Panitia PESPARAWI Audiensi dengan Menteri Agama Bahas Dukungan Pemerintah untuk Sukseskan PESPARAWI Nasional XIV

Senin, 11 Mei 2026, 14:54:22 WIB

Jakarta (DBK) — Panitia Pelaksana Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV melakukan audiensi dengan Menteri Agama Republik Indonesia pada Senin (11/5/2026) di Jakarta. Audiensi ini turut didampingi oleh Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung, Direktur Urusan Agama Kristen Luksen Jems Mayor dan Kasubdit Pemberdayaan Umat dan Pengembangan Budaya (PUPB) Ditjen Bimas Kristen Mangarerak Barimbing.

Pertemuan tersebut membahas berbagai aspek strategis guna mendukung kelancaran penyelenggaraan PESPARAWI Nasional XIV yang akan dilaksanakan pada 18-28 Juni 2026 di Manokwari, Papua Barat.

Ketua Harian Panitia PESPARAWI Nasional XIV Yacob Fonataba melaporkan berbagai persiapan yang sudah dilakukan hingga saat ini, diantara persiapan transportasi, akomodasi, dan skema penyambutan tamu-tamu undangan serta para kontingen.

Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung juga menambahkan bahwa dalam upaya mewujudkan penguatan ekoteologi dan mendukung Asta Protas Kementerian Agama, saat pelaksanaan PESPARAWI Nasional XIV, juga akan dilakukan pencanangan taman harmoni nusantara. 

“Sebagai bagian dari komitmen terhadap kelestarian alam, rangkaian kegiatan PESPARAWI Nasional XIV juga akan diwarnai dengan pencanangan penanaman pohon di kawasan Taman Harmoni Pesparawi Nasional. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian umat Kristen terhadap pelestarian ciptaan Tuhan sekaligus meninggalkan warisan hijau bagi generasi mendatang,” terang Dirjen.

Menteri Agama juga memberikan arahan terkait pelaksanaan acara PESPARAWI Nasional XIV agar mendukung program ekoteologi.

“Dalam rangka mendukung gerakan pelestarian lingkungan, seluruh peserta dan pendukung acara PESPARAWI diimbau untuk membawa dan menggunakan botol minum pribadi selama kegiatan berlangsung. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai serta mendorong budaya ramah lingkungan,” kata Menag.

“PESPARAWI Nasional XIV diharapkan tidak hanya menjadi ajang pengembangan seni budaya gerejawi, tetapi juga momentum mempererat persatuan, memperkuat iman, serta menumbuhkan semangat pengabdian bagi bangsa dan negara,” tukasnya.

(Humas Bimas Kristen)

Berita Terkait