SELAMAT DATANG DI WEBSITE DITJEN BIMAS KRISTEN
MUNAS PESPARAWI Nasional X Tahun 2012 PDF Print
Written by Roynardo Tambunan   
Monday, 09 July 2012 15:57

Kendari, DBK-Musyawarah Nasional PESPARAWI Nasional adalah agenda penting dalam penyelenggaraan PESPARAWI Nasional. Dalam MUNAS PESPARAWI Nasional X yang dilaksanakan mulai pukul 08.00 WITA di aula pertemuan Restoran Fajar tersebut, MUNAS membahas berbagai kegiatan dan kebutuhan yang berkaitan dengan pelaksanaan PESPARAWI Nasional XI pada tahun 2015.

MUNAS PESPARAWI Nasional X tahun 2012 diawali dengan doa pembukaan yang dibawakan oleh Pembimas Jawa Barat J.M Nainggolan. Hadir dalam acara tersebut Dirjen Bimas Kristen Bapak Saur Hasugian dan Direktur Urusan Agama Kristen Bapak Edison Pasaribu juga seluruh ketua LPPD dan pengurus LPPN.

Dirjen Bimas Kristen dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum LPPN memberikan kata sambutan sekaligus membuka dengan resmi acara MUNAS tersebut. Dalam sambutannya Bapak Dirjen menegaskan kepada solusi nyata akan tantangan dan beratnya tugas pembinaan paduan suara melalui LPPN dan LPPD. Dengan banyaknya variabel tantangan yang dihadapi LPPN dan LPPD, sehingga perlu dibahas 4 pemikiran penting untuk peningkatan kinerja LPPN dan LPPD dimasa mendatang yaitu sebagai berikut:

Selengkapnya...
 
Malam Pembukaan PESPARAWI Nasional X Tahun 2012 di Kendari PDF Print
Written by Roynardo Tambunan   
Wednesday, 04 July 2012 00:00

Kendari, DBK-Bertempat di Lapangan MTQ Kendari, Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Bapak Agung Laksono membuka secara resmi perhelatan akbar PESPARAWI Nasional X Tahun 2012, dengan ber-MC-kan dua presenter terkenal Prita Laura dari MetroTV dan Ajeng Kamaratih dari RCTI. Acara pembukaan yang dimulai dengan defile kontingen dari 33 provinsi dengan defile pertama dari kontingen provinsi Sulawesi Utara yang pada PESPARAWI IX Samarinda menempati posisi juara umum. Disusul dengan kontingen dari Aceh, Sumatera Utara dan diakhiri kontingen tuan rumah Sulawesi Tenggara. Kontingen Sulawesi Tengah diperkuat dengan 600 peserta, kontingen terbesar PESPARAWI Nasional kali ini. Sedangkan kontingen Aceh hanya diperkuat dengan 27 peserta.

Usai defile kontingen, acara diteruskan dengan penaikan bendera LPPN dan dilanjutkan lagi dengan penyerahan piala bergilir PESPARAWI Nasional dari Presiden RI yang dipegang kontingen Sulawesi Utara kepada Ketua LPPN Bapak Saur Hasugian yang kemudian diserahkan kepada Ketua Umum Panitia Penyelenggara PESPARAWI Nasional X Gubernur Sulawesi Tenggara H. Nur Alam.

Selengkapnya...
 
Konsultasi Sistem Akuntansi Instansi Ditjen Bimas Kristen Dan Jajarannya Seluruh Indonesia PDF Print
Written by Roynardo Tambunan   
Wednesday, 20 June 2012 00:43

Bogor, DBK-Undang-Undang No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara menyatakan bahwa perlu diselenggarakan Sistem Akuntansi Pemerintah Pusat (SAPP) yang terdiri dari Sistem Akuntansi Pusat yang dilaksanakan oleh Kementerian Keuangan dan Sistem Akuntansi Instansi (SAI) yang dilaksanakan oleh Kementerian lainnya.

Sistem Akuntansi Instansi adalah serangkaian prosedur manual maupun terkomputerisasi mulai dari pengumpulan data, pencatatan sampai dengan pelaporan posisi keuangan dan operasi keuangan Kementerian Negara/Lembaga. SAI dilaksanakan oleh Kementerian Agama dengan melakukan pemrosesan data transaksi anggaran dan realisasinya, sehingga menghasilkan Laporan Realisasi Anggaran.

Dengan prosedur pengelolaan SAI tersebut, sangat dibutuhkan sumber daya manusia yang mempunyai kualitas terampil agar terhindar dari permasalahan-permasalahan yang menimbulkan ketidakefisienan dalam pengelolaan SAI. Karenanya, Ditjen Bimas Kristen melalui Bagian Keuangan melaksanakan kegiatan Konsultasi Sistem Akuntansi Instansi Ditjen Bimas Kristen dan Jajarannya Seluruh Indonesia guna melatih para operator SAI agar mahir dan profesional dalam pengelolaan SAI.

