Menuju Puncak! Enam Paduan Suara Terbaik Berlaga di Grand Prix PESPARAWI

Minggu, 28 Juni 2026, 13:44:37 WIB

Manokwari (DBK) – Puncak kemeriahan perlombaan PESPARAWI Nasional XIV Tahun 2026 kembali tersaji di Aula Utama Universitas Papua (UNIPA), Minggu (28/6/2026). Sebanyak enam kelompok paduan suara terbaik dari tiga kategori, yakni Paduan Suara Pria (PSP), Paduan Suara Wanita (PSW), dan Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC) kembali tampil dalam babak Grand Prix untuk memperebutkan gelar juara terbaik nasional.

Grand Prix menjadi salah satu inovasi dalam penyelenggaraan PESPARAWI Nasional XIV Tahun 2026. Untuk pertama kalinya dalam sejarah penyelenggaraan PESPARAWI Nasional, babak Grand Prix diperkenalkan sebagai kompetisi puncak yang mempertemukan kelompok-kelompok paduan suara terbaik dari tiga kategori unggulan. Kehadiran kategori ini menjadi tonggak baru dalam perjalanan PESPARAWI Nasional sebagai ajang pembinaan seni musik gerejawi yang terus berkembang mengikuti tuntutan peningkatan kualitas dan daya saing.

Ketua III Lembaga Pengembangan PESPARAWI Nasional (LLPN) Untung P. Siahaan mengatakan bahwa kehadiran Grand Prix merupakan bentuk komitmen penyelenggara untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan PESPARAWI sebagai ruang pembinaan talenta, pelayanan, dan karakter.

"Grand Prix menjadi sejarah baru dalam penyelenggaraan PESPARAWI Nasional. Untuk pertama kalinya, kelompok-kelompok terbaik dipertemukan dalam satu panggung untuk menampilkan kualitas terbaiknya. Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi ruang apresiasi terhadap hasil pembinaan paduan suara gerejawi di seluruh Indonesia sekaligus mendorong peningkatan mutu PESPARAWI pada masa mendatang," ujarnya.

Babak Grand Prix mempertemukan peraih Juara I dan Juara II dari kategori Paduan Suara Pria, Paduan Suara Wanita, dan Paduan Suara Dewasa Campuran. Enam kelompok terbaik tersebut kembali menampilkan kemampuan vokal, musikalitas, interpretasi lagu, penguasaan panggung, serta kekompakan tim di hadapan dewan juri dan ratusan penonton yang memadati arena perlombaan.

Adapun enam kelompok yang tampil berasal dari:

Kategori Paduan Suara Pria: Provinsi Papua Barat dan Provinsi Sulawesi Utara

Kategori Paduan Suara Wanita: Provinsi Papua Barat dan Provinsi Sulawesi Utara

Kategori Paduan Suara Dewasa Campuran: Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Sulawesi Utara

Atmosfer kompetisi berlangsung penuh semangat namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Setiap penampilan memperoleh apresiasi hangat dari penonton yang terpukau dengan kualitas musikal para finalis yang merupakan representasi terbaik dari daerah masing-masing.

Lebih dari sekadar kompetisi, Grand Prix menjadi simbol kemajuan PESPARAWI Nasional sebagai wadah pembinaan seni musik gerejawi yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Inovasi ