Tingkatkan Peran Teknologi Informasi pada Bimas Kristen, Pakar IT, Irjen Pol. Yehu Wangsajaya Beri Pelatihan bagi ASN

Senin, 07 Juli 2025, 15:12:51 WIB

Jakarta, (DBK) – Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.) Yehu Wangsajaya, M.Kom., pakar teknologi informasi dan keamanan siber, berikan pelatihan terkait informasi teknologi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Pranata Komputer Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen (Ditjen Bimas Kristen) pusat dan daerah, secara hybrid, terpusat di ruang rapat Ditjen Bimas Kristen, Jakarta, Senin (07/07/2025).

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis ASN dalam mengelola dan memanfaatkan teknologi informasi guna mendukung kinerja organisasi secara lebih efektif.

Sebelum memberikan pelatihan, Irjen Pol. Yehu Wangsajaya juga berkesempatan menjadi pelayan firman pada Ibadah Awal Minggu Kerja ASN Bimas Kristen, memberikan inspirasi dan penguatan spiritual bagi para peserta.

Irjen Pol. Yehu Wangsajaya, yang memiliki latar belakang kuat dalam kepolisian dengan spesialisasi di bidang teknologi dan komunikasi, menyampaikan materi-materi terkini mengenai pengelolaan data, keamanan siber dan optimalisasi sistem informasi.

Beliau adalah sosok di balik gagasan komputerisasi ujian SIM pertama kali di Indonesia, yang dimulai pada tahun 1998 di Medan, menandai langkah signifikan menuju transparansi dan efisiensi dalam pelayanan publik berbasis teknologi. Keahlian beliau telah banyak berkontribusi dalam pengembangan dan implementasi sistem IT di berbagai instansi pemerintahan. Beliau dikenal memiliki pemahaman mendalam tentang tantangan dan peluang dalam pemanfaatan teknologi untuk pelayanan publik.

Dalam sesi sharing knowledge, Irjen Pol. Yehu Wangsajaya menekankan beberapa poin krusial. "Data itu mahal," ujarnya, menggarisbawahi pentingnya pengelolaan data yang cermat. 

Beliau juga menyoroti salah satu kelemahan orang Indonesia dalam hal dokumentasi. "Dokumentasi adalah kunci untuk memahami, memelihara, dan mengembangkan aplikasi, oleh karenanya hal tersebut penting untuk dilakukan," katanya.

Irjen Pol. Yehu Wangsajaya menekankan pentingnya peran ASN Pranata Komputer dalam menjaga integritas dan kerahasiaan data, serta memanfaatkan teknologi informasi untuk inovasi layanan.

"Di era digital ini, penguasaan teknologi informasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. ASN Pranata Komputer adalah garda terdepan dalam memastikan sistem kita berjalan aman, efisien, dan dapat diandalkan," pungkasnya.

Turut hadir Sekretaris Ditjen Bimas Kristen Johni Tilaar, Direktur Pendidikan Kristen Suwarsono, Gembala Sidang Gereja Bahtera Indonesia Ps. Victor Abraham bersama Istri Ps. Silvia Khoeway.

Sekretaris Ditjen Bimas Kristen mengatakan ini adalah langkah awal kerja sama. “Terima kasih Ps. Victor Abraham telah menjembatani hubungan kami dengan Irjen Yehu Wangsajaya,” tutupnya.

Berita Terkait