Sekretaris Ditjen Bimas Kristen, Johni Tilaar, Buka Kegiatan Penguatan Pengelolaan Data

Kamis, 11 Desember 2025, 09:20:38 WIB

Jakarta (DBK)---Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen terus memperkuat komitmennya dalam membangun tata kelola data yang profesional dan terintegrasi melalui penyelenggaraan Kegiatan Penguatan Pengelolaan Data: Metadata, Standar Data, Inventarisasi, dan Retensi Arsip Data. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Ditjen Bimas Kristen, Johni Tilaar, pada Kamis, 11 Desember 2025. Dalam sambutannya, Tilaar menegaskan bahwa pengelolaan data yang baik merupakan kebutuhan strategis dan kunci dalam mewujudkan transparansi, akuntabilitas, serta peningkatan kualitas layanan publik.

Tilaar juga menekankan bahwa kualitas data sangat menentukan kualitas kebijakan dan program yang dihasilkan. Menurutnya, data yang tertata dan terstandar akan menjadi landasan penting dalam proses pengambilan keputusan berbasis bukti, sehingga Ditjen Bimas Kristen harus terus memperbaiki sistem dan kapasitas pengelolaan datanya. “Data yang baik adalah dasar dari keputusan yang baik. Kita harus memastikan semua unit memahami pentingnya standar dan keseragaman data,” ujarnya.

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini diikuti oleh pengelola data dari seluruh unit Ditjen Bimas Kristen, pengelola data tingkat daerah, PTKKN, SPKKN, petugas PPID, serta perwakilan pengelola data dari unit eselon I di lingkungan Kementerian Agama. Kehadiran peserta dari berbagai tingkatan menunjukkan besarnya perhatian terhadap upaya penguatan pengelolaan data sebagai bagian dari transformasi digital. Panitia menghadirkan narasumber profesional dari Badan Pusat Statistik (BPS), Pusdatin Kementerian Agama, serta Arsiparis Ditjen Bimas Kristen.

Para narasumber memberikan materi yang komprehensif, mulai dari kebijakan Satu Data Indonesia, penyusunan metadata dan standar data, teknik inventarisasi, penyusunan katalog data, hingga mekanisme retensi arsip data sesuai ketentuan regulasi. Selain materi teoritis, peserta juga mengikuti sesi praktik teknis yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi langsung dalam menyusun dokumen pengelolaan data. Pendekatan ini diharapkan mampu memastikan setiap unit kerja dapat menerapkan tata kelola data yang terstandar dan berkelanjutan.

Melalui penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang telah disepakati bersama, kegiatan ini menghasilkan langkah konkret untuk memperkuat integrasi dan kualitas data di seluruh unit Ditjen Bimas Kristen. Komitmen ini sekaligus menegaskan dukungan penuh pimpinan dalam membangun sistem pengelolaan data yang lebih modern, efektif, dan selaras dengan arah transformasi digital pemerintah. Kehadiran Sekretaris Ditjen, Johni Tilaar, menjadi simbol bahwa penguatan tata kelola data merupakan prioritas strategis dalam meningkatkan mutu pelayanan dan kinerja organisasi ke depan.

Berita Terkait