Pendampingan Guru Dalam Penyelesaian Kendala Beban Kerja Dan Administrasi Sertifikasi Digelar Di SDTK Setia Pontianak

Senin, 08 Juni 2026, 22:10:46 WIB

Pontianak (DBK)---Sekolah-sekolah di bawah naungan Persekolahan Setia Pontianak bersama SDTK Terang Bagi Bangsa (TBB) mengikuti kegiatan Pendampingan Guru dalam Penyelesaian Kendala Beban Kerja dan Administrasi Sertifikasi yang dilaksanakan pada Sabtu (6/6/2026) di SDTK SETIA Pontianak. Kegiatan ini dihadiri oleh 20 peserta yang terdiri atas guru Mata Pelajaran Umum dan Mata Pelajaran Keagamaan Kristen yang telah memiliki Sertifikat Pendidik, namun masih mengalami kendala dalam penetapan kelayakan sebagai penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) melalui sistem SIMPATIKA Kristen.

Kegiatan tersebut didampingi langsung oleh Pdt. Lajim, S.Th., M.A., selaku Penyelenggara Bimas Kristen Kota Pontianak. Turut hadir dalam kegiatan ini Pdt. Dr. Gihon Nenabu, M.Th., M.Pd., Kepala SMAK SETIA Pontianak, operator SIMPATIKA sekolah, serta para guru dari SDTK SETIA Pontianak, SMPTK SETIA Pontianak, SMAK SETIA Pontianak, dan SDTK Terang Bagi Bangsa Pontianak.

Acara diawali dengan pujian dan doa yang dipimpin oleh Ev. Isbah Nesimnasi, M.Th. Selanjutnya, Ketua Yayasan Setia Kalimantan Barat memberikan pengantar mengenai latar belakang pelaksanaan kegiatan sekaligus memaparkan berbagai persoalan yang dihadapi para guru dalam memenuhi persyaratan penerimaan Tunjangan Profesi Guru melalui aplikasi SIMPATIKA Kristen.

Dalam sesi pendampingan dan konsultasi, Pdt. Lajim, S.Th., M.A. melakukan verifikasi serta identifikasi terhadap berbagai kendala yang dialami peserta. Berdasarkan hasil diskusi, ditemukan bahwa sebagian besar guru telah memenuhi persyaratan akademik dan memiliki Sertifikat Pendidik, namun masih menghadapi hambatan terkait pemenuhan beban kerja, validasi data, serta sejumlah permasalahan teknis dan administratif pada sistem SIMPATIKA Kristen.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala yang menyebabkan guru belum dinyatakan layak menerima Tunjangan Profesi Guru, memberikan pembinaan terkait pemenuhan beban kerja dan administrasi sertifikasi, meningkatkan pemahaman guru terhadap regulasi penerimaan TPG, serta memperkuat koordinasi antara satuan pendidikan, Bimas Kristen Kota Pontianak, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, dan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia.

Meskipun berbagai upaya telah dilakukan selama proses pendampingan, masih terdapat sejumlah permasalahan yang belum dapat diselesaikan pada tingkat daerah karena berkaitan dengan kebijakan dan pengelolaan sistem yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, khususnya Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai pengelola kebijakan dan aplikasi SIMPATIKA Kristen.

Sebagai tindak lanjut, para kepala sekolah dari sekolah-sekolah Keagamaan Kristen di Kota Pontianak bersama Penyelenggara Bimas Kristen Kota Pontianak sepakat untuk melakukan audiensi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat melalui Pembimas Kristen. Selain itu, akan disusun dan disampaikan surat resmi kepada Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia guna menyampaikan berbagai kendala yang dialami para guru serta mendorong hadirnya solusi kebijakan yang tepat sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, diharapkan berbagai permasalahan yang dihadapi guru terkait sertifikasi dan Tunjangan Profesi Guru dapat memperoleh perhatian dari pihak yang berwenang, sehingga hak-hak guru dapat terpenuhi dan kualitas pelayanan pendidikan Kristen semakin meningkat.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kontributor : Pdt. Dr. Gihon Nenabu, M.Th., M.Pd.

Berita Terkait