Bukan Sekedar Prestise, Dirjen Bimas Kristen Harapkan Guru Besar Teologi Lahirkan Gagasan Nyata
Selasa, 19 Mei 2026, 16:21:42 WIB
.jpeg)
Jakarta, (DBK) --- Perkembangan Teologi Kristen di Indonesia memasuki babak baru. Pada hari Selasa (19/5/2026), telah sukses dilaksanakan Simposium Guru Besar Teologi Kristen yang berlangsung secara hybrid (daring dan luring). Berpusat di Gedung Auditorium HM Rasjidi, acara ini menjadi momentum bersejarah dengan dimulainya pembentukan kelembagaan Forum Guru Besar Teologi Kristen Indonesia (FGBTKI). FGBTKI merupakan forum independen yang dibentuk sebagai wadah kolegial bagi para Guru Besar Teologi Kristen di Indonesia untuk menjalankan tanggung jawab akademik, moral, spiritual, dan strategis dalam menjaga serta meningkatkan mutu Pendidikan Tinggi Teologi Kristen di Indonesia.

Acara yang dihadiri oleh para akademisi dan pakar teologi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia ini terlaksana dengan baik dan mendalam. Beberapa Guru Besar Teologi Kristen mendapatkan kehormatan untuk menjadi speaker (pembicara utama). Mereka memaparkan orasi ilmiah serta gagasan strategis mengenai arah keilmuan Teologi, tantangan masa depan gereja, serta kontribusi nyata para akademisi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pelaksanaan secara hybrid memungkinkan puluhan Guru Besar dan dosen Teologi dari berbagai penjuru tanah air yang tidak bisa hadir secara fisik tetap dapat berpartisipasi aktif secara virtual.
Salah satu agenda penting dalam pertemuan ini adalah pembentukan kepengurusan sementara FGBTKI untuk jangka Waktu 1 bulan. Tujuan dibentuknya kepengurusan sementara ini adalah pertama untuk mempersiapkan Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), dan struktur organisasi FGBTKI. Dan yang kedua mempersiapkan pelaksanaan pemilihan kepengurusan FGBTKI secara lengkap. Adapun susunan kepengurusan sementara ini terdiri dari:
1. Prof. Dr. Stevri P.N.I. Lumintang, D.Th., Th.D., Ph.D sebagai Ketua;
2. Prof. Dr. Telhalia, M.Th., D.Th. sebagai Wakil Ketua;
3. Prof. Dr. Harianto GP, D.Th., D.Ed. sebagai Sekretaris;
4. Prof. Dr. Gernaida K.R. Pakpahan, M.Th., D.Min.

Dirjen Bimas Kristen, Jeane Marie Tulung dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para Guru Besar Teologi Kristen yang telah mendukung dan berkolaborasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Hari ini adalah hari kemengangan akademik kita. Sebuah pencapaian yang tidak hanya membanggakan secara institusional, tetapi juga memperkuat pilar intelektual Kristen di Indonesia. Pencapaian Guru Besar atau Profesor tentunya bukan sekedar puncak karir seorang akademisi, bukan pula hiasan administratif, simbol, dan gengsi. Guru Besar adalah sebuah panggilan Epistemologis, sebuah mandat moral dan tanggung jawab teologis yang sangat besar. Dan dalam konteks Kekristenan, seorang Guru Besar Teologi adalah penjaga gawang Ortodoksi (keyakinan yang benar), sekaligus penggerak Ortopraksi (Tindakan yang benar). Kita sekalian dipanggil untuk menjadi kompas moral dan intelektual di tengah perubahan zaman yang bergerak cepat. Dan dengan lahirnya FGBTKI hari ini, tentunya diharapkan membawa angin segar dan harapan baru bagi mutu Pendidikan kita. Ditjen Bimas Kristen terus mendorong peningkatan kualifikasi Dosen dan sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi Keagamaan Kristen. Kita tidak ingin perguruan tinggi Keagamaan Kristen hanya jadi penonton di era disrupsi informasi. Kita ingin perguruan tinggi Keagamaan Kristen menjadi pusat keunggulan Center of Excellence yang melahirkan pemikir-pemikir besar yang Teologinya membumi dan mampu menjawab realitas sosial. Melalui Simposium yang berjalan beriringan dengan peresmian FGBTKI, tentunya mengajak kita untuk merefleksikan Kembali di mana posisi Teologi Kristen Indonesia hari ini.
