

Bogor, DBK-Jumat, 05 April 2013, Ditjen Bimas Kristen mengadakan kegiatan Pembinaan Mental Spiritual Sesuai Dengan Nilai Nilai Paskah Bagi Pegawai Ditjen Bimas Kristen di Hotel Grand Jaya, 5 - 7 April 2013. Kegiatan Pembinaan Mental Pegawai ini dilaksanakan dengan tujuan agar para pegawai Ditjen Bimas Kristen mengerti, serta paham akan tugas dan tanggungjawabnya dalam pekerjaan merupakan suatu ibadah yang baik kepada Tuhan.

Dengan bekerja, berarti kita ikut membangun dunia dan mengembangkannya sesuai dengan rencana Allah yang telah mempercayakan setiap pekerjaan itu kepada kita masing-masing. Kita harus memandang bahwa pekerjaan sebagai pelaksanaan ketaatan kepada perintah-perintah Allah dan rencana penyelenggaraan-Nya yang ditujukan kepada keselamatan kita.

Selengkapnya...
 
Jumpa Pers Ditjen Bimas Kristen Dengan Wartawan Nasional PDF Print
Ditulis Oleh: Roynardo Tambunan   
Selasa, 12 Pebruari 2013 19:34

Jakarta, DBK-Selasa, 12 Pebruari 2013, bertempat di ruang rapat Kementerian Agama RI Lt. 3, Jl. M.H Thamrin No. 6, Jakarta, Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Kementerian Agama RI bersama dengan Ditjen Bimas Kristen mengadakan Jumpa Pers dengan sekitar 40 wartawan nasional baik cetak maupun elektronik, guna memberikan keterangan kepada rekan-rekan wartawan terkait Visi-Misi, Tugas Fungsi, Program Kerja dan Program Prioritas Ditjen Bimas Kristen.

Dirjen Bimas Kristen Saur Hasugian melalui Sekditjen Bimas Kristen Oditha R. Hutabarat memaparkan bahwa hampir 60% DIPA Ditjen Bimas Kristen dialokasikan untuk program penguatan dunia Pendidikan Kristen dan menurut Sekditjen, anggaran pendidikan ini akan digunakan untuk program sertifikasi, pembayaran tunjangan profesi guru dan dosen, serta peningkatan kualifikasi guru juga dosen dan bantuan kelembaga pendidikan keagamaan Kristen di Indonesia.

Sedangkan dalam hal urusan agama Kristen, Ditjen Bimas Kristen terus mengembangkan pelayanan kepada seluruh masyarakat Kristen melalui penyuluh-penyuluh Kristen yang ditugaskan di wilayah kerja mereka, program penguatan lembaga keagamaan dan juga budaya keagamaan yang sampai sekarang terus ditingkatkan oleh Ditjen Bimas Kristen melalui Direktorat Urusan Agama Kristen.

Selengkapnya...
 
Rotasi Dan Promosi Jabatan Eselon IV Dilingkungan Ditjen Bimas Kristen PDF Print
Ditulis Oleh: Roynardo Tambunan   
Selasa, 12 Pebruari 2013 17:01

Jakarta, DBK-Bertempat di ruang kerja Dirjen Bimas Kristen, Selasa (12/02/2013), Dirjen Bimas Kristen Saur Hasugian melantik dan mengambil sumpah delapan orang pejabat eselon IV dalam jajarannya. Dari delapan pejabat yang dilantik,  empat diantaranya mendapatkan promosi jabatan yang lowong dan lainnya mengalami rotasi jabatan. Empat pejabat yang mendapatkan promosi yakni Eduard L. Lumbantoruan sebagai Kasubbag TU Direktorat Urusan Agama Kristen, Adriana Worotitjan sebagai Kasubbag Pelaksana Anggaran dan Perbendaharaan Pada Bagian Keuangan Setditjen Bimas Kristen, Rosliana Sihotang sebagai Kasi Ketenagaan dan Kesiswaan pada Subdit Pendidikan Dasar Direktorat Pendidikan Dasar dan Budiyono sebagai Kasubbag Organisasi Tata Laksana pada Bagian Ortala dan Kepegawaian Setditjen Bimas Kristen.

