Penyuluh Agama Kristen Sulawesi Selatan Hadirkan Strategi Baru untuk Memperkuat Sinergi dan Kualitas
Senin, 11 November 2024, 17:27:20 WIB

Tana Toraja (DBK0---Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen, Jeane Marie Tulung, membuka secara resmi Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Kristen Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2024. Acara yang berlangsung di Sa'pak Bayobayo, Sangalla, Tana Toraja ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Direktur Urusan Agama Kristen, Dr. Amsal Yowei, serta Kasubdit Penyuluh, Suriana Sitompul. Sebanyak 64 peserta yang terdiri dari Penyuluh Agama Kristen PNS, P3K, serta Kepala Seksi dan Penyelenggara Kristen dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan turut serta dalam pertemuan ini.
Berita Terkait
- Pimpin Natal Lembaga Adat Kebudayaan Tombulu “Tawaang”, Dirjen Bimas Kristen Soroti Ketahanan Keluarga
- Menag Ajak Jemaat Natal Nasional 2025 Doakan Korban Bencana
- Dirjen Bimas Kristen Hadiri Seminar Natal Nasional 2025, Menag Tekankan Penguatan Keluarga
- Bimas Kristen dan Katolik Gelar Festival Kasih Nusantara 2025, Perkuat Solidaritas di Momen Natal
- Kemenag Gelar Natal Perdana di TMII, Teguhkan Nilai Kasih dan Moderasi Beragama
Berita Terpopuler
Penerimaan Mahasiswa/i Baru IAKN Tarutung
Dibaca: 3843 kali
Seleksi Nasional PMB Tahun Akademik 2019/2020
Dibaca: 3603 kali
Menteri Agama Melantik Sejumlah Pejabat di Lingkungan Kemenag
Dibaca: 1689 kali
Perpanjangan Jadwal Pendaftaran CPNS Kementerian Agama Tahun 2018
Dibaca: 1637 kali
Dalam arahannya, Dirjen Bimas Kristen, Dirjen Marie Tulung, menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap tugas pokok dan fungsi para penyuluh. Beliau menegaskan bahwa efektivitas dan target yang jelas sangat diperlukan dalam kegiatan penyuluhan agar dapat menciptakan dampak nyata bagi masyarakat. “Kita perlu memastikan bahwa setiap kegiatan yang kita lakukan membawa hasil konkret. Jangan hanya berfokus pada pelaksanaan tanpa hasil yang dapat dirasakan masyarakat. Dampak yang nyata dan berkesinambungan adalah tujuan utama kita,” tutur Dirjen.