Uji Kepatutan dan Kelayakan Calon Ketua STAKPN Sentani

Sabtu, 20 Desember 2025, 11:48:45 WIB

Bogor (DBK)---Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan kepemimpinan yang berkualitas di lingkungan pendidikan tinggi keagamaan. Hal tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Uji Kepatutan dan Kelayakan Calon Ketua Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN) Sentani yang digelar secara hybrid pada Sabtu, 20 Desember 2025.

Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam proses seleksi pimpinan STAKPN Sentani, sebuah institusi pendidikan tinggi Kristen yang memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai keimanan. Dari tiga calon yang semula mendaftar, satu orang menyatakan mengundurkan diri, sehingga seleksi dilanjutkan dengan dua kandidat terbaik, yakni Dr. Wolter Weol, M.Pd dan Prof. Dr. Hendry Yoshua N., ST., MT.

Uji kepatutan dan kelayakan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A. Dalam sambutannya, Sekjen menegaskan bahwa proses seleksi ini tidak hanya bertujuan memilih figur pemimpin secara administratif, tetapi juga untuk memastikan terpilihnya sosok yang memiliki visi, kapasitas manajerial, serta komitmen kuat dalam memajukan pendidikan tinggi keagamaan Kristen.

Turut hadir secara daring Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th., M.Pd, bersama para pewawancara yang terlibat langsung dalam penilaian kompetensi, integritas, serta gagasan strategis para calon Ketua. Seluruh rangkaian seleksi dilaksanakan oleh Tim Seleksi yang dibentuk secara resmi oleh Menteri Agama Republik Indonesia, guna menjamin proses yang objektif, transparan, dan akuntabel.

Dalam arahannya, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama menyampaikan harapan agar melalui mekanisme seleksi ini dapat terpilih pemimpin terbaik yang mampu membawa STAKPN Sentani semakin maju, adaptif terhadap tantangan zaman, serta mampu berkontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan Kristen di Indonesia, khususnya di kawasan timur.

Kegiatan seleksi ini dimoderatori oleh Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Agama, Dr. H. Wawan Djunaedi, M.Si. Beliau menyampaikan bahwa hasil seleksi direncanakan akan ditetapkan pada akhir bulan ini. Penetapan tersebut diharapkan menghasilkan figur Ketua STAKPN Sentani yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepemimpinan yang kuat, berintegritas, dan mampu menjadi teladan bagi civitas akademika.

Melalui proses seleksi yang ketat dan terukur ini, Kementerian Agama berharap STAKPN Sentani dapat terus berkembang sebagai pusat pendidikan tinggi Kristen yang berkualitas, relevan, dan berdampak bagi gereja, masyarakat, serta bangsa.

Berita Terkait