Selengkapnya...
 
Rapat Koordinasi Dengan Pimpinan STAKN/STAKPN Se-Indonesia PDF Print
Ditulis Oleh: Roynardo Tambunan   
Senin, 11 Pebruari 2013 17:12

Jakarta, DBK-Dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Kristen di Indonesia dan guna merespon Undang Undang Pendidikan Tinggi serta mengimplementasikan kebijakan Kementerian Agama, Ditjen Bimas Kristen melalui Bagian Ortala dan Kepegawaian melaksanakan Rapat Koordinasi Dengan Pimpinan STAKN/STAKPN se Indonesia pada hari Senin, 11 Pebruari 2013 di ruang rapat Kementerian Agama RI lantai tiga.

Rapat dihadiri oleh Sekjen Kementerian Agama RI Bahrul Hayat dan Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Agama RI H. Mahsusi. Sekjen dalam paparannya tentang Kebijakan Peningkatan Kualitas Perguruan Tinggi Agama di Indonesia mengatakan bahwa setiap penyelenggara Pendidikan Tinggi Agama haruslah konsisten dengan peraturan perundang-undangan yang ada dan paham akan paradigma pendidikan yang terus berkembang seiring kemajuan jaman, mengerti akan permasalahan yang ada dengan menggunakan solusi jitu untuk menghadapinya.

Selengkapnya...
 
Sekditjen: “TOR/KAK Merupakan Acuan Kerja Dalam Melaksanakan Kegiatan Yang Disusun Oleh Masing-Masing Pelaksana Kegiatan” PDF Print
Ditulis Oleh: Roynardo Tambunan   
Senin, 26 Nopember 2012 13:07

Bogor, DBK-“Rencana Kerja dan Anggaran-Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) dan Term Of References (TOR) merupakan seperti dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Hal ini dimaknai bahwa setiap unit kerja dalam pembuatan RKA-K/L harus didukung dan dilengkapi dengan TOR. Sekarang ini masih banyak ditemukan permasalahan ketika TOR diajukan sebagai dasar penelaahan RKA-K/L, belum memenuhi ketentuan yang berlaku dengan aturan yang ada. Bahkan usulan kegiatan dalam RKA-K/L tidak disertai dengan TOR. Seyogyanya dalam pembuatan RKA-K/L, harus didahului dengan pembuatan TOR, sehingga tergambar utuh apa saja kegiatan yang akan dijalankan, anggaran yang dibutuhkan dan waktu penyelesaian kegiatan. Jika hal tersebut diabaikan, kemungkinan dalam pembuatan RKA-K/L akan terjadi permasalahan yang berdampak signifikan jika TOR tidak sesuai aturan atau tidak disertakan dalam usulan RKA-K/L. Permasalahan itu seperti alokasi dana suatu kegiatan akan diberi tanda bintang atau ditunda bahkan diblokir”, papar Sekditjen Bimas Kristen Oditha R. Hutabarat ketika membacakan sambutan Dirjen Bimas Kristen, Jumat (23/11/2012).

Seditjen melanjutkan “Tanda bintang pada RKA-K/L dan DIPA menjadi indikator bahwa perencanaan belum sempurna dan akan berimbas pada keterlambatan proses pencairan anggaran. Namun apabila tidak diberi tanda bintang, akan menjadi temuan pelanggaran yang mengindikasikan adanya pengalokasian dana tanpa adanya data dukung yang memadai”.

Selengkapnya...
 
«Awal<-123456789->Akhir»

Halaman 4 dari 9
 

RENUNGAN IMAN KITA

 

MENABUR KEBAIKAN

 

Selamat menjalani minggu kerja yang indah dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus.

