Peserta PPG Kristen Batch 4 Capai 899 Orang, Siap Ikuti UKMPPG 2026

Kamis, 12 Februari 2026, 18:44:09 WIB

Jakarta (DBK) — Kementerian Agama Republik Indonesia tengah mematangkan pelaksanaan Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (UKMPPG) Batch 4 PPG Dalam Jabatan melalui rapat koordinasi nasional yang digelar pada Rabu (11/2/2026). Agenda ini menjadi penentu kesiapan teknis sekaligus kualitas pelaksanaan ujian yang akan diikuti puluhan ribu guru dari seluruh Indonesia.

Jumlah total peserta PPG Batch 4 yang eligibel mencapai 98.036 orang. Dari jumlah tersebut, 98.005 peserta telah terdata dalam sistem. Sementara itu, data peserta disabilitas masih dalam proses finalisasi dengan jumlah sementara 109 orang.

Pada pelaksanaan Batch 4 ini, peserta dari unsur Pendidikan Kristen turut ambil bagian melalui kerja sama lintas unit di lingkungan Kemenag. Pelaksanaan UKMPPG Batch 4 bagi peserta Kristen dilaksanakan bekerja sama dengan Ditjen Pendidikan Islam (Pendis) menggunakan DIPA Pendis.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Jeane Marie Tulung, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun dalam pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Batch 4.

“Kolaborasi ini menunjukkan komitmen Kementerian Agama dalam memastikan seluruh guru, termasuk guru Pendidikan Agama Kristen, memperoleh layanan peningkatan kompetensi yang setara dan berkualitas. Kami mendorong para peserta untuk mengikuti seluruh proses dengan penuh tanggung jawab dan integritas,” ujarnya.

Adapun jumlah peserta eligibel dari satuan pendidikan tinggi keagamaan Kristen berjumlah 899 peserta dengan rincian sebagai berikut:
• IAKN Ambon: 300 peserta
• IAKN Manado: 300 peserta
• IAKN Tarutung: 299 peserta

Keterlibatan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan mutu guru Pendidikan Agama Kristen di berbagai daerah.

Kemenag berharap pelaksanaan UKMPPG Batch 4 dapat berjalan lancar, profesional, dan akuntabel, serta melahirkan guru-guru yang kompeten, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang.

Berita Terkait