Kemenag Tegaskan Komitmen Penguatan Pendidikan Kristen pada Perayaan Natal Siswa dan Guru SPKK SMTK/SMAK 2025

Kamis, 11 Desember 2025, 09:20:26 WIB

Jawa Barat (DBK)---Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen kembali menegaskan komitmennya memperkuat kualitas pendidikan keagamaan Kristen. Penegasan ini disampaikan dalam Ibadah dan Perayaan Natal Siswa dan Guru Satuan Pendidikan Keagamaan Kristen (SPKK) Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK)/ Sekolah Menengah Agama Kristen (SMAK) tahun 2025, bertempat di sekolah binaan Ditjen Bimas Kristen, SMAK Cornerstone Global Academy (CGA), Rabu (10/11). Dirjen Bimas Kristen hadir melalui perwakilannya, Kasubdit Pendidikan Menengah, Santi Yanti Kalangi.

Dalam sambutannya, Santi Kalangi menyampaikan bahwa perayaan Natal bukan hanya momen seremoni, tetapi kesempatan untuk meneguhkan kembali relasi antarsesama serta memperkuat pelayanan pendidikan. Ia juga membuka acara dengan menyampaikan duka cita dan empati terhadap masyarakat di Sumatera dan berbagai daerah di Indonesia yang terdampak bencana alam.

“Kiranya perayaan Natal ini menjadi momentum bagi kita untuk semakin peduli dan saling menopang,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Kalangi menegaskan bahwa tahun 2025 merupakan periode penting bagi penguatan pendidikan Kristen, terutama di tingkat menengah. Ia menyampaikan beberapa langkah konkret Ditjen Bimas Kristen dalam mendukung peningkatan mutu satuan pendidikan, diantaranya:
• Perluasan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG)
Kini tidak hanya untuk guru Pendidikan Agama Kristen, tetapi juga bagi guru mata pelajaran umum pada SPKK.
• Percepatan Implementasi Kurikulum Merdeka di SMTK dan SMAK sebagai upaya membangun pembelajaran yang memerdekakan, menumbuhkan kreativitas, serta memperkuat karakter peserta didik.
• Penyediaan bantuan sarana dan prasarana, termasuk fasilitas belajar, penguatan literasi digital, dan perbaikan infrastruktur sekolah keagamaan Kristen.

“Semua dukungan ini menjadi tanda bahwa pemerintah terus hadir memperkuat penyelenggaraan pendidikan Kristen,” tegasnya.

Kalangi khusus berpesan bagi sekira 300 peserta yang hadir. Guru diajak meneladani semangat Natal melalui pelayanan yang tulus, menjadi pembawa terang, serta terus membimbing murid dengan kasih, kesabaran, dan integritas. Sementara kepada para siswa, Natal menjadi pengingat bahwa setiap talenta adalah anugerah yang harus dikembangkan. Mereka diimbau untuk membangun karakter, menghormati guru, dan membawa damai di lingkungan sekolah hingga dunia digital.

Menutup sambutannya, Kalangi mengajak seluruh pemangku kepentingan—keluarga, sekolah, gereja, dan pemerintah untuk bergerak bersama memperkuat pelayanan pendidikan Kristen memasuki tahun 2025.

“Mari kita sambut tahun 2025 sebagai tahun penguatan pelayanan pendidikan Kristen,” ujarnya.

Perayaan Natal SPKK SMTK/SMAK 2025 yang diinisiasi oleh MKKS Nasional ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan, diikuti oleh kepala sekolah, guru dan siswa SPKK tingkat Menengah sejabodetabek. Turut hadir juga ketua Yayasan CGA, rektor JIU.

Berita Terkait