Dirjen: PESPARAWI Nasional XIV Buktikan Indonesia Rumah Aman bagi Semua
Minggu, 28 Juni 2026, 16:58:59 WIB

Manokwari (DBK)—Melalui gema pujian yang dikumandangkan kita ingin mengirimkan pesan bahwa Indonesia adalah rumah yang aman bagi semua. Hal ini disampaikan Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN) yang juga Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Jeane Marie Tulung, saat menyampaikan laporan pada Penutupan PESPARAWI Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat, Minggu (28/06/2026).
Menurut Dirjen, PESPARAWI Nasional XIV tidak hanya sukses sebagai ajang kompetisi paduan suara gerejawi, tetapi juga menjadi ruang penguatan moderasi beragama, pelestarian lingkungan melalui implementasi ekoteologi, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan penguatan persatuan bangsa dalam keberagaman.
"Melalui PESPARAWI Nasional XIV, kita ingin mengirimkan pesan kepada dunia bahwa Indonesia adalah rumah yang aman bagi semua. Di tengah keberagaman, kita mampu bernyanyi dalam satu harmoni, merawat persaudaraan, menjaga ciptaan Tuhan melalui ekoteologi, serta memperkuat persatuan bangsa," ucap Dirjen.
"Selama sepuluh hari ini, kita tidak hanya menyaksikan kompetisi, tetapi juga melihat persaudaraan yang tumbuh, kepedulian terhadap lingkungan yang diwujudkan, serta semangat melayani yang menjadi wajah PESPARAWI Nasional XIV," sambungnya.
Di hadapan Menteri Agama, Dirjen melaporkan bahwa seluruh rangkaian agenda strategis telah terlaksana dengan baik, mulai dari pengukuhan dewan juri yang profesional dan berintegritas, penyelenggaraan kompetisi pada 12 kategori lomba, Karnaval Budaya sebagai perwujudan semangat Bhinneka Tunggal Ika, pameran UMKM dan ekonomi kreatif, penanaman pohon di Pulau Mansinam sebagai implementasi program Ekoteologi, workshop penguatan kapasitas LPPD dan Pembimas Kristen se-Indonesia, hingga Musyawarah Nasional (Munas) yang menetapkan Provinsi Sulawesi Tengah sebagai tuan dan nyonya rumah PESPARAWI Nasional XV Tahun 2029.
Ia juga mengungkapkan bahwa Pesparawi Nasional XIV menjadi penyelenggaraan yang ramah lingkungan dengan mewajibkan seluruh kontingen membawa tumbler. Atas komitmen tersebut, Pesparawi mendapat penilaian dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai kegiatan dengan jumlah kontingen terbanyak yang menggunakan tumbler.
Menutup laporannya, Dirjen menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat, Pemerintah Kabupaten Manokwari, panitia daerah, dan seluruh masyarakat atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, keramahan masyarakat, kebersihan kota, serta kesiapan infrastruktur membuktikan bahwa wilayah timur Indonesia mampu menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan nasional berstandar tinggi.
(Humas Bimas Kristen)
Berita Terkait
- Tak Sempat Tampil di PESPARAWI Nasional XIV, Tiga Provinsi Tetap Terima Apresiasi
- Grand Prix Perdana Jadi Milik Sulawesi Utara, Piala Presiden Ikut Diboyong
- Menag Resmi Tutup Pesparawi Nasional XIV Papua Barat
- Menag di Papua Barat: Kementerian Agama Harus Jadi Rumah yang Menghadirkan Keteduhan
- Menag Kunjungi Mansinam, Pulau Peradaban Orang Papua
Berita Terpopuler
Dirjen Bimas Kristen: Dedikasi Kabag Umum BMN Akan Selalu Dikenang
Dibaca: 8491 kali
Penerimaan Mahasiswa/i Baru IAKN Tarutung
Dibaca: 3843 kali
Seleksi Nasional PMB Tahun Akademik 2019/2020
Dibaca: 3603 kali
Menteri Agama Melantik Sejumlah Pejabat di Lingkungan Kemenag
Dibaca: 1689 kali