Dirjen Bimas Kristen: Natal REI Dorong Kepedulian Sosial dan Ekologis
Sabtu, 31 Januari 2026, 06:47:47 WIB

Jakarta (DBK) — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama, Jeane Marie Tulung, menegaskan bahwa Perayaan Natal Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menjadi momentum mewujudkan kepedulian terhadap sesama dan kelestarian lingkungan.

Hal tersebut disampaikan Dirjen saat memberikan sambutan pada Perayaan Natal REI, di Jakarta, (30/01/2026), mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dan sub tema “Natal REI Peduli Sesama dan Bumi”. Menurutnya, tema dan sub tema tersebut mencerminkan makna kelahiran Yesus Kristus sebagai Imanuel, Allah yang hadir dan menyertai manusia dalam seluruh aspek kehidupan.
“Natal tidak hanya dimaknai sebagai perayaan spiritual, tetapi juga sebagai panggilan untuk menghadirkan kasih Allah secara nyata dalam kehidupan sosial, kemanusiaan, dan ekologis,” ujar Dirjen.
Ia menekankan bahwa semangat Natal harus diwujudkan dalam aksi solidaritas dan kepedulian, khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana alam. Dirjen mengapresiasi penggalangan donasi yang dilakukan dalam rangkaian Perayaan Natal REI sebagai bentuk nyata iman yang diwujudkan melalui kasih dan pelayanan kemanusiaan.
Lebih lanjut, Dirjen menjelaskan bahwa Kementerian Agama terus mendorong penguatan layanan keagamaan berdampak. Layanan keagamaan dipahami tidak hanya sebagai aktivitas ritual, tetapi juga sebagai kekuatan transformasi sosial yang berkontribusi pada penguatan kerukunan, keadilan sosial, pengentasan kemiskinan, dan keberlanjutan lingkungan.
Dalam kerangka tersebut, Kementerian Agama mengembangkan pendekatan ekoteologi, yaitu integrasi nilai-nilai keimanan dengan tanggung jawab ekologis. Ia menilai REI memiliki peran strategis dalam mendukung implementasi ekoteologi melalui pembangunan perumahan dan real estat yang ramah lingkungan, berkelanjutan, dan berkeadilan sosial.
“Pembangunan ekonomi harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan dan penghormatan terhadap martabat manusia. REI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas,” tegasnya.
Selain itu, Dirjen juga menyoroti pentingnya pemberdayaan ekonomi umat melalui penguatan lembaga filantropi keagamaan Kristen. Menurutnya, kolaborasi antara pelaku usaha, lembaga filantropi, dan komunitas gereja berpotensi menghadirkan dampak sosial yang transformatif dan berkelanjutan.
Menutup sambutannya, Dirjen menyampaikan apresiasi kepada Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia atas komitmennya dalam mengintegrasikan nilai keimanan dengan kepedulian sosial dan ekologis. Ia berharap Perayaan Natal REI menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi nyata umat beragama dalam pembangunan bangsa.
Berita Terkait
- Berbagi Kasih di Bulan Ramadan, Bimas Kristen Kanwil se-Indonesia Ajak Gereja Jadi Tempat Singgah Pemudik
- Gereja Ramah Pemudik di Manado, Wujud Kepedulian Bimas Kristen Kemenag bagi Pemudik Lebaran
- Satu Suara Humas untuk PESPARAWI Nasional XIV Manokwari
- Ditjen Bimas Kristen Tekankan Peran Strategis Pemuda Gereja pada RPL Namaposo GKPS 2026
- Sidang MD GBI DKI Jakarta, Ditjen Bimas Kristen Ajak Gereja Perkuat Sinergi dengan Program Kemenag
Berita Terpopuler
Penerimaan Mahasiswa/i Baru IAKN Tarutung
Dibaca: 3843 kali
Seleksi Nasional PMB Tahun Akademik 2019/2020
Dibaca: 3603 kali
Menteri Agama Melantik Sejumlah Pejabat di Lingkungan Kemenag
Dibaca: 1689 kali
Perpanjangan Jadwal Pendaftaran CPNS Kementerian Agama Tahun 2018
Dibaca: 1637 kali