Siswa SMTK Negeri Diaspora Diajak Jadi “Pahlawan Lingkungan” Lewat Sosialisasi Bank Sampah

Rabu, 06 Mei 2026, 11:04:22 WIB

Aimas (DBK)---SMTK Negeri Diaspora menggelar kegiatan Sosialisasi Bank Sampah Sekolah pada Selasa (05/05/2026) sebagai upaya meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan siswa. Kegiatan ini diikuti oleh 45 peserta yang terdiri dari siswa-siswi, guru, dan tenaga kependidikan. (05/05)

Hadir sebagai narasumber, Hilda Patihani dan Fitria Faderubun dari Outreach Bank Sampah Sorong Raya, yang memberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan sampah secara bijak. Kegiatan ini bertujuan mengurangi volume sampah yang dihasilkan sekolah melalui penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Acara diawali dengan pemutaran video dokumentasi yang menggambarkan dampak buruk sampah yang tidak terkelola, seperti pencemaran lingkungan, ancaman mikroplastik, serta risiko kesehatan. Tayangan tersebut menjadi pengingat bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya petugas kebersihan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengubah pola pikir siswa dari sekadar membuang sampah menjadi mengelola sampah,” ujar perwakilan sekolah dalam sambutannya.

Selain memaparkan dampak negatif sampah, para narasumber juga memberikan solusi praktis, seperti pemilahan sampah organik dan anorganik sejak dari kelas serta pengenalan sistem bank sampah yang dapat memberikan nilai ekonomis dari limbah.

Pihak Bank Sampah Sorong Raya berharap kegiatan ini menjadi langkah awal kerja sama berkelanjutan dengan SMTK Negeri Diaspora dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang mandiri di lingkungan sekolah.

Sementara itu, pihak sekolah menegaskan pentingnya perubahan perilaku nyata dari para siswa setelah mengikuti kegiatan ini. Diharapkan siswa memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan serta mampu menerapkan pengelolaan sampah dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, SMTK Negeri Diaspora berkomitmen membangun budaya peduli lingkungan sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa, sehingga sampah tidak lagi dipandang sebagai masalah, melainkan sebagai sumber manfaat bagi lingkungan.

-------------------------------------------------------------------------------

Kontributor : Humas SMTK Negeri Diaspora

Berita Terkait