Dirjen: "Gereja Harus Jadi Ruang Kesatuan dan Sumber Harapan"
Kamis, 07 Mei 2026, 12:22:08 WIB
.jpeg)
Manado (DBK) — Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung, menegaskan gereja harus menjadi ruang kesatuan, teladan hidup damai, dan sumber harapan di tengah dunia yang semakin mudah terpecah oleh perbedaan.
“Di tengah dunia yang dilanda perpecahan, gereja dipanggil untuk menjadi ruang kesatuan, menjadi teladan hidup bersama dalam damai, dan menjadi sumber harapan,” ujar Dirjen saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gereja Elim Tabernakel di Manado, Sulawesi Utara, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, dunia saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan global seperti konflik kemanusiaan, ketidakpastian ekonomi, perubahan iklim, hingga disrupsi teknologi yang membawa tantangan etis dalam kehidupan masyarakat.
“Kesatuan bukan lagi sekadar nilai rohani, tetapi kebutuhan mendasar untuk menjaga kemanusiaan itu sendiri,” lanjutnya.
Rakernas Gereja Elim Tabernakel mengusung tema “Dari Satu Hati Mengalir Satu Gerakan, Bersama Bekerja untuk Tuhan”, yang dinilai sangat relevan dengan kondisi dunia saat ini.
Dirjen mengatakan, kesatuan hati tidak terjadi secara otomatis, melainkan lahir dari kerendahan hati, kedewasaan iman, dan kesediaan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
"Gereja harus menghadirkan wajah kasih, damai, dan persaudaraan di tengah masyarakat. Gereja tidak boleh terjebak dalam sekat-sekat internal, tetapi harus hadir menjawab pergumulan zaman dan menjadi bagian dari solusi bagi bangsa," ungkap Dirjen.
Selain itu, Dirjen menyinggung pentingnya kepedulian terhadap lingkungan hidup dan perkembangan teknologi digital yang terus berkembang pesat.
“Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, harus tetap berlandaskan pada nilai kemanusiaan, etika, dan kasih. Gereja memiliki peran penting untuk memastikan kemajuan itu tetap membawa kebaikan,” katanya.
Ia menambahkan, Kementerian Agama terus menempatkan penguatan kerukunan umat beragama, cinta kemanusiaan, dan ekoteologi sebagai fondasi kehidupan bersama.
Rakernas Gereja Elim Tabernakel turut dihadiri Ketua PGPI Jason Balompapueng, Kasubdit Pendidikan Menengah Ditjen Bimas Kristen Santi Kalangi, Kabid Urusan Agama Kristen Kanwil Kemenag Sulawesi Utara Meidi Tasik, pimpinan dan pengurus Gereja Elim Tabernakel, serta para pendeta dari berbagai daerah.
Dirjen berharap Rakernas ini menjadi momentum memperkuat kesatuan hati dan komitmen pelayanan gereja agar semakin relevan dan berdampak bagi jemaat, masyarakat, bangsa, dan negara.
Berita Terkait
- 271 Peserta Kontingen Pesparawi Sulut Diutus ke Manokwari, Gubernur Tekankan Semangat Memuliakan Tuhan dan Meraih Prestasi
- Kemenag: Pastoral Keluarga Perkuat Ketahanan Bangsa di Tengah Keberagaman Indonesia
- Pesparawi 2026 Digelar Ramah Lingkungan dan Perkuat Persaudaraan
- Bimas Kristen Ajak Gereja Wujudkan Damai Sejahtera bagi Seluruh Ciptaan pada HUT ke-76 PGI
- Tinjau Venue Pesparawi XIV, Dirjen Bimas Kristen Tekankan Kesiapan Total
Berita Terpopuler
Dirjen Bimas Kristen: Dedikasi Kabag Umum BMN Akan Selalu Dikenang
Dibaca: 4246 kali
Penerimaan Mahasiswa/i Baru IAKN Tarutung
Dibaca: 3843 kali
Seleksi Nasional PMB Tahun Akademik 2019/2020
Dibaca: 3603 kali
Menteri Agama Melantik Sejumlah Pejabat di Lingkungan Kemenag
Dibaca: 1689 kali