Perayaan HUT PGPI ke-45, Menteri Agama: Teruslah jadi pelopor dalam memajukan kehidupan beragama yang damai dan harmonis di Indonesia
Minggu, 15 September 2024, 15:46:08 WIB

Jakarta (DBK) --- Organisasi Gereja Aras Nasional, Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI), merayakan Hari Ulang Tahun ke-45 di Rehobot Hall, Mall Artha Gading, Jakarta Utara, Sabtu (14/09/2024). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, serta para gembala dan jemaat dari gereja-gereja anggota PGPI.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, yang diwakili oleh Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perayaan HUT PGPI ke-45, adalah momentum yang menandai perjalanan waktu, tapi juga wujud kesatuan dan kekuatan iman yang terus dipersatukan Tuhan.
“Bapak Menteri Agama mengapresiasi dedikasi PGPI dalam memperkuat kesatuan gereja dan peran aktifnya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. PGPI telah menjadi bagian dalam menyatukan berbagai sinode dalam semangat kekristenan yang inklusif," ujar Dirjen.
Menteri juga menekankan pentingnya peran gereja dalam menghadapi tantangan bangsa yang semakin kompleks, khususnya dalam menjaga kerukunan dan perdamaian. “Saya mendorong keterlibatan aktif lembaga keagamaan dalam pembangunan di bidang agama,” ujarnya.
“Kami berharap PGPI terus menjadi pelopor dalam memajukan kehidupan beragama yang damai dan harmonis di Indonesia,” tukas Dirjen.
Selanjutnya, Ketua Umum PGPI, Pdt. Jason Balumpapueng, memimpin prosesi penyalaan lilin HUT ke-45, diikuti dengan pemotongan kue oleh Dirjen.
Hadir pula Staf Khusus Presiden, Grace Natalie, yang memberikan dukungan kepada umat Pentakosta Indonesia. “Semangat selalu umat Pentakosta Indonesia, Tuhan Yesus selalu memandu dan menolong,” ucapnya.
Sementara itu Aceng Zaini, Kepala Bagian Mental Spiritual dari Pemprov DKI Jakarta, menyampaikan dukungan pemerintah dalam bentuk Bantuan Operasional Tempat Ibadah (BOTI).
Ketua Panitia HUT ke-45, Pdt. Maringan Tampubolon, menyampaikan pesan kerukunan, “Hari ini kita beribadah bersama, meski berasal dari sinode yang berbeda.”
Acara semakin meriah dengan penampilan musik kolintang, Batak Voice, tarian-tarian, dan berbagai penampilan lainnya yang menambah semarak perayaan ini.
Berita Terkait
- Bimas Kristen dan Katolik Gelar Festival Kasih Nusantara 2025, Perkuat Solidaritas di Momen Natal
- Kemenag Gelar Natal Perdana di TMII, Teguhkan Nilai Kasih dan Moderasi Beragama
- Aksi Kasih Kemenag untuk Korban Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
- Menag Sapa Jemaat GMIM Sentrum, Natal Momentum Perkuat Solidaritas dan Kerukunan
- Natal 2025, Menag Ajak Umat Kristiani Rawat Kasih dan Iman dari Keluarga
Berita Terpopuler
Penerimaan Mahasiswa/i Baru IAKN Tarutung
Dibaca: 3843 kali
Seleksi Nasional PMB Tahun Akademik 2019/2020
Dibaca: 3603 kali
Menteri Agama Melantik Sejumlah Pejabat di Lingkungan Kemenag
Dibaca: 1689 kali
Perpanjangan Jadwal Pendaftaran CPNS Kementerian Agama Tahun 2018
Dibaca: 1637 kali