Kembali lagi dalam renungan iman minggu ini. Saudara yang terkasih dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus. Berikut ada sebuah cerita singkat mengenai pentingnya hukum menabur dan menuai dalam kehidupan kita. Langsung saja saudara kita simak cerita berikut ini:

Dikisahkan disebuah desa di Camden, New Jersey, Amerika Serikat ada seorang anak lelaki yang miskin yang pekerjaannya menjual barang dari rumah ke rumah. Dia sangat kelaparan dan di kantong celananya ia hanya punya uang sedikit sekali, tidak cukup untuk beli makanan. Dia nekad mengetuk pintu sebuah rumah untuk minta makanan. Namun keberaniannya lenyap ketika pintu dibuka oleh seorang gadis muda. Dia urung meminta makanan, dan hanya minta segelas air saja.

Tapi sang gadis tahu, anak ini pasti lapar. Maka, ia membawakan segelas besar susu. “Berapa harga segelas susu ini?” tanya anak lelaki itu.

“Ibu mengajarkan saya, jangan minta bayaran atas perbuatan baik kita,” jawab si gadis.

“Aku berterima kasih sekali dari hatiku yang paling dalam…” balas anak lelaki itu setelah menenggak habis susunya.

Belasan tahun berlalu, gadis itu pun tumbuh menjadi wanita dewasa, namun sayang dia didiagnosa punya sakit kronis. Dokter di kota kecilnya angkat tangan. Gadis malang itu pun dibawa ke kota besar, di mana terdapat dokter spesialis.

Dokter Howard Kelly dipanggil untuk memeriksa. Saat mendengar nama kota asal wanita itu, terlihat gelagat aneh di mata sang dokter.

Bergegas ia turun dari kantornya menuju kamar wanita tersebut. Benar saja, dia langsung mengenali wanita itu. Setelah melalui perjuangan panjang, akhirnya wanita itu berhasil disembuhkan. Wanita itu  pun menerima amplop resume tagihan biaya Rumah Sakit. Wajahnya pun pucat ketakutan, karena dia tak akan mampu membayar, meski dicicil seumur hidup sekalipun. Dengan tangan gemetar, ia membuka amplop itu, dan menemukan catatan di pojok atas resume tagihan tersebut.

“Telah dibayar lunas dengan segelas susu…” tertanda, dr. Howard A. Kelly.

Howard Atwood Kelly, MD (20 Pebruari 1858 – 12 Januari 1943) adalah anak kelaparan yang pernah ditolong wanita tersebut. Cerita singkat diatas disadur dari buku pengalaman dr. Howard Atwood Kelly, MD seorang dokter ahli Ginekology dalam perjalanannya melalui Northern Pennsylvania, Amerika Serikat.

Dari cerita singkat diatas, dapat kita petik pelajaran berharga bahwa, dalam hidup ini kita tidak akan pernah tahu masa depan kita, semuanya ada dalam rencana dan karya Tuhan. Yang bisa kita lakukan hanyalah berusaha dan menyerahkan hidup kita kedalam tangan kasih karunia Tuhan. Ada hukum menabur dan menuai dalam cerita diatas, karenanya kita jangan pernah ragu berbuat baik kepada siapapun dan jangan pernah mengharap balasannya. Karena pada akhirnya, buah perbuatan baik kita akan selalu mengikuti kita, amin.

(Galatia 6:7-10) “Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah. Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman."

LIPUTAN KHUSUS PESPARAWI NASIONAL X TAHUN 2012

Tanggal: 09 Juli 2012, 15.54
munas
13520
Tanggal: 07 Juli 2012, 15.38
etnik
14240
Tanggal: 06 Juli 2012, 23.30
psdc
18810
Tanggal: 06 Juli 2012, 11.09
vg
15340
Tanggal: 06 Juli 2012, 11.08
sapapi
15570
Tanggal: 05 Juli 2012, 19.18
psw
19670
Tanggal: 04 Juli 2012, 18.24
solo
14000
Tanggal: 03 Juli 2012, 14.29
rapatjuri
17310
Tanggal: 02 Juli 2012, 15.56
seminar
14350

SURVEI ANDA!

Sudahkah anda mengetahui tugas & fungsi Ditjen Bimas Kristen?
 

FORM REGISTRASI



ARSIP BERITA UTAMA