Teologi kita tidak boleh terjebak dalam menara gading asik dengan dogma-dogma internal yang abstrak, sedangkan masyarakat di luar sana sedang berjuang menghadapi kemiskinan, menghadapi ketidakadilan, menghadapi degradasi moral, dan banyak lagi persoalan seperti dampak perubahan iklim dan polarisasi sosial. Teologi Kristen Indonesia harus menjadi Teologi yang kontekstual, dimana mampu berbicara dan memberikan solusi nyata bagi bangsa dan negara. Kita saat ini hidup di era transformasi digital di mana kecerdasan buatan, algoritma, dan ruang cyber mengonstruksi ulang cara manusia berpikir dan juga beragama. Tantangan ini menuntut perguruan tinggi Keagamaan Kristen untuk melakukan lompatan kuantum dalam mendidik generasi Z dan Alfa. Dalam kesempatan ini, saya juga ingin menyampaikan beberapa poin arahan strategis kepada seluruh pimpinan perguruan tinggi Keagamaan Kristen dan FGBTKI.
1. Akselerasi Mutu dan Akreditasi;
2. Transformasi Digital dalam Pendidikan;
3. Penguatan Moderasi Beragama;
4. Peningkatan Riset dan publikasi ilmiah.
Simposium ini kiranya dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi konkrit. Saya berharap diskusi-diskusi yang terjadi dalam forum ini baik dari para pembicara maupun tanggapan dari peserta dapat dirumuskan menjadi sebuah peta jalan atau road map pengembangan Teologi Kristen di Indonesia untuk 10 hingga 20 tahun ke depan. Saya mendukung FGBTKI dan sekaligus meminta agar forum ini juga mampu melahirkan:
1. Rekomendasi kebijakan Pendidikan tinggi Keagamaan Kristen;
2. Penguatan tradisi, risten, dan publikasi ilmiah;
3. Pengembangan Teologi Kontekstual Indonesia;
4. Model Pendidikan berbasis cinta, keadilan, dan keberlanjutan;
5. Kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Sebagai penutup saya mengucapkan selamat mengemban tugas mulia bagi Bapak dan Ibu yang sudah terpilih untuk menyusun kepengurusan FGBTKI. Kiranya urapan hikmat dari Tuhan menyertai setiap tutur kata, goresan pena, dan kebijakan yang kita hasilkan Bersama.
Berita Terkait
- SMTK Mamasa Gelar Penilaian Akhir Semester Genap Berbasis Digital
- SDTK SETIA dan SMPTK SETIA Pontianak Gelar Rapat Penentuan Kelulusan Tahun Pelajaran 2025/2026
- SMTKN PELITA SAMBAB RESMI MEMBUKA ASESMEN SUMATIF AKHIR TAHUN 2025/2026
- SMTK I BANTEN GELAR ACARA PERPISAHAN DAN GRADUATION SISWA KELAS XII TAHUN AJARAN 2025/2026
- Visitasi Online SMTK dan SMAK, Ditjen Bimas Kristen Tetap Jaga Kualitas Pembinaan Pendidikan Menengah
Berita Terpopuler
Penerimaan Mahasiswa/i Baru IAKN Tarutung
Dibaca: 3843 kali
Seleksi Nasional PMB Tahun Akademik 2019/2020
Dibaca: 3603 kali
Dirjen Bimas Kristen: Dedikasi Kabag Umum BMN Akan Selalu Dikenang
Dibaca: 2254 kali
Menteri Agama Melantik Sejumlah Pejabat di Lingkungan Kemenag
Dibaca: 1689 kali