SELAMAT DATANG DI WEBSITE DITJEN BIMAS KRISTEN
Ujian Nasional SMPTK Tahun 2016 PDF Print
Written by Mahai Pratiwi   
Monday, 09 May 2016 10:46

JAKARTA,DBKDitjen Bimas Kristen bekerjasama dengan Kemendikbud, BSNP siap menyelenggarakan UN SMPTK secara nasional. UN bersama-sama dengan SMP/MTs diselenggatakan mulai tanggal 9 s/d 11 Mei 2016 dan untuk untuk mata pelajaran keagamaan akan dilaksanakan oleh masing sekolah dari tgl 12 s/d 14 Mei 2016. Jumlah peserta ujian smptk  sebanyak 376 peserta didik yng tersebar pada 26 sekolah. Ditjen Bimas Kristen menurunkan tim monev bekerjasama dng Pembimas dan Kabid Pendidikan Kristen di wilayah. Petugas monitoring dari pusat 15 orang, yang terdiri dari propinsi Banten 1 lokasi, Jawa Timur 1 lokasi, Kepri 1 lokasi, Jawa Barat 1 lokasi, Papua 1 lokasi, Papua Barat 8 lokasi, Bali 1 lokasi, NTT 9 lokasi, Maluku 1 lokasi, Kalbar 1 lokasi, Sulsel 1 lokasi. Harapan Ditjen Bimas Kristen UN  perdana akan  berhasil dengan baik karena keberhasilan perdana akan memotivasi calon-calon lulusan selanjutnya.

Last Updated on Thursday, 12 May 2016 11:10
 
Menteri Agama Menyapa Penyuluh PDF Print
Written by Mahai Pratiwi   
Wednesday, 04 May 2016 10:28

JAKARTA, DBK - Pada tanggal 3 Mei 2016 Direktur Jenderal Bimas Kristen mengikuti acara "Menteri Agama Menyapa Penyuluh" acara yang diselenggarakan oleh Direktorat Penerangan Agama Islam ini dihadiri oleh Menteri Agama, Sekjen Kementerian Agama, Dirjen Bimas Kristen, Dirjen Bimas Hindu, Kabalitbang serta para Kakanwil dari setiap provinsi. Acara ini diselenggarakan dalam rangka peluncuran Sistem Manajemen Penerangan Agama Islam (SIMPENAIS) dimana di dalamnya juga termasuk e-kinerja Penyuluh. Tujuan utama dari e-kinerja Penyuluh ini adalah dalam rangka meningkatkan kualitas pembinaan umat dan penyajian data keagamaan yang factual.

Dalam SIMPENAIS akan disajikan data-data Penyuluh Agama Islam, data sebaran umat di setiap provinsi bahkan data-data masalah keagamaan yang ada di setiap provinsi. Dalam acara launching ini Bapak Menteri Agama melakukan percakapan teleconference dengan Kakanwil Kemenag DKI Jakarta, Kakanwil Kemenag Bengkulu, Kakanwil Kemenag Jawa Timur, Kakanwil Kemenag Jawa Tengah, Kakanwil Kemenag Kepri, Kakanwil Kemenag Sumatera Selatan, Kakanwil Kemenag Gorontalo. Dalam amanatnya Menteri Agama mengharapkan agar SIMPENAIS dapat menjadi wujud akuntabilitas Kementerian Agama di hadapan umat.

Last Updated on Thursday, 12 May 2016 10:40
 
Dirjen Menerima Kunjungan Komandan Bala Keselamatan PDF Print
Written by Mahai Pratiwi   
Monday, 02 May 2016 08:52

JAKARTA, DBK - Pada tanggal 29 April 2016 Direktur Jenderal Bimas Kristen menerima Komandan Teritorial Bala Keselamatan Komisioner Peter Walker yang didampingi oleh Komisioner Jennifer Walker beserta rombongan. Direktur Jenderal Bimas Kristen menyampaikan terima kasih atas kerjasama pelayanan yang selama ini telah terjalin dengan baik antara Direktorat Jenderal Bimas Kristen dengan Bala Keselamatan dan menyampaikan harapan ke depan agar terus mengembangkan pelayanan dalam rangka pembinaan umat. Ada 3 hal yang menjadi fokus kerjasama ke depan yaitu di bidang pendidikan, kesehatan dan panti sosial.

