Dirjen Bimas Kristen Dorong Lulusan STAKPN Sentani Jadi Pembawa Terang bagi Bangsa

Jumat, 31 Oktober 2025, 18:11:51 WIB

Sentani, (DBK)  – Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama Dr. Jeane Marie Tulung S.Th., M.Pd menghadiri Wisuda ke-XXVI Program Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN) Sentani, Jumat (31/10/2025).

Pada wisuda tahun ini, sebanyak 246 wisudawan/wati program sarjana dan pascasarjana resmi dikukuhkan sebagai lulusan STAKPN Sentani. Acara wisuda berlangsung khidmat dan penuh sukacita, dihadiri oleh jajaran pimpinan STAKPN Sentani, dosen, keluarga wisudawan, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Dirjen menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah menempuh perjalanan panjang pendidikan di STAKPN Sentani. Ia menegaskan bahwa para lulusan bukan hanya meraih gelar akademik, tetapi juga memikul tanggung jawab moral dan spiritual untuk menjadi pembawa terang di tengah masyarakat.

“Lulusan STAKPN Sentani harus menjadi representasi umat kristen yang berintegritas, berkarakter, dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa. Kehadiran saudara di tengah masyarakat harus membawa damai, cinta kasih, serta semangat pelayanan,” pesan Dirjen.

Lebih lanjut, Dirjen menekankan pentingnya peran para lulusan di bidang pendidikan agama dan keagamaan, terutama dapat berdampak dan berkontribusi dalam kehidupan nyata.

“Lulusan STAKPN Sentani harus bisa menjadi teladan dalam membangun kehidupan berbangsa yang rukun dan berkeadilan. Para wisudawan/wati harus adaptif, berdaya saing tinggi dan mampu memberikan kontribusi nyata serta berdampak positif dalam berbagai aspek kehidupan,” kata Dirjen.

Dirjen juga mengajak seluruh civitas akademika STAKPN Sentani untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama.

“Ditjen Bimas Kristen selalu setia memberikan perhatian besar bagi upaya peningkatan mutu pendidikan kristen di seluruh Indonesia, termasuk di lingkungan STAKPN Sentani. 

Dalam konteks tersebut, Dirjen ingin mengingatkan pentingnya tiga hal mendasar yang harus terus menjadi fokus penguatan kelembagaan dan fondasi penting untuk kemajuan institusi.

Pertama, peningkatan profesionalisme dosen melalui jabatan fungsional dosen.

Dosen merupakan tulang punggung mutu akademik, kualitas pendidikan akan sangat ditentukan oleh kapasitas dan kompetensi para pendidiknya. 

“Oleh sebab itu, pengembangan karir dosen harus terus didorong agar semakin produktif dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Harus bisa berkolaborasi dengan dosen lain dari PT lain karena di jaman sekarang kolaborasi itu menjadi sangat penting, jadi jangan berjalan sendiri,” kata Dirjen.

Kedua, penguatan akreditasi institusi dan program studi.

Pemerintah terus mendorong setiap perguruan tinggi untuk berproses menuju akreditasi yang unggul sebagai indikator tata kelola yang baik, sistem pembelajaran yang efektif dan capaian akademik yang terukur. 

“Akreditasi bukan semata administrasi, melainkan cerminan lembaga dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing,” terang Dirjen.

Ketiga, pengayakan publikasi ilmiah dan penelitian teologi. 

Dunia akademik akan berkualitas ketika budaya menulis, meneliti dan berdialog tumbuh di dalamnya. 

“Saya berharap STAKPN Sentani dapat terus memperkuat tradisi ilmiah ini, melahirkan karya-karya teologi yang kontekstual, solutif dan berkontribusi nyata bagi pengembangan teologi Indonesia yang relevan dengan realitas masyarakat kita dan disesuaikan dengan bidang ilmu masing-masing,” tukas Dirjen.

Sementara itu, Ketua STAKPN Sentani dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya wisuda ke-XXVI ini. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh dosen dan tenaga kependidikan yang telah mendampingi mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan studi.

“Kami bersyukur karena kembali dapat melahirkan generasi penerus yang siap melayani dan mengabdi bagi gereja, masyarakat, dan bangsa. Semoga para lulusan dapat menerapkan ilmu dan nilai-nilai yang telah diperoleh selama di kampus ini,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Dirjen mengingatkan para wisudawan agar terus menimba pengetahuan, menjaga iman, dan menghidupi kasih Kristus dalam setiap karya dan pelayanan.

“Jadilah terang yang memancarkan kasih Tuhan di mana pun saudara ditempatkan. Dunia membutuhkan pribadi-pribadi yang membawa nilai kebaikan dan kedamaian. Itulah panggilan kita sebagai insan Kristiani,” tutup Dirjen.

Acara wisuda ini menjadi momentum penting bagi STAKPN Sentani untuk terus mencetak sumber daya manusia Kristen yang unggul, berdaya saing, dan siap melayani di berbagai bidang kehidupan masyarakat.

Berita Terkait