Selengkapnya...
 
Orientasi Dan Sertifikasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Dilingkungan Ditjen Bimas Kristen Dan Jajarannya PDF Print
Written by Roynardo Tambunan   
Monday, 18 June 2012 00:00

Bandung, DBK-Dengan tujuan meningkatkan pemahaman terhadap peraturan perundang-undangan yang terkait dengan Pengadaan Barang/Jasa serta terbentuknya tenaga-tenaga ahli di bidang Pengadaan Barang/Jasa yang tersertifikasi oleh LKPP dan terselenggaranya proses Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang baik, tertib dan sesuai dengan peraturan pemerintah. Ditjen Bimas Kristen melalui Bagian Umum melaksanakan kegiatan Orientasi dan Sertifikasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Dilingkungan Ditjen Bimas Kristen di Marbella Suites Hotel, Bandung, Jawa Barat, tanggal 10-14 Juni 2012.

Seperti kita ketahui bersama, pemerintah sampai saat ini terus melakukan pembenahan di setiap sektor untuk menekan praktek-praktek KKN, termasuk di sektor Pengadaan Barang/Jasa. Karena dalam proses Pengadaan Barang/Jasa, sering sekali terjadi penyimpangan dari sisi administratif maupun dalam proses pelaksanaannya. Padahal, Pengadaan Barang/Jasa merupakan lini penting dalam penyerapan anggaran belanja negara yang berpengaruh pada meningkatnya perekonomian usaha kecil dan menengah.

Selengkapnya...
 
Workshop Penyusunan Rencana Kerja Dan Anggaran Tahun 2013 Ditjen Bimas Kristen Dan Jajarannya PDF Print
Written by Roynardo Tambunan   
Friday, 15 June 2012 00:00

Cianjur, DBK-Bertempat di Hotel Bukit Indah Ciloto, Cianjur-Jawa Barat, tanggal 11-14 Juni 2012 Ditjen Bimas Kristen melalui Bagian Perencanaan dan Sistem Informasi melaksanakan kegiatan Workshop Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahun 2013 Ditjen Bimas Kristen dan Jajarannya.

Hadir dalam kegiatan tersebut para pejabat eselon III, IV dan pelaksana dari seluruh Indonesia yang menangani langsung Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) Bimas Kristen. Kesemua peserta berjumlah 240 orang berikut dengan 13 orang panitia. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan tercapainya keterpaduan kegiatan di tingkat Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota, juga tersedianya alokasi anggaran yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah dengan tepat dan teciptanya Rencana Kerja dan Anggaran tingkat Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran yang ada.

Sekretaris Ditjen Bimas Kristen, Ibu Oditha Hutabarat yang hadir memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut mengatakan Rencana Kerja (Renja) merupakan rencana tahunan yang harus dibuat oleh setiap instansi/lembaga pemerintah, sehingga dapat menjabarkan dengan detail seluruh kegiatan yang dibuat selama satu tahun anggaran, sesuai dengan kebutuhan berdasarkan skala prioritas dan alokasi anggaran yang ada.

Selengkapnya...
 
Sosialisasi Penilaian Inisiatif Anti Korupsi (PIAK) Dilingkungan Ditjen Bimas Kristen PDF Print
Written by Roynardo Tambunan   
Saturday, 09 June 2012 19:03

Bogor, DBK-Perang terhadap praktek korupsi, merupakan bagian dari program utama pemerintah Indonesia dalam upaya mereformasi sistem birokrasi pemerintahannya. Dengan berbagai kebijakan, peraturan dan program yang pemerintah lakukan, semuanya dimaksudkan agar sistem pemerintahan yang berjalan sekarang ini dan kedepan dapat bebas dari praktek kolusi, korupsi dan nepotisme, minimal dapat menutup celah KKN sekecil mungkin dan mempersempit ruang gerak para pelakunya.

Ditjen Bimas Kristen sangat mendukung program pemerintah tersebut, salah satunya dengan diadakannya Kegiatan Sosialisasi Penilaian Inisitif Anti Korupsi (PIAK) di Hotel Poencer, Cisarua, Bogor, tanggal 7-9 Juni 2012. Hadir dalam kegiatan tersebut, para pejabat eselon II, III dan IV termasuk seluruh pegawai Ditjen Bimas Kristen yang kesemuanya berjumlah 100 orang.