Komandan Teritorial Bala Keselamatan Komisioner Peter Walker menyampaikan pujian atas kerukunan umat beragama yang tercipta di Indonesia, yang mana kondisii tersebut tidak banyak ditemui di negara2 lain. Dirjen Bimas Kristen menjelaskan bahwa kerukunan umat tercipta disebabkan adanya penghayatan nilai-nilai Pancasila.

Last Updated on Tuesday, 24 May 2016 19:07
 
Konsultasi Peningkatan Kompetensi dan Profesionalisme Pengawas PAK dan Budi Pekerti Tingkat Menengah PDF Print
Written by Tri Prasetya N   
Thursday, 28 April 2016 05:01

BATAM, DBK - Bertempat di Hotel 89 di Kota Batam, Ditjen Bimas Kristen mengadakan Konsultasi Peningkatan Kompetensi dan Profesionalisme Pengawas Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) dan Budi Pekerti Tingkat Menengah Se-Indonesia. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 27 sampai dengan 29 April 2016 ini diikuti 102 peserta, yang terdiri dari Pengawas PAK, Pembimas, Kepala Bidang dan Kepala Seksi.

Kegiatan ini dibuka secara Resmi oleh Dirjen Bimas Kristen, Oditha R Hutabarat yang memberikan sambutan serta arahan kepada para peserta konsultasi. Dalam sambutannya Dirjen mengatakan bahwa para pengawas PAK adalah orang-orang yang dipanggil khusus dalam bidangnya, yaitu mempunyai kompetensi dan profesionalisme untuk disebut sebagai pengawas. Para pengawas juga adalah guru agama Kristen, juga pelaku pendidikan di sekolah yang kenal betul dengan suasana lingkungan sekolah dan para peserta didik. Dirjen menyampaikan bahwa Pengawas PAK bukan jabatan kepanjangan usia masa kerja. "Dalam usia yang masih muda terpanggil menjadi Pengawas PAK karena ingin meningkatkan pembelajaran di sekolah dan mengontrol guru-guru agama kita supaya meningkatkan kualitasnya dalam pembelajaran di sekolah-sekolah," ujar Dirjen.

Last Updated on Thursday, 28 April 2016 10:03
Read more...
 
Workshop Peningkatan Kompetensi Aplikasi Silabus Adaptif SDTK PDF Print
Written by Mahai Pratiwi   
Tuesday, 26 April 2016 14:15

Makassar, DBK - Pada tanggal 25 April 2016 Dirjen Bimas Kristen Oditha R Hutabarat membuka Workshop Peningkatan Kompetensi Aplikasi Silabus Adaptif Guru Sekolah Dasar Teologi Kristen (SDTK) Se-Indonesia di Makassar. Acara ini diikuti 150 orang peserta utusan dari berbagai SDTK di seluruh Indonesia.

Dalam arahannya Dirjen Bimas Kristen mengingatkan pentingnya peran guru agama Kristen dalam pembentukan karakter siswa. Penyalahgunaan narkobadan  pornografi serta ajaran radikalisme yang merusak generasi penerus bangsa adalah tantangan besar yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini. Melalui penerapan kurikulum adaptif diharapkan dapat terwujud pembentukan karakter Kristiani pada siswa. Melalui pembentukan karakter Kristiani ini, diharapkan siswa dapat mengatasi setiap tantangan dan pengaruh buruk yang muncul pada setiap era perkembangan jaman.

Acara pembukaan Workshop Peningkatan Kompetensi Aplikasi Silabus Adaptif Guru SDTK Se Indonesia ini juga dihadiri oleh Direktur Urusan Agama Kristen dan Direktur Pendidikan Kristen yang sekaligus menjadi narasumber pada pertemuan tersebut.

Last Updated on Thursday, 28 April 2016 04:55
 
Konsultasi Peningkatan Kemitraan dalam Suasana Kerukunan dan Toleransi Umat PDF Print
Written by Mahai Pratiwi   
Thursday, 21 April 2016 00:00

Sorong, DBK - Indonesia adalah suatu negara yang penduduknya majemuk dlm suku, adat, budaya dan agama. Kemajemukan ini bisa menimbulkan potensi kompetisi/saling persaingan dalam intern maupun antar agama yang bisa mengakibatkan benturan fisik. Maka Ditjen bimas kristen memandang perlu melaksanakan Konsultasi Peningkatan Kemitraan dalam Suasana Kerukunan dan Toleransi Umat. Dirjen juga mengajak kepada pelaku-pelaku dan umat kristen di indonesia harus memahami dan menghayati terlebih dahulu memahami substansi ajaran Yesus Kristus yaitu mengasihi sesama manusia sehingga kasih menjadi dasar untuk membangun hubungan antar umat beragama, kerukunan dapat terwujud secara harmonis.

