Maskapai Siap Dukung Pemberangkatan Peserta PESPARAWI XIV ke Papua Barat
Kamis, 07 Mei 2026, 15:57:01 WIB
Jakarta (DBK)— Dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat, Kementerian Agama melalui Ditjen Bimas Kristen menggelar rapat koordinasi bersama Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Kamis (7/5/2026), bertempat di Kantor Kementerian Perhubungan RI, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
Rapat tersebut membahas dukungan transportasi udara, laut, dan darat bagi kontingen PESPARAWI dari seluruh Indonesia menuju Manokwari, Papua Barat. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat lintas kementerian/lembaga yang sebelumnya dipimpin oleh Asisten Deputi Bina Keagamaan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Hadir dalam rapat tersebut perwakilan dari Direktorat Angkutan Laut, Direktorat Angkutan Udara, panitia pelaksana PESPARAWI Nasional XIV, LPPN, Ditjen Bimas Kristen serta perwakilan sejumlah maskapai seperti Garuda Indonesia, Citilink, Sriwijaya Air, Trigana Air, Lion Group, Pelita Air dan TransNusa.
Direktur Urusan Agama Kristen Luksen Jems Mayor, dalam kesempatan tersebut berharap kehadiran peserta PESPARAWI XIV dapat lebih maksimal. Menurutnya, tingkat partisipasi peserta sangat bergantung pada ketersediaan armada dan harga tiket penerbangan, khususnya bagi kontingen dari wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Kehadiran peserta sangat dipengaruhi oleh ketersediaan pesawat dan harga tiket. Jika harga penerbangan dapat lebih terjangkau, maka kemungkinan jumlah peserta yang hadir juga akan semakin bertambah. Karena itu kami berharap maskapai dapat membantu,” ujar Luksen.
Dalam paparannya, Ketua Harian Panitia PESPARAWI Nasional XIV Jacob S. Fonataba, menyampaikan bahwa PESPARAWI merupakan event nasional yang akan diikuti oleh kontingen dari 38 provinsi di Indonesia dengan total peserta mencapai sekitar 8.110 orang. Pelaksanaan PESPARAWI Nasional XIV dijadwalkan berlangsung pada 18–28 Juni2026 di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.
Untuk mengantisipasi keterbatasan kapasitas akomodasi dan transportasi menuju Papua Barat, panitia menerapkan sistem “In Out”, yakni pengaturan kedatangan dan kepulangan peserta berdasarkan kategori lomba yang diikuti. Kontingen akan dibagi dalam dua sesi lomba guna menyesuaikan kapasitas penerbangan, kapal laut, serta fasilitas penginapan yang tersedia.
Dalam rapat tersebut, sejumlah maskapai menyatakan komitmennya untuk membantu proses pemberangkatan peserta menuju Manokwari. Beberapa skema dukungan yang mengemuka antara lain pembukaan rute atau penerbangan baru oleh Maskapai Garuda Indonesia, penambahan extra flight oleh maskapai yang saat ini telah melayani penerbangan ke Manokwari seperti Batik Air, serta dukungan melalui skema penerbangan charter.
Panitia juga berharap seluruh maskapai dapat memberikan dukungan melalui penyediaan tiket dengan tarif reguler dan terjangkau, sehingga dapat membantu meringankan beban kontingen peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Selain dukungan penerbangan reguler, panitia juga meminta dukungan PT Pelni yang menjadi bagian penting dalam skema transportasi peserta PESPARAWI XIV khususnya peserta dari wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan Agustinus Budi Hartono, dalam rapat tersebut menyampaikan dukungannya terhadap kelancaran penyelenggaraan PESPARAWI XIV dengan membantu proses perizinan penerbangan bagi maskapai selama pelaksanaan kegiatan berlangsung di Manokwari.
Ketua Harian Panitia menjelaskan bahwa kesiapan daerah tuan rumah pada prinsipnya sudah sangat siap, baik dari sisi venue maupun akomodasi pendukung. Oleh karena itu, panitia berharap dukungan seluruh pihak terutama sektor transportasi agar proses mobilisasi peserta dari daerah asal menuju Manokwari dapat berjalan lancar.
“Acara ini direncanakan akan dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia, sehingga kami berharap dukungan penuh dari seluruh pihak. Di Manokwari pada prinsipnya sudah siap, tinggal bagaimana membantu proses penerbangan dan mobilisasi peserta menuju Papua Barat,” ungkap Ketua Harian Panitia.
Sebagai tindak lanjut dari rapat koordinasi di Kementerian Perhubungan, pada siang harinya dilanjutkan dengan rapat secara daring bersama LPPD Provinsi se-Indonesia. Rapat tersebut dihadiri oleh Direktur Urusan Agama Kristen, Panitia Pelaksana, serta para pihak terkait guna membahas pemutakhiran data peserta dan teknis pemberangkatan kontingen menuju Manokwari.
PESPARAWI Nasional XIV sendiri direncanakan dibuka pada 20 Juni 2026 di Ruang Terbuka Publik Borarsi Manokwari dan dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia didampingi Menteri Agama Republik Indonesia.
Berita Terkait
- Pesparawi 2026 Digelar Ramah Lingkungan dan Perkuat Persaudaraan
- Bimas Kristen Ajak Gereja Wujudkan Damai Sejahtera bagi Seluruh Ciptaan pada HUT ke-76 PGI
- Tinjau Venue Pesparawi XIV, Dirjen Bimas Kristen Tekankan Kesiapan Total
- Ditjen Bimas Kristen Matangkan Persiapan Pesparawi Nasional 2026, Usung Misi Ekoteologi dan Gerakan Ramah Lingkungan
- Pesparawi Nasional XIV: Ditjen Bimas Kristen Dorong Perayaan Iman yang Berdampak bagi Papua dan Indonesia
Berita Terpopuler
Penerimaan Mahasiswa/i Baru IAKN Tarutung
Dibaca: 3843 kali
Seleksi Nasional PMB Tahun Akademik 2019/2020
Dibaca: 3603 kali
Dirjen Bimas Kristen: Dedikasi Kabag Umum BMN Akan Selalu Dikenang
Dibaca: 1921 kali
Menteri Agama Melantik Sejumlah Pejabat di Lingkungan Kemenag
Dibaca: 1689 kali