Menag: Natal Nasional 2025 Harus Lebih Baik, Menyejukkan, dan Menjadi Perayaan untuk Semua
Selasa, 14 Oktober 2025, 12:00:03 WIB
.jpeg)
Jakarta (Kemenag)---Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa perayaan Natal Nasional Tahun 2025 harus menjadi momentum menghadirkan kesejukan, kedamaian, dan kesan mendalam bagi seluruh umat.

“Natal tahun ini harus lebih baik dari tahun sebelumnya. Tidak boleh ada kontroversi yang mengganggu. Kita harus memitigasi setiap risiko yang tidak diinginkan, agar perayaan ini menimbulkan kesan yang menyejukkan, menenangkan, mendamaikan, bahkan sangat mengesankan,” ujar Menag dalam rapat koordinasi awal persiapan Natal Nasional 2025 di Jakarta, Senin (13/10/2025).

Rapat tersebut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait yang ditunjuk sebagai Ketua Panitia Natal Nasional 2025, Dirut PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri sebagai Bendahara Panitia, serta Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung dan Dirjen Bimas Katolik Suparman.
Menag menegaskan, Kementerian Agama siap membackup seluruh rangkaian kegiatan Natal Nasional 2025, “Kemenag siap membackup seluruh rangkaian kegiatan ini. Saya sangat terobsesi bagaimana menciptakan Indonesia yang betul-betul utuh. Bahasa agama harus menjadi kekuatan untuk memperkuat bangsa kita, bukan alat untuk memecah belah umat,” tegas Menag.
Beliau juga menekankan bahwa perayaan Natal harus mencerminkan semangat ‘Christmas for All’ — Natal untuk Semua, yang mengedepankan persaudaraan lintas iman dan mempererat persatuan bangsa.
Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Presiden melalui Menag untuk memimpin panitia Natal Nasional 2025. Ia menuturkan akan segera melaporkan rencana kerja kepada Presiden serta mengusulkan sejumlah lokasi sebagai tuan rumah Natal Nasional, antara lain Sumatera Utara, Jakarta, NTT, Papua, Maluku, Sulawesi Utara, Kalimantan Barat, dan Toraja, dengan waktu pelaksanaan antara 26–30 Desember 2025.

Ara berharap perayaan Natal Nasional dapat memberi dampak nyata bagi masyarakat, baik dari sisi persatuan, kerukunan, maupun ekonomi lokal. “Kita ingin Natal ini benar-benar bermanfaat. Selain memperkuat persaudaraan, kegiatan ini juga bisa menghadirkan program-program yang selaras dengan visi Presiden seperti MBG, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih, agar negara betul-betul hadir di tengah rakyat,” ujarnya.
Berita Terkait
- Menag Ajak Jemaat Natal Nasional 2025 Doakan Korban Bencana
- Dirjen Bimas Kristen Hadiri Seminar Natal Nasional 2025, Menag Tekankan Penguatan Keluarga
- Bimas Kristen dan Katolik Gelar Festival Kasih Nusantara 2025, Perkuat Solidaritas di Momen Natal
- Kemenag Gelar Natal Perdana di TMII, Teguhkan Nilai Kasih dan Moderasi Beragama
- Aksi Kasih Kemenag untuk Korban Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Berita Terpopuler
Penerimaan Mahasiswa/i Baru IAKN Tarutung
Dibaca: 3843 kali
Seleksi Nasional PMB Tahun Akademik 2019/2020
Dibaca: 3603 kali
Menteri Agama Melantik Sejumlah Pejabat di Lingkungan Kemenag
Dibaca: 1689 kali
Perpanjangan Jadwal Pendaftaran CPNS Kementerian Agama Tahun 2018
Dibaca: 1637 kali