 

Last Updated on Monday, 25 April 2016 06:30
Read more...
 
«StartPrev12345678910NextEnd»

Page 4 of 25
 
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

RENUNGAN IMAN KITA

DOA MINTA TOLONG TERHADAP MUSUH

Mazmur 35:1-10

Oleh: Juntri Harahap (Penyiap Bahan Perijinan Kelembagaan Pendidikan Tinggi)

Mazmur dibagi menjadi 5 jilid. Mazmur ini adalah jilid I bagian yang terakhir karena Jilid I adalah Mazmur pasal 1-41. Mazmur 42 sampai 72 adalah jilid II dan seterusnya. Dan kita tahu bahwa Mazmur adalah lagu puji-pujian, tetapi isi Mazmur ini adalah berisi tentang puji-pujian dan juga tentang doa ada juga tentang ratapan. Dan ini juga merupakan bagian dari kitab puisi dan kebijaksanaan, dimulai dari Kitab Ayub sampai dengan Ratapan, maka kitab Mazmur ini ada di dalamnya. Jadi kalau kita memang membaca maka seperti puisi yang begitu indah bahasanya dan begitu dalam pengertiannya.

Mazmur 35 ini kita melihat bahwa Daud mengalami pergumulan yang berat, katakanlah suatu kesesakan. Suatu kesesakan yang dialaminya bukan karena kesalahannya. Karena kalau karena kesalahan kita, kita bisa terima. Tapi ini bukan karena kesalahannya. Bahkan kalau kita baca keseluruhan dari pasal 35 dan 36 dikatakan bahwa sebenarnya Daud sudah berbuat baik terhadap orang-orang yang mau mencelakakannya itu. Mungkin di dalam kehidupan kitapun sering terjadi seperti ini. Ada banyak orang yang menginginkan kecelakaan kita, ada orang yang tidak suka dengan hidup  kita. Bahkan menggagalkan rencana yang baik dalam hidup kitapun mungkin ada. Tapi karena kita adalah anak-anak Tuhan ada suatu tempat dimana kita bisa minta tolong. Daud tahu persis alamatnya kepada siapa dia harus minta tolong. Kalau dalam perkara ini dikatakan waktu itu ada orang banyak yang menggugat dia, gugatan-gugatan palsu sebenarnya, bukan gugatan yang benar, saksi-saksi palsu pada zaman itu. Di dalam kesesakan, di dalam kepedihan penderitaan yang dialami dia datang pada Tuhan dan memanjatkan doa ini.

Kalau kita merenungkan sebenarnya di dalam Perjanjian Baru Yesus mengajarkan kepada kita supaya kita tidak membalas yang jahat dengan yang jahat. Bahkan Yesus mengatakan kita harus berdoa memberkati musuh-musuh kita sekalipun. Tuhan Yesus juga mengalami hal ini, "Mereka membenci Aku tanpa masalah" katanya di Yohanes 15:25. Bahkan juga ada banyak hamba-hamba Tuhan yang juga mengalami. Ayub, Yusuf juga mengalami, bukan karena kesalahannya mereka disalahkan bahkan dihukum. Jadi intinya dari Firman Tuhan adalah kita akan tetap kuat bagaimanapun orang mempersalahkan kehidupan kita. Kita tahu kemana kita harus mengadu, yang utama kita datang kepada Tuhan. Kalau pengadilan yang ada pada zaman ini kita melihat sungguh-sungguh sangat tidak menyenangkan. Sebagai umat Tuhan saya percaya bahwa apapun yang kita alami saya yakin Tuhan mendengar. Mari kita datang pada Tuhan untuk menyampaikan segala perkara dan persoalan kita.

Tuhan memberkati kita sekalian. Amin

FORM REGISTRASI



SURVEI ANDA!

Menurut Anda Apakah Ditjen Bimas Kristen Sudah Menjalankan Tugas Dengan Bersih dan Melayani?