Sekretaris Ditjen Bimas Kristen, Oditha Hutabarat yang hadir dalam kapasitasnya mewakili Dirjen Bimas Kristen yang berhalangan hadir karena harus mendampingi bapak Menteri Agama dalam acara MTQ Nasional Ke-24 di Ambon, berkata "PIAK merupakan sebuah instrumen yang dibuat pemerintah untuk memantau, mengukur dan menilai kemajuan suatu instansi pemerintah dalam mengembangkan upaya pemberantasan korupsi baik dari segi administratif  dan juga birokrasnya." Juga ibu Sekretaris menekankan "bahwa Ditjen Bimas Kristen sangat mendukung program pemerintah ini, sehingga diharapkan setiap unit kerja instansi pemerintah khususnya Ditjen Bimas Kristen dapat menjalankan apa yang sering digaungkan oleh Wamen Menpan & RB yaitu "BBM" (Birokrasi Bersih dan Melayani) yang juga sejalan dengan moto Ditjen Bimas Kristen, "Melayani Bukan Untuk Dilayani".

Selengkapnya...
 
«StartPrev313233NextEnd»

Page 32 of 33
 
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

RENUNGAN IMAN KITA

DOA MINTA TOLONG TERHADAP MUSUH

Mazmur 35:1-10

Oleh: Juntri Harahap (Penyiap Bahan Perijinan Kelembagaan Pendidikan Tinggi)

Mazmur dibagi menjadi 5 jilid. Mazmur ini adalah jilid I bagian yang terakhir karena Jilid I adalah Mazmur pasal 1-41. Mazmur 42 sampai 72 adalah jilid II dan seterusnya. Dan kita tahu bahwa Mazmur adalah lagu puji-pujian, tetapi isi Mazmur ini adalah berisi tentang puji-pujian dan juga tentang doa ada juga tentang ratapan. Dan ini juga merupakan bagian dari kitab puisi dan kebijaksanaan, dimulai dari Kitab Ayub sampai dengan Ratapan, maka kitab Mazmur ini ada di dalamnya. Jadi kalau kita memang membaca maka seperti puisi yang begitu indah bahasanya dan begitu dalam pengertiannya.

Mazmur 35 ini kita melihat bahwa Daud mengalami pergumulan yang berat, katakanlah suatu kesesakan. Suatu kesesakan yang dialaminya bukan karena kesalahannya. Karena kalau karena kesalahan kita, kita bisa terima. Tapi ini bukan karena kesalahannya. Bahkan kalau kita baca keseluruhan dari pasal 35 dan 36 dikatakan bahwa sebenarnya Daud sudah berbuat baik terhadap orang-orang yang mau mencelakakannya itu. Mungkin di dalam kehidupan kitapun sering terjadi seperti ini. Ada banyak orang yang menginginkan kecelakaan kita, ada orang yang tidak suka dengan hidup  kita. Bahkan menggagalkan rencana yang baik dalam hidup kitapun mungkin ada. Tapi karena kita adalah anak-anak Tuhan ada suatu tempat dimana kita bisa minta tolong. Daud tahu persis alamatnya kepada siapa dia harus minta tolong. Kalau dalam perkara ini dikatakan waktu itu ada orang banyak yang menggugat dia, gugatan-gugatan palsu sebenarnya, bukan gugatan yang benar, saksi-saksi palsu pada zaman itu. Di dalam kesesakan, di dalam kepedihan penderitaan yang dialami dia datang pada Tuhan dan memanjatkan doa ini.

Kalau kita merenungkan sebenarnya di dalam Perjanjian Baru Yesus mengajarkan kepada kita supaya kita tidak membalas yang jahat dengan yang jahat. Bahkan Yesus mengatakan kita harus berdoa memberkati musuh-musuh kita sekalipun. Tuhan Yesus juga mengalami hal ini, "Mereka membenci Aku tanpa masalah" katanya di Yohanes 15:25. Bahkan juga ada banyak hamba-hamba Tuhan yang juga mengalami. Ayub, Yusuf juga mengalami, bukan karena kesalahannya mereka disalahkan bahkan dihukum. Jadi intinya dari Firman Tuhan adalah kita akan tetap kuat bagaimanapun orang mempersalahkan kehidupan kita. Kita tahu kemana kita harus mengadu, yang utama kita datang kepada Tuhan. Kalau pengadilan yang ada pada zaman ini kita melihat sungguh-sungguh sangat tidak menyenangkan. Sebagai umat Tuhan saya percaya bahwa apapun yang kita alami saya yakin Tuhan mendengar. Mari kita datang pada Tuhan untuk menyampaikan segala perkara dan persoalan kita.

Tuhan memberkati kita sekalian. Amin

FORM REGISTRASI



SURVEI ANDA!

Menurut Anda Apakah Ditjen Bimas Kristen Sudah Menjalankan Tugas Dengan Bersih dan Melayani?