SELAMAT DATANG DI WEBSITE DITJEN BIMAS KRISTEN
Ujian Nasional SMTK Tahun 2017 PDF Print
Written by Administrator   
Tuesday, 11 April 2017 04:54

MANADO, DBK - Hari Senin ini tanggal 10 April 2017 Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) di Indonesia mengikuti Ujian Nasional (UN) bersama seluruh SMA/SMK  sederajat  se-Indonesia. Untuk wilayah Sulawesi Utara ada 12 SMTK yang mengikuti ujian dengan jumlah siswa sebanyak 137 Siswa. Mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama di SMTK adalah Bahasa Indonesia.

Last Updated on Monday, 17 April 2017 15:27
Read more...
 
Rapat Kerja STAKPN Sentani Papua PDF Print
Written by Tri Prasetya N   
Monday, 03 April 2017 10:24

RAJA AMPAT, DBK - Plt Dirjen Bimas Kristen, Abdurrahmas Mas'ud membuka acara Rapat Kerja STAKPN Sentani Papua. Raker ini berlangsung dari tanggal 1 s/d 4 April 2017 di Hotel Mararisen, Raja Ampat, Papua. Kegiatan ini diikuti 45 peserta yang terdiri dari  dosen, tenaga pendidikan dan pegawai. Adapun tujuan dari raker ini adalah untuk mengadakan evaluasi kegiatan dan realisasi pada tahun 2016, memantapkan program kerja tahun 2017, dan menyusun rencana program kerja di tahun 2018.

Dalam sambutannya Plt. Dirjen mengatakan bahwa masyarakat Papua terkenal dengan kerukunan antar umat beragama dimana penelitian Badan Litbang menyatakan bahwa Papua menempati urutan pertama dalam hal kerukunan dan kerjasama antar umat Bergama. Kedua Plt. Dirjen Bimas Kristen juga mengungkapkan bahwa Papua terkenal dengan keramahan masyarakatnya. Beliau juga menekankan pentingnya disiplin aparatur sipil negara, kerukunan pegawai kemenag dan menjaga toleransi intern dan ekstern umat beragama.

Kehadiran Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen telah melewati sejarah yang cukup panjang dengan segala pergumulan dan tantangan demi menjawab kebutuhan gereja, sekolah, masyarakat Kristen secara khusus serta membangun sumber daya manusia bagi bangsa dan negara. Beliau juga mengemukakan bahwa Perguruan Tinggi Keagaamaan Kristen bertujuan menghasilkan warga negara yang berkualitas antara lain:

  1. Beriman Kristen dengan kualitas Kristen yang tinggi;
  2. Berjiwa Pancasila dan berwawasan oikumenis;
  3. Berkepribadian dewasa berdasarkan moral kristiani;
  4. Bersikap terbuka terhadap perubahan dan kemajuan ilmu, teknologi dan seni, khususnya di bidang agama dan teologi;
  5. Menguasai dasar dan prinsip keilmuan dan metodologi di bidang teologi sehingga mampu menemukan, memahami, menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada dalam kawasan agama dan teologi;
  6. Menguasai berbagai pengetahuan serta ketrampilan menulis yang tercakup dalam bidang teologi serta ilmu-ilmu lainnya yang terkait agar mampu berpikir, bersikap dan bertindak sebagai ilmuwan yang berwawasan global dan kristiani;
  7. Menghargai berbagai ilmu dan ketrampilan yang dapat menjadikannya sebagai "Pelayan di gereja, sekolah dan masyarakat" yang tangguh dan dapat diandalkan serta menjadi teladan dalam masyarakat.

Plt. Dirjen berharap supaya STAKPN Sentani sebagai bagian dari Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama kiranya turut berperan aktif dengan berbagai program dan kegiatan antara lain melalui seminar, dialog antar umat beragama, penelitian-penelitian serta kegiatan lain yang dapat menumbuhkembangkan serta memupuk solidaritas dan toleransi antar umat beragama. "Pertahankan nilai kerukunan dan toleransi antar umat beragama di Papua yang sangat tinggi ini. Bagaimanapun juga ini tanggungjawab dan peran besar perguruan tinggi yang berlandaskan nilai keagamaan," tutur beliau.

Selain membuka secara resmi, Plt Dirjen juga menyampaikan materi untuk peserta raker dengan judul "Strategi Mewujudkan Tatakelola Anggaran STAKPN Sentani Secara Tertib dan Profesional". Ada tiga hal penting yang beliau sampaikan yaitu: Langkah awal pelaksanaan anggaran; Langkah untuk mempercepat realisasi; dan strategi pelaksaan anggaran.

 

Last Updated on Tuesday, 04 April 2017 11:12
 
Konsultasi Tentang Manajemen Verifikasi dan Tatatertib Administrasi Keuangan Di Lingkungan Ditjen Bimas Kristen dan Jajarannya PDF Print
Written by Torus   
Wednesday, 29 March 2017 22:47

Solo, DBK - Plt. Dirjen Bimas Kristen Prof. Dr. Abdurrahman Mas’ud, MA membuka Kegiatan Konsultasi Tentang Manajemen Verifikasi dan Tatatertib Administrasi Keuangan Di Lingkungan Ditjen Bimas Kristen dan Jajarannya, yang bertempat di Hotel Sala View, Solo – Jawa Tengah pada tanggal 29 s.d. 31 Maret 2017. Kegiatan ini diikuti oleh para pejabat Pembimas dan Kepala Bidang Ditjen Bimas Kristen seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya Plt. Dirjen Bimas Kristen mengajak agar para pejabat dan pegawai bersemangat dalam melakukan pekerjaan dan tugas-tugasnya. Dalam bekerja Plt. Dirjen Bimas Kristen menekankan pada arti kata WORK, yaitu bahwa bekerja itu harus:

Wisdom:bahwa bekerja itu harus dengan bijak dan memiliki ilmu pengetahuan serta kita harus menguasai pekerjaan yang kita lakukan.

Opportunity: artinya tidak semua orang memiliki kesempatan untuk menjadi pejabat. Oleh karena itu ketika kita diberi kesempatan, maka bekerjalah dengan amanah dan berkomitmen serta memberi pelayanan yang maksimal sesuai dengan motto Kementerian Agama tahun 2017 “Layanan Bermartabat Makin Dekat Dengan Umat”.

Responsibility: setiap pejabat dan pegawai dalam melaksanakan tugas dan pekerjaannya harus dengan penuh tanggungjawab.

King of Other: bahwa seorang pemimpin harus mampu memberi dan melakukan pengawasan terhadap setiap pegawainya dan bisa memastikan bahwa pekerjaan yang dilakukan adalah benar.

Diakhir sambutannya Plt. Dirjen Bimas Kristen mengajak seluruh pejabat dan pegawai di Lingkungan Ditjen Bimas Kristen agar memahami peraturan-peraturan yang berlaku dalam melakukan tugas-tugasnya dan diharapkan agar serapan anggaran tahun 2017 lebih baik lagi dalam rangka mewujudkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) laporan keuangan Kementerian Agama tahun anggaran 2017.

Akhirnya Plt. Dirjen Bima Kristen Prof. Dr. Abdurrahman Mas’ud, MA melakukan pemukulan gong sebagai tanda Kegiatan Konsultasi Tentang Manajemen Verifikasi dan Tatatertib Administrasi Keuangan Di Lingkungan Ditjen Bimas Kristen dan Jajarannya resmi dibuka. (Torus)

Last Updated on Thursday, 30 March 2017 08:53
 
Pembinaan Penyuluh Agama Kristen PNS Se Indonesia PDF Print
Written by Mahai Pratiwi   
Monday, 27 March 2017 00:00

Bali, DBK - Dalam rangka Program Kerja Ditjen Bimas Kristen tahun 2017, maka Direktorat Urusan Agama melalui Kasubdit Penyuluh mengadakan Kegiatan yaitu Pembinaan Penyuluh Agama Kristen (PNS) Se-Indonesia yang diselenggarakan di Bali, tanggal 23 s.d 25 Maret 2017. Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Penyuluh PNS pada Provinsi-Provisi seluruh Indonesia.

Dalam memberikan penyambutan atas diselenggarakan kegiatan ini di Bali, Pembimas Kristen Prov. Bali, Januar Simatupang mengucapkan terimakasih kepada panitia yang mempercayakan Prov. Bali menjadi tempat Kegiatan  Pembinaan Penyuluh Agama Kristen (PNS) Se-Indonesia dan menyampaikan bahwa kiranya para peserta bisa menikmati pulau Bali ini, datang dengan senyuman dan kembali dengan sorak sorai demi kemuliaan bagi nama Tuhan.

Direktur Urusan Agama, Andar Gultom, dalam sambutan dan pengarahannya mengatakan bahwa Seorang Penyuluh adalah salah satu ujung tombak Pemerintah dalam melaksanakan tugas dalam membina dan membimbing umat beragama Kristen untuk berperan aktif dalam pembangunan bangsa dan Negara untuk mencapai kehidupan sejahtera lahir dan batin berdasarkan Pancasila. Para Penyuluh diharapkan bisa melakukan pembinaan pada anggota kelompok binaannya, menyelesiakan permasalahan yang dialami kelompok binaannya, dan dapat menginplementasikan aspek kehidupan.

Last Updated on Friday, 31 March 2017 11:52
 
Rakor Pimpinan Lembaga Keagamaan Sumsel PDF Print
Written by Administrator   
Tuesday, 21 March 2017 11:53

PALEMBANG, DBK - Ditjen Bimas Kristen Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Selatan mengadakan Rakor dengan Pimpinan Lembaga Keagamaan dan Sosial Keagamaan Kristen di Lingkungan Bimas Kristen Kanwil Kemenag Prov. Sumatera Selatan. Kegiatan ini berlangsung di Imara Hotel Palembang tanggal 20 s.d 22 Maret 2017. Adapun yang menjadi tema dari kegiatan ini adalah "Mensukseskan kegiatan KKR, Paskah dan Pesparawi Daerah Prov. Sumatera SelatanTh. 2017 sebagai sarana memantapkan Pembinaan Mental Spiritual Umat. Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Urusan Agama Kristen, Andar Gultom. Dalam arahannya pada kegiatan tersebut Beliau berharap agar peranan Lembaga Keagamaan Kristen sesuai dengan konteks Indonesia yang mengacu pada Tri Kerukunan : Intern Umat, Antar Umat dan Yang Lain, Antar Umat Beragama dan Pemerintah. Kerukunan yang pertama Kerukunan Intern Umat Kristen, Beliau mengangkat ayat Alkitab dari Yohanes 17:21 “…supaya mereka menjadi satu…”, bahwa seluruh umat Kristen harus bersatu sama seperti doa dan kerinduan Tuhan Yesus. Kerukunan yang Kedua,  Kerukunan Antar Umat dan Yang Lain, Beliau mengangkat ayat Alkitab dari Matius 22:37-40 dan 28:19-20 , sedangkan untuk Tri Kerukunan yang ketiga, Kerukunan Antar Umat dan Pemerintah, Beliau mengangkat ayat Alkitab dari Matius 22:21 dan Roma 13:1-7.

Last Updated on Tuesday, 21 March 2017 15:16
 
Musyawarah Nasional XII Gereja Pantekosta PDF Print
Written by Mahai Pratiwi   
Monday, 20 March 2017 15:07

SALATIGA, DBK - Kasubdit Kelembagaan Ditjen Bimas Kristen, Untarno menghadiri undangan dari Panitia Munas Gereja Pantekosta yang menyelenggarakan acara Musyawarah Nasional XII Gereja Pantekosta di Hotel Agrowisata Salib Putih Salatiga-Jawa Tengah, tanggal 14 Maret 2017. Dalam acara tersebut Bp. Untarno menyampaikan Sambutan Dirjen Bimas Kristen, yang salah satu isi sambutan Dirjen adalah mengajak seluruh anggota Munas untuk mengedepankan kebaikan dan perdamaian dengan sesama orang, dimanapun dan kapanpun, terutama dalam kehidupan ditengah masyarakat yang majemuk. Gereja Pantekosta diharapkan juga menjadi berkat bagi anggotanya dan masyarakat  pada umumnya.

