STT LETS Lakukan Pemutakhiran Kurikulum Berbasis OBE dan Digitalisasi

Selasa, 12 Mei 2026, 16:06:22 WIB

Jakarta (DBK)---Sekolah Tinggi Teologi (STT) LETS menggelar kegiatan pemutakhiran kurikulum sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan dunia pendidikan modern. (12/05)

Dalam kegiatan tersebut, Kasubdit Pendidikan Tinggi, Weldemina Yudith Tiweri, hadir mewakili Direktur Pendidikan. Dalam paparannya, ia menyampaikan apresiasi terhadap langkah dan proses kerja yang dilakukan STT LETS dalam melakukan pembaruan kurikulum.

Menurutnya, kurikulum pendidikan tinggi saat ini harus mampu bergerak lebih maju dengan mengarah pada pendekatan Outcome-Based Education (OBE). Beliau menegaskan bahwa dalam proses pemutakhiran kurikulum, perguruan tinggi perlu memahami secara jelas profil lulusan beserta deskripsi profil yang ingin dihasilkan.

“Pendidikan tinggi harus mampu menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan zaman dan memiliki kompetensi yang terukur melalui pendekatan OBE,” ujarnya.

Weldemina juga menekankan pentingnya integrasi digitalisasi dalam kurikulum, khususnya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), guna menjawab tantangan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Selain itu, beliau menyoroti sejumlah aspek penting yang perlu diperkuat dalam implementasi kurikulum, di antaranya penguatan Outcome-Based Education (OBE), alignment CPL-CPMK, authentic assessment, digital learning, research culture, internasionalisasi, serta sistem penjaminan mutu berbasis Continuous Quality Improvement (CQI).

Di akhir penyampaiannya, Weldemina mendorong agar implementasi OBE dapat terus dikembangkan menuju konsep Kampus Merdeka melalui berbagai kajian mendalam yang dilakukan oleh perguruan tinggi.

Kegiatan pemutakhiran kurikulum ini menjadi salah satu langkah strategis STT LETS dalam meningkatkan kualitas pendidikan teologi yang relevan, inovatif, dan mampu menjawab tantangan global di era transformasi digital.

Berita Terkait