Mengusung Semangat Cinta Kemanusiaan: Ditjen Bimas Kristen Dorong NGO Keagamaan Jadi Tulang Punggung Kesehatan di Pelosok Papua

Kamis, 27 November 2025, 19:57:57 WIB

Jakarta, (DBK)---Direktur Urusan Agama Kristen Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama, Luksen Jems Mayor, hadir secara daring sebagai narasumber dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pemenuhan Layanan Kesehatan di Tanah Papua yang digelar oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Rakor ini bertujuan merumuskan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan di wilayah Papua, terutama daerah yang masih sulit dijangkau.

Acara tersebut dihadiri para Kepala Dinas Kesehatan dari seluruh Papua serta perwakilan kementerian terkait. Dalam paparannya, Luksen Jems Mayor menyampaikan materi bertajuk “Pemenuhan Tenaga Kesehatan Melalui NGO Keagamaan”.

Luksen menyoroti tiga poin utama yang dinilai penting untuk mempercepat pemenuhan layanan kesehatan di Papua:

  1. Keterlibatan NGO Keagamaan dalam Pembinaan Tenaga Medis
    Luksen menekankan pentingnya peran lembaga swadaya keagamaan (NGO) dalam mendukung pemenuhan tenaga kesehatan. Tidak hanya sebagai pengisi kekurangan tenaga medis, tetapi juga sebagai pembina yang menanamkan semangat cinta kemanusiaan dan dedikasi dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
  2. Prioritas SDM Orang Asli Papua
    Pemerintah, menurutnya, perlu memberikan perhatian khusus pada pemberdayaan Orang Asli Papua (OAP) sebagai tenaga kesehatan. Keterlibatan OAP menjadi kunci keberlanjutan layanan serta memperkuat rasa kepemilikan masyarakat terhadap upaya peningkatan kesehatan di daerahnya sendiri.
  3. Kebijakan Layanan Perbantuan SDM kepada NGO Keagamaan
    Ia juga mendorong adanya kebijakan formal yang memungkinkan penugasan SDM kesehatan untuk diperbantukan kepada NGO keagamaan. Lembaga-lembaga ini dinilai memiliki rekam jejak panjang dan konsisten dalam melayani masyarakat di wilayah terpencil yang sulit dijangkau layanan pemerintah.

Kementerian Agama melalui kehadiran dan masukan tersebut menunjukkan komitmen lintas sektor dalam memperkuat kualitas layanan kesehatan di Papua. Sinergi bersama NGO keagamaan diharapkan menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Papua.

---------------------------------------------------------------------------

Penulis : Reinhart Siahaan

Berita Terkait