Pengarusutamaan Budaya Toleransi Guna Menanggulangi Ancaman Diskriminasi Dan Kekerasan Berbasis Agama
Selasa, 29 Agustus 2023, 20:36:41 WIB

Jakarta, (DBK) -- Kasus diskriminasi dan intoleransi berbasis agama marak terjadi di berbagai dunia. Karenanya, tiap-tiap negara perlu memberikan perhatian serius terhadap hal ini.
Berkaitan dengan itu, Indonesia mendorong setiap negara di dunia memandang United Nations Human Rights Council (UNHRC) Resolution 16/18 sebagai kebutuhan.
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyebut implementasi Resolusi 16/18 UNHCR dapat mengatasi kepentingan kemanusiaan akibat diskriminasi berbasis agama dan kepercayaan di negara manapun.
Di samping itu, pemerintah Indonesia memandang perlunya kesepakatan untuk mengarusutamakan budaya toleransi guna menanggulangi ancaman diskriminasi dan kekerasan berbasis agama atau kepercayaan dalam sebuah forum internasional Jakarta Plurilateral Dialogue (JPD) 2023.
JPD 2023 diselenggarakan oleh Kementerian Agama kolaborasi dengan Kantor Staf Presiden, dan Kementerian Luar Negeri. Kegiatan ini merupakan kontribusi 3 K/L dalam upaya global Indonesia dalam memerangi intoleransi beragama, kekerasan dan diskriminasi.
Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung bersama para Eselon I lain hadir dalam acara yang digelar di Hotel Borobudur pada 29-31 Agustus 2023 ini.
Turut hadir dalam perhelatan internasional ini 30 perwakilan Negara sahabat, akademisi, para tokoh agama dan ketua FKUB se-Indonesia.
JPD 2023 adalah forum strategis untuk menunjukkan komitmen Indonesia. Muatan forum ini sejalan dengan pencalonan Indonesia menjadi anggota Dewan HAM PBB tahun 2024-2026. Indonesia akan menunjukkan berbagai inisiatif nasional dalam moderasi beragama dan penguatan budaya toleransi untuk dapat menjadi lesson learned bagi negara-negara sahabat.
Hadir pula dalam kegiatan ini Vice President of The United Nations Human Rights Council Resolution 16/18. (GCY)
Berita Terkait
- Dirjen Bimas Kristen Tutup Unlimited Conference 2026, Ajak Gereja Hadirkan Pelayanan Berdampak bagi Bangsa
- Usai Sukses Gelar PESPARAWI, Panitia Fokus Tuntaskan Pertanggungjawaban
- Demi Kelancaran Proses Survei Kepuasan Layanan Penyuluh Agama, Subdit Penyuluhan Gelar Sosialisasi Untuk Calon Enumerator
- Tak Sempat Tampil di PESPARAWI Nasional XIV, Tiga Provinsi Tetap Terima Apresiasi
- Grand Prix Perdana Jadi Milik Sulawesi Utara, Piala Presiden Ikut Diboyong
Berita Terpopuler
Dirjen Bimas Kristen: Dedikasi Kabag Umum BMN Akan Selalu Dikenang
Dibaca: 9579 kali
Penerimaan Mahasiswa/i Baru IAKN Tarutung
Dibaca: 3843 kali
Seleksi Nasional PMB Tahun Akademik 2019/2020
Dibaca: 3603 kali
Menteri Agama Melantik Sejumlah Pejabat di Lingkungan Kemenag
Dibaca: 1689 kali