SELAMAT DATANG DI WEBSITE DITJEN BIMAS KRISTEN
Sekretaris Ditjen Bimas Kristen Menjadi Narasumber Dalam Acara Workshop Jurnalistik Tenaga Kehumasan PDF Print
Written by Administrator   
Friday, 11 November 2016 14:05

Jakarta, DBK - Pada tanggal 11 November 2016 bertempat di ruang Rapat Sekjen Kementerian Agama, Sekretaris Ditjen Bimas Kristen Dr. Pontus Sitorus menjadi narasumber dalam pertemuan Workshop Jurnalistik Tenaga Kehumasan yang diselenggarakan oleh Pusat Informasi dan Kehumasan Kementerian Agama. Acara tersebut dihadiri oleh para Jurnalis dan Tenaga Kehumasan di lingkungan Kementerian Agama seluruh Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris memaparkan tentang kerukunan umat beragama di Indonesia, khususnya umat Kristen menjelang hari raya Natal. Dalam pemaparannya Sekretaris Ditjen Bimas Kristen menghimbau kepada seluruh umat Kristen di seluruh Indonesia untuk mempersiapkan natal dalam semangat kebersamaan dan mengindari berfoya-foya dan hura-hura dalam bentuk kemewahan yang berlebihan. Kelahiran Juruselamat yaitu Kristus di kandang domba menjadi teladan kesederhanaan yang juga harus dimiliki oleh seluruh Umat Kristiani di Indonesia.

Last Updated on Friday, 11 November 2016 15:45
Read more...
 
Kegiatan FGD Penyusunan Petunjuk Teknis Penyuluh Agama Kristen Non PNS PDF Print
Written by Administrator   
Friday, 21 October 2016 11:12

JAKARTA,DBK - Ditjen Bimas Kristen mengadakan FGD Penyusunan Juknis Penyuluh Non PNS yang berlangsung Wisma Maluku Jakarta pada hari Kamis tanggal 20 Oktober 2016. Dalam kegiatan sehari ini ada tiga narasumber; yang pertama Plt. Dirjen Bimas Kristen, Prof. H. Abd. Rahman Mas’ud, Ph.D. Narasumber kedua bersasal dari Bapenas/Direktur Pendidikan dan Agama, Dr. Hidayat MA dan yang ketiga adalah dari Litbang Kemenag, Abdul Jamil S.Ag,M.Si. Sementara yang menjadi peserta kegiatan adalah perwakilan PGI, Bimas Hindu, Bimas Budha, Bimas Katholik, Bimas Islam dan seluruh pejabat daerah yaitu para Kepala Bidang dan Pembimas Kristen.

Penyuluh Agama Kristen Non PNS berfungsi sebagai agen perubahan yang mendorong umat untuk berpartisipasi dalam pembangunan bangsa. Oleh karena itu Penyuluh Agama Kristen Non PNS perlu mendapat perhatian, terutama kesejahteraan penyuluh itu sendiri. Selain itu penyuluh dituntut berkinerja yang baik dan terukur. Diharapkan dengan adanya petunjuk teknis Penyuluh Agama Kristen Non PNS dapat menjadi acuan bagi para penyuluh kristen dalam melaksanakan tugas penyuluhan kepada masyarakat Kristen di negeri ini. (MP)

Last Updated on Thursday, 10 November 2016 11:56
 
Plt Dirjen Bimas Kristen menyampaikan materi di Simposium XX PASTI PDF Print
Written by Administrator   
Wednesday, 19 October 2016 11:05

SURABAYA,DBK - Plt. Dirjen Bimas Kristen Prof. H. Abdurrahman Mas’ud Ph.D membuka dan menyampaikan materi dalam acara Simposium Nasional XX Persekutuan Antar Sekolah Tinggi Teologi Injili di Indonesia (PASTI). Kegiatan yang dilaksanakan PASTI dari tanggal 18 s/d 20 Oktober ini berlangsung di Midtown Hotel, Jl. Basuki Rahmat No 76, Surabaya. Simposium yang ke XX ini mengusung tema, "Sentralitas Kristus di Tengah Pergumulan Pendidikan Tinggi Teologi Injili di Indonesia. Kegiatan ini dihadiri 150 orang dosen pendidikan teologi, pelayan gereja dan pemimpin sekolah-sekolah tinggi teologi Injili.

Last Updated on Thursday, 10 November 2016 11:57
Read more...
 
Plt. Dirjen menghadiri Wisuda STT Baptis Jakarta PDF Print
Written by Administrator   
Sunday, 09 October 2016 00:00

JAKARTA, DBK - Plt. Dirjen Bimas Kristen, Prof. H. Abdurrahman Mas’ud Ph.D menghadiri Wisuda STT Baptis Jakarta pada hari Sabtu, 8 Oktober 2016. Wisuda yang mengusung tema "Standing on the Promises of God" kali ini mewisuda 14 wisudawan yang teridiri dari 7 orang program S1 dan 7 orang progam S2. Dalam sambutannya Plt. Dirjen mengajak civitas akademika STT Baptis Jakarta untuk terus membenahi diri sehingga dapat menjadi pioner pembangunan bangsa dan negara, sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing, karena itu wujud tanggung jawab selaku anggota masyarakat Indonesia. Demikan pula untuk wisudawan/wati beliau berharap acara wisuda ini bukan merupakan akhir perjalanan dari proses pedagogis yang diperoleh tetapi awal dari kompetisi dalam memasuki dunia pelayanan dan pengabdian. Dalam dunia ini para wisudawan dituntut agar selalu meningkatkan kualitas diri sebagai intelektual muda yang cerdas, dan itu hanya dapat dilakukan melalui keinginan terus belajar dan kerja keras untuk mengasah kemampuan dan kinerja secara optimal dan maksimal. (TP)

Last Updated on Monday, 10 October 2016 06:57
 
Wisuda STT Baptis Bandung PDF Print
Written by Administrator   
Saturday, 08 October 2016 00:00

BANDUNG, DBK - Plt Dirjen Bimas Kristen memberikan sambutan pada acara wisuda STT Baptis Bandung pada hari Jumat, 7 Oktober 2016 yang berlangsung di Aula Gereja Baptis Pertama, Jalan Wastukencana 40 Bandung. Dalam sambutannya Plt Dirjen mengatakan kepada para wisudawan bahwa seiring berubahnya status dari mahasisiwa menjadi sarjana, tanggung jawab sosial semakin melekat di pundak para wisudawan. Beliau juga mengingatkan bahwa wisuda merupakan awal perubahan kehidupan dari dunia kampus menjadi dunia luar kampus yang kondisinya jauh berbeda. Karena di lapanganlah ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dan dimiliki itu diuji, apakah relevan, signitikan, dan dapat diandalkan utilitasnya dalam menjawab berbagai tantangan yang dihadapi.

Last Updated on Monday, 10 October 2016 06:15
Read more...
 
Senam Santri Kementerian Agama RI PDF Print
Written by Mahai Pratiwi   
Friday, 30 September 2016 14:35

DBK - Jakarta. Jumat 30 September 2016, Plt. Dirjen Bimas Kristen Prof. H. Abdurrahman Mas’ud Ph.D bersama Para Pejabat Es. II. Es. III, Es. IV dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI mengikuti acara senam Santri yang diadakan oleh Kementerian Agama RI di Halaman Kantor Jl. Lapangan Banteng Barat No. 3-4 Jakarta pada pukul 7.30 WIB sampai dengan selesai. Acara Senam Santri juga diikuti oleh Menteri Agama RI, Staf Ahli Menko, perwakilan dari Kementerian Pendidikan, perwakilan dari Kementerian Olah Raga, Perwakilan dari Prov. DKI Jakarta dan perwakilan dari Prov. Banten serta seluruh Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kementerian Agama RI. Pada kesempatan ini Menteri Agama melaunching Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (POSPENAS) VII Tahun 2016.

Last Updated on Friday, 30 September 2016 15:05
 
«StartPrev12345678910NextEnd»

Page 2 of 27
 
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

RENUNGAN IMAN KITA

DOA MINTA TOLONG TERHADAP MUSUH

Mazmur 35:1-10

Oleh: Juntri Harahap (Penyiap Bahan Perijinan Kelembagaan Pendidikan Tinggi)

Mazmur dibagi menjadi 5 jilid. Mazmur ini adalah jilid I bagian yang terakhir karena Jilid I adalah Mazmur pasal 1-41. Mazmur 42 sampai 72 adalah jilid II dan seterusnya. Dan kita tahu bahwa Mazmur adalah lagu puji-pujian, tetapi isi Mazmur ini adalah berisi tentang puji-pujian dan juga tentang doa ada juga tentang ratapan. Dan ini juga merupakan bagian dari kitab puisi dan kebijaksanaan, dimulai dari Kitab Ayub sampai dengan Ratapan, maka kitab Mazmur ini ada di dalamnya. Jadi kalau kita memang membaca maka seperti puisi yang begitu indah bahasanya dan begitu dalam pengertiannya.

Mazmur 35 ini kita melihat bahwa Daud mengalami pergumulan yang berat, katakanlah suatu kesesakan. Suatu kesesakan yang dialaminya bukan karena kesalahannya. Karena kalau karena kesalahan kita, kita bisa terima. Tapi ini bukan karena kesalahannya. Bahkan kalau kita baca keseluruhan dari pasal 35 dan 36 dikatakan bahwa sebenarnya Daud sudah berbuat baik terhadap orang-orang yang mau mencelakakannya itu. Mungkin di dalam kehidupan kitapun sering terjadi seperti ini. Ada banyak orang yang menginginkan kecelakaan kita, ada orang yang tidak suka dengan hidup  kita. Bahkan menggagalkan rencana yang baik dalam hidup kitapun mungkin ada. Tapi karena kita adalah anak-anak Tuhan ada suatu tempat dimana kita bisa minta tolong. Daud tahu persis alamatnya kepada siapa dia harus minta tolong. Kalau dalam perkara ini dikatakan waktu itu ada orang banyak yang menggugat dia, gugatan-gugatan palsu sebenarnya, bukan gugatan yang benar, saksi-saksi palsu pada zaman itu. Di dalam kesesakan, di dalam kepedihan penderitaan yang dialami dia datang pada Tuhan dan memanjatkan doa ini.

Kalau kita merenungkan sebenarnya di dalam Perjanjian Baru Yesus mengajarkan kepada kita supaya kita tidak membalas yang jahat dengan yang jahat. Bahkan Yesus mengatakan kita harus berdoa memberkati musuh-musuh kita sekalipun. Tuhan Yesus juga mengalami hal ini, "Mereka membenci Aku tanpa masalah" katanya di Yohanes 15:25. Bahkan juga ada banyak hamba-hamba Tuhan yang juga mengalami. Ayub, Yusuf juga mengalami, bukan karena kesalahannya mereka disalahkan bahkan dihukum. Jadi intinya dari Firman Tuhan adalah kita akan tetap kuat bagaimanapun orang mempersalahkan kehidupan kita. Kita tahu kemana kita harus mengadu, yang utama kita datang kepada Tuhan. Kalau pengadilan yang ada pada zaman ini kita melihat sungguh-sungguh sangat tidak menyenangkan. Sebagai umat Tuhan saya percaya bahwa apapun yang kita alami saya yakin Tuhan mendengar. Mari kita datang pada Tuhan untuk menyampaikan segala perkara dan persoalan kita.

Tuhan memberkati kita sekalian. Amin

FORM REGISTRASI



SURVEI ANDA!

Menurut Anda Apakah Ditjen Bimas Kristen Sudah Menjalankan Tugas Dengan Bersih dan Melayani?