Bimas Kristen Matangkan Persiapan Uji Kepatutan dan Kelayakan Calon Rektor IAKN Ambon dan IAKN Tarutung

Rabu, 11 Maret 2026, 10:45:43 WIB

Bogor, (DBK) — Bimas Kristen menggelar rapat persiapan teknis dan validasi berkas uji kepatutan dan kelayakan calon Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon dan IAKN Tarutung. Kegiatan ini dilaksanakan pada di Bogor, Selasa (11/03/2026).

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Ditjen Bimas Kristen Johni Tilaar, Kepala Biro SDM Kementerian Agama Muhammad Zain, diwakili Kepala Bagian Pengadaan dan Mutasi ASN Biro SDM Septian Saputra, bersama jajaran pejabat dan tim terkait di lingkungan Ditjen Bimas Kristen.

Kegiatan ini adalah bagian dari tahapan persiapan pelaksanaan uji kepatutan dan kelayakan calon rektor, seiring akan berakhirnya masa jabatan rektor di kedua perguruan tinggi tersebut pada April 2026.

Dalam laporannya Ketua Tim Kepegawaian Ditjen Bimas Kristen, Febe Renata, menyampaikan berbagai langkah yang telah dilakukan oleh tim kepegawaian Ditjen Bimas Kristen dalam mempersiapkan dokumen dan administrasi yang diperlukan untuk pelaksanaan proses seleksi calon rektor.

Selanjutnya, Sekretaris Ditjen Bimas Kristen, dalam arahannya menekankan pentingnya memastikan setiap tahapan seleksi berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan akuntabel, sehingga dapat menghasilkan pemimpin perguruan tinggi yang memiliki integritas serta kapasitas akademik dan manajerial yang kuat.

Usai arahan Sekretaris Ditjen Bimas Kristen, rapat kemudian dipimpin oleh Kepala Bagian Pengadaan dan Mutasi ASN Biro SDM Kementerian Agama, Septian Saputra. Dalam kesempatan tersebut, Septian menjelaskan secara rinci terkait persiapan pelaksanaan uji kepatutan dan kelayakan, mulai dari proses validasi berkas administrasi para calon, tahapan seleksi, hingga berbagai aspek teknis yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Melalui rapat persiapan ini diharapkan seluruh proses uji kepatutan dan kelayakan calon rektor dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga dapat menghasilkan pemimpin yang mampu membawa kemajuan bagi pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Kristen di Indonesia.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

(Humas Ditjen Bimas Kristen)

Berita Terkait