Direktur Urusan Agama Kristen : “Pola Perilaku dan Lingkungan serta Gizi yang Baik dan Sehat akan Dirasakan dalam Pertumbuhan Anak Menuju Generasi Emas”
Selasa, 29 Agustus 2023, 19:54:43 WIB

Kupang, (DBK) – Direktur Urusan Agama Kristen, Amsal Yowei, mewakili Dirjen Bimas Kristen berikan sambutan sekaligus membuka Kegiatan secara daring “Seminar Pencegahan Stunting Keluarga Kristen Sehat Menuju Generasi Emas di Aston Kupang Hotel and Convention Center, Nusa Tenggara Timur, Selasa (29/08/2023).
Seminar pencegahan stunting adalah salah satu program Ditjen Bimas Kristen, yang perlu untuk di sosialisasikan kepada masyarakat. Hal ini demi memberikan dan mendapatkan sebanyak mungkin informasi tentang peranan pemerintah dan tokoh agama kristen dalam pencegahan stunting di Indonesia. 
“Keluarga merupakan tempat untuk membentuk keluarga dengan memiliki anak yang sehat sebagai generasi penerus bangsa dan perlu dijaga, diberi pertumbuhan yang baik demi generasi emas. Peran orang tua adalah mendidik dan menjaga pertumbuhan serta memiliki pemahaman bahwa anak yang cerdas dan harus dimulai dan dibina sejak dini,” kata Amsal.
Amsal Yowei juga menyampaikan apabila dikaitkan peranan keluarga dengan upaya memenuhi kebutuhan individu, maka keluarga merupakan lembaga pertama yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Pola asuh yang baik dan tepat dapat menjadikan anak tumbuh berkembang secara optimal, bergerak dan memproses dirinya mampu bertindak untuk lingkungannya.
“Pola asuh orang tua yang sehat merupakan pola perilaku interaksi orang tua yang diterapkan pada anak yang berlangsung secara konsisten dan bersifat relatif dari waktu ke waktu untuk membentuk kesehatan jasmanai dan rohani bagi anak. Pola perilaku dan lingkungan serta gizi yang baik dan sehat akan dirasakan dalam pertumbuhan anak menuju generasi emas,” terang Amsal.
Dengan diadakannya kegiatan ini, diharapkan menghasilkan Output yang maksimal dimana para peserta yang hadir secara luring maupun daring akan memahami dan memiliki pengetahuan dalam pencegahan stunting dalam keluarga sehat menuju generasi emas yang lebih baik.” pungkasnya.
Kegiatan yang sarat akan kolaborasi ini dihadiri peserta secara luring 78 orang, yang meliputi Kepala Bidang Urusan Agama Kementerian Agama Provinsi NTT, 49 Denominasi Sinode yang ada di seluruh Kabupaten Kota Provinsi NTT, Sub Direktorat Peberdayaan Umat dan Pengembangan Budaya, Pegawai Bimas Kristen Kemenag Provinsi NTT, hadir juga secara daring 190 orang di ruang zoom Perwakilan Sinode, Gereja Lokal, Penyelenggara dan Penyuluh Agama Kristen. (ARN)
Berita Terkait
- Perayaan Imlek 2577 Kongzili Teguhkan Komitmen Pemerintah terhadap Kerukunan dan Toleransi Antarumat Beragama
- Ditjen Bimas Kristen Gelar Pembahasan Sebaran dan Draft Juknis Uji Kompetensi Penyuluh Agama Kristen Tahun 2026
- Imlek 2577 Kongzili, Menag: Semoga Tahun ini Membawa Kedamaian dan Kesejahteraan
- Syukuran Pembukaan Tahun Pelayanan HKBP Distrik VIII Jakarta, Kemenag Apresiasi Peran Gereja Jaga Toleransi
- Kasubdit Penyuluhan Hadiri Konferensi PGLII 2026, Sampaikan Komitmen Kolaborasi Gereja dan Negara
Berita Terpopuler
Penerimaan Mahasiswa/i Baru IAKN Tarutung
Dibaca: 3843 kali
Seleksi Nasional PMB Tahun Akademik 2019/2020
Dibaca: 3603 kali
Menteri Agama Melantik Sejumlah Pejabat di Lingkungan Kemenag
Dibaca: 1689 kali
Perpanjangan Jadwal Pendaftaran CPNS Kementerian Agama Tahun 2018
Dibaca: 1637 kali