SELAMAT DATANG DI WEBSITE DITJEN BIMAS KRISTEN
Pejabat dan ASN Bimas Kristen Mengikuti Gerak Jalan Kerukunan PDF Print
Written by Administrator   
Monday, 23 January 2017 14:59

 

Jakarta, DBK - Pada hari Minggu, 22 Januari 2016 dalam rangkaian acara Hari Amal Bhakti Kementerian Agama RI ke 71, Kementerian Agama RI mengadakan Gerak Jalan Kerukunan yaitu lomba gerak jalan baik beregu, keluarga maupun perorangan. Start gerak jalan yang diikuti oleh ASN Kemenag Pusat Jakarta sekitarnya, tokoh-tokoh agama dan perwakilan dari sekolah-sekolah serta lembaga keagamaan yang ada di Jakarta dan sekitarnya ini dimulai dari halaman Kementerian Agama RI, Jalan Lapangan Banteng Barat Jakarta. Acara tersebut dimulai dengan doa, laporan panitia, sambutan Menteri Agama RI dan atraksi barongsai.

Para pejabat Eselon II Ditjen Bimas Kristen dan keluarga tidak ketinggalan ikut memeriahkan gerak jalan ini dengan mengikuti gerak jalan keluarga maupun gerak jalan perorangan. Sementara itu Ditjen Bimas Kristen juga menurunkan gerak jalan beregu baik gerak jalan beregu perempuan maupun regu gerak jalan laki-laki. Seluruh peserta gerak jalan mengikutinya dengan penuh semangat dan antusias.

Last Updated on Monday, 23 January 2017 16:46
 
Lokakarya Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan PDF Print
Written by Mahai Pratiwi   
Friday, 20 January 2017 15:48

SINGKIL-DBK, Ditjen Bimas Kristen  yang diwakili oleh Kasubdit Kelembagaan (Bp. Untarno) menghadiri undangan dari Komnas Ham tentang Lokakarya di Aceh. Lokakarya dengan tema Kebebasan beragama dan berkarya, bertempat di Hotel Hermes One Subulussalam Aceh. Dihadiri oleh pejabat-pejabat pemerintah dan Negara yang ada di Aceh. Kegiatan Lokakara di buka oleh Ketua Komnas HAM, Dr. Imdadun Rahmat. Lokakarya ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman hak atas kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KBB) dan mendorong peranserta aktif semua stakeholder, termasuk pemerintah daerah dalam pemenuhan dan perlindungan hak atas KBB di Aceh secara umum dan di Aceh Singkil secara khusus.

Dalam acara lokakarya hendak ditegaskan bahwa psl. 28J UUD 45 sangat tegas dan bagi pelanggaran hak atas KBB telah menimbulkan pelanggaran HAM, maka dari itu HAM akan memberikan perhatian khusus kepada seluruh warga Indonesia.

Last Updated on Wednesday, 08 February 2017 11:29
 
Balap karung dan Tarik Tambang Ditjen Bimas Kristen memeriahkan HAB PDF Print
Written by Mahai Pratiwi   
Friday, 06 January 2017 00:00

Jakarta-DBK, Jumat 6 januari 2017 Kemeneterian Agama RI, mengadakan senam masal di halaman kantor Kementerian Agama RI di Lap. Banteng Barat No. 3-4 Jakarta dan selanjutkan acara lomba lari karung dan tarik tambang, dalam rangka ulang tahun Kemeneterian Agama RI.

Lari karung juga di ikuti oleh para pejabat Eselon II,  Ditjen Bimas Kristen di wakili oleh Sekretaris Ditjen Bimas Kristen (Bp. Pontus Sitorus) dan mendapatkan juara ke II.

Dalam Lomba lari karung karyawan-karyawati, Ditjen Bimas Kristen untuk kategori lomba karung perempuan mendapatkan juara pertama (Meny) sehingga mendapat julukan wanita karung 2017 Kementerian Agama , sedangkan untuk laki-laki dimenangkan oleh Bimas Islam, Ditjen Bimas Kristen mendapatkan juara ke dua (Parlin Simamora) dan ke tiga (Eduard L).

Sedangkan dalam lomba tarik tambang, dalam babak penyisihan Ditjen Bimas Kristen dikalahkan oleh Kanwil Prov. DKI, sehingga tidak mendapatkan juara.

Last Updated on Thursday, 26 January 2017 15:09
 
Upacara Bendera dalam Rangka HAB Ke-71 Tahun 2017 Kementerian Agama RI PDF Print
Written by TMB   
Tuesday, 03 January 2017 13:16

Jakarta - DBK, 3 Januari merupakan hari lahirnya Kementerian Agama yang dikenal dengan Hari Amal Bhakti (HAB). Hari Amal Bhakti pada setiap tahunnya diperingati dengan Upacara Bendera dan berbagai kegiatan lainnya. Tahun ini Kementerian Agama memperingati hari jadinya yang ke 71. Adapun tema  HAB Kementerian Agama ke-71 tahun 2017 adalah “Bersih Melayani”dengan Motto “Lebih Dekat Melayani Umat”.

Dalam arahanya selaku Pembina Upacara HAB 71 Kementerian Agama, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan bahwa jabatan dan tugas kementerian agama sungguh besar dan mulia karena sangat menentukan nasib bangsa ini (H. Agus Salim, 1950). Kesatuan kebangsaan kita akan terpelihara secara kokoh dan tidak dapat dipecah belah amatlah tergantung pada kebijakan dan kecakapan aparatur Kementerian Agama. Sejalan dengan tema dan motto HAB ke -71 Menteri Agama lebih lanjut mengharapkan melalui peringatan ulang tahun ini para Pejabat dan ASN yang ada di lingkungan Kementerian Agama semakin memperkuat komitmen terhadap integritas dan etos kerja sebagai pelayan masyarakat dan pengayom semua umat beragama. Menteri Agama juga mengajak seluruh pejabat dan pegawai yang hadir untuk memiliki sikap sebagai agamawan sekaligus negarawan yang menempatkan kepentingan umat dan bangsa di atas kepentingan pribadi dan kelompok. Pada kesempatan ini Menteri Agama juga mengapresiasi beberapa capaian penghargaan yang diterima oleh instansi Kementerian Agama, yang diantaranya: Penghargaan dari Presiden sebagai Penyedia Layanan BLU dengan akses terjangkau, dan penghargaan dari Kementerian Keuangan sebagai Kementerian dengan kontribusi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terbesar dalam APBN. Selain itu Kementerian Agama juga mendapatkan penghargaan ganda terkait ekonomi syariah, yaitu sebagai pemrakarsa proyek infrastruktur berbiaya Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan Investor Utama Sukuk Negara Domestik.

Diakhir arahannya, Menteri Agama berpesan kepada seluruh jajaran Kementerian Agama agar senantiasa menjaga marwah kementerian sebagai organisasi yang sarat dengan nilai, kultur dan tradisi baik. Dirgahayu Kementerian Agama. Sekali Kementerian Agama tetap Kementerian Agama. (03/01/17) TMB.

Last Updated on Tuesday, 03 January 2017 14:01
 
Penyerahan DIPA 2017 di Lingkungan Kementerian Agama RI PDF Print
Written by TMB   
Wednesday, 28 December 2016 20:44

Jakarta – DBK, Rabu, 28 Desember 2016 bertempat di Ruang Rapat Menteri Agama Jl. Lapangan Banteng Barat No. 3-4, Jakarta Pusat, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin Menyerahkan DIPA Tahun Anggaran 2017 kepada setiap unit Eselon I di Lingkungan Kementerian Agama. Dalam hal ini DIPA Ditjen Bimas Kristen diterima oleh Direktur Urusan Agama Kristen Drs. Andar Gultom, M.Pd mewakili Plt. Dirjen Bimas Kristen yang berhalangan hadir.

 

Last Updated on Thursday, 29 December 2016 11:56
Read more...
 
Presiden Jokowi Hadiri Natal Nasional di Tondano PDF Print
Written by Administrator   
Wednesday, 28 December 2016 09:12

TONDANO, DBK - Presiden RI, Joko Widodo yang akrab dipanggil Jokowi menghadiri puncak Natal Nasional 2016 di Gedung Wale Ne Tou Tondano, Kelurahan Sasaran, Tondano Utara, Minahasa, Sulawesi Utara. Kedatangan Presiden RI ke-7 itu disambut dengan sangat antusias oleh masyarakat Tondano, terbukti sepanjang jalan menuju tempat perayaan Natal di Tondano mereka berdiri menunggu kedatangan Jokowi.

Dalam sambutannya Jokowi menyampaikan pesan sukacita, "Dalam pesan Natal bersama ini dengan penuh sukacita, mari kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena gembala umat mengingatkan kita semua untuk memperkuat persaudaraan dan cinta anak bangsa. Torang samua basudara."

Last Updated on Thursday, 29 December 2016 12:16
Read more...
 
«StartPrev12345678910NextEnd»

Page 2 of 29
 
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

RENUNGAN IMAN KITA

DOA MINTA TOLONG TERHADAP MUSUH

Mazmur 35:1-10

Oleh: Juntri Harahap (Penyiap Bahan Perijinan Kelembagaan Pendidikan Tinggi)

Mazmur dibagi menjadi 5 jilid. Mazmur ini adalah jilid I bagian yang terakhir karena Jilid I adalah Mazmur pasal 1-41. Mazmur 42 sampai 72 adalah jilid II dan seterusnya. Dan kita tahu bahwa Mazmur adalah lagu puji-pujian, tetapi isi Mazmur ini adalah berisi tentang puji-pujian dan juga tentang doa ada juga tentang ratapan. Dan ini juga merupakan bagian dari kitab puisi dan kebijaksanaan, dimulai dari Kitab Ayub sampai dengan Ratapan, maka kitab Mazmur ini ada di dalamnya. Jadi kalau kita memang membaca maka seperti puisi yang begitu indah bahasanya dan begitu dalam pengertiannya.

Mazmur 35 ini kita melihat bahwa Daud mengalami pergumulan yang berat, katakanlah suatu kesesakan. Suatu kesesakan yang dialaminya bukan karena kesalahannya. Karena kalau karena kesalahan kita, kita bisa terima. Tapi ini bukan karena kesalahannya. Bahkan kalau kita baca keseluruhan dari pasal 35 dan 36 dikatakan bahwa sebenarnya Daud sudah berbuat baik terhadap orang-orang yang mau mencelakakannya itu. Mungkin di dalam kehidupan kitapun sering terjadi seperti ini. Ada banyak orang yang menginginkan kecelakaan kita, ada orang yang tidak suka dengan hidup  kita. Bahkan menggagalkan rencana yang baik dalam hidup kitapun mungkin ada. Tapi karena kita adalah anak-anak Tuhan ada suatu tempat dimana kita bisa minta tolong. Daud tahu persis alamatnya kepada siapa dia harus minta tolong. Kalau dalam perkara ini dikatakan waktu itu ada orang banyak yang menggugat dia, gugatan-gugatan palsu sebenarnya, bukan gugatan yang benar, saksi-saksi palsu pada zaman itu. Di dalam kesesakan, di dalam kepedihan penderitaan yang dialami dia datang pada Tuhan dan memanjatkan doa ini.

Kalau kita merenungkan sebenarnya di dalam Perjanjian Baru Yesus mengajarkan kepada kita supaya kita tidak membalas yang jahat dengan yang jahat. Bahkan Yesus mengatakan kita harus berdoa memberkati musuh-musuh kita sekalipun. Tuhan Yesus juga mengalami hal ini, "Mereka membenci Aku tanpa masalah" katanya di Yohanes 15:25. Bahkan juga ada banyak hamba-hamba Tuhan yang juga mengalami. Ayub, Yusuf juga mengalami, bukan karena kesalahannya mereka disalahkan bahkan dihukum. Jadi intinya dari Firman Tuhan adalah kita akan tetap kuat bagaimanapun orang mempersalahkan kehidupan kita. Kita tahu kemana kita harus mengadu, yang utama kita datang kepada Tuhan. Kalau pengadilan yang ada pada zaman ini kita melihat sungguh-sungguh sangat tidak menyenangkan. Sebagai umat Tuhan saya percaya bahwa apapun yang kita alami saya yakin Tuhan mendengar. Mari kita datang pada Tuhan untuk menyampaikan segala perkara dan persoalan kita.

Tuhan memberkati kita sekalian. Amin

FORM REGISTRASI



SURVEI ANDA!

Menurut Anda Apakah Ditjen Bimas Kristen Sudah Menjalankan Tugas Dengan Bersih dan Melayani?