Dalam Munas XII ini, Dirjen juga mengajak kepada seluruh yang hadir untuk berkomitmen bersama demi menjaga kerukunan, saling menghormati, menghargai, baik intern maupun antar umat beragama sebagai sesama anak bangsa. Segenap jajaran Gereja Pantekosta diharapkan menjadi pelopor kemajuan dan persatuan bangsa.

Last Updated on Tuesday, 21 March 2017 11:53
 
«StartPrev12345678910NextEnd»

Page 2 of 31
 
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

RENUNGAN IMAN KITA

DOA MINTA TOLONG TERHADAP MUSUH

Mazmur 35:1-10

Oleh: Juntri Harahap (Penyiap Bahan Perijinan Kelembagaan Pendidikan Tinggi)

Mazmur dibagi menjadi 5 jilid. Mazmur ini adalah jilid I bagian yang terakhir karena Jilid I adalah Mazmur pasal 1-41. Mazmur 42 sampai 72 adalah jilid II dan seterusnya. Dan kita tahu bahwa Mazmur adalah lagu puji-pujian, tetapi isi Mazmur ini adalah berisi tentang puji-pujian dan juga tentang doa ada juga tentang ratapan. Dan ini juga merupakan bagian dari kitab puisi dan kebijaksanaan, dimulai dari Kitab Ayub sampai dengan Ratapan, maka kitab Mazmur ini ada di dalamnya. Jadi kalau kita memang membaca maka seperti puisi yang begitu indah bahasanya dan begitu dalam pengertiannya.

Mazmur 35 ini kita melihat bahwa Daud mengalami pergumulan yang berat, katakanlah suatu kesesakan. Suatu kesesakan yang dialaminya bukan karena kesalahannya. Karena kalau karena kesalahan kita, kita bisa terima. Tapi ini bukan karena kesalahannya. Bahkan kalau kita baca keseluruhan dari pasal 35 dan 36 dikatakan bahwa sebenarnya Daud sudah berbuat baik terhadap orang-orang yang mau mencelakakannya itu. Mungkin di dalam kehidupan kitapun sering terjadi seperti ini. Ada banyak orang yang menginginkan kecelakaan kita, ada orang yang tidak suka dengan hidup  kita. Bahkan menggagalkan rencana yang baik dalam hidup kitapun mungkin ada. Tapi karena kita adalah anak-anak Tuhan ada suatu tempat dimana kita bisa minta tolong. Daud tahu persis alamatnya kepada siapa dia harus minta tolong. Kalau dalam perkara ini dikatakan waktu itu ada orang banyak yang menggugat dia, gugatan-gugatan palsu sebenarnya, bukan gugatan yang benar, saksi-saksi palsu pada zaman itu. Di dalam kesesakan, di dalam kepedihan penderitaan yang dialami dia datang pada Tuhan dan memanjatkan doa ini.

Kalau kita merenungkan sebenarnya di dalam Perjanjian Baru Yesus mengajarkan kepada kita supaya kita tidak membalas yang jahat dengan yang jahat. Bahkan Yesus mengatakan kita harus berdoa memberkati musuh-musuh kita sekalipun. Tuhan Yesus juga mengalami hal ini, "Mereka membenci Aku tanpa masalah" katanya di Yohanes 15:25. Bahkan juga ada banyak hamba-hamba Tuhan yang juga mengalami. Ayub, Yusuf juga mengalami, bukan karena kesalahannya mereka disalahkan bahkan dihukum. Jadi intinya dari Firman Tuhan adalah kita akan tetap kuat bagaimanapun orang mempersalahkan kehidupan kita. Kita tahu kemana kita harus mengadu, yang utama kita datang kepada Tuhan. Kalau pengadilan yang ada pada zaman ini kita melihat sungguh-sungguh sangat tidak menyenangkan. Sebagai umat Tuhan saya percaya bahwa apapun yang kita alami saya yakin Tuhan mendengar. Mari kita datang pada Tuhan untuk menyampaikan segala perkara dan persoalan kita.

Tuhan memberkati kita sekalian. Amin

FORM REGISTRASI



SURVEI ANDA!

Menurut Anda Apakah Ditjen Bimas Kristen Sudah Menjalankan Tugas Dengan Bersih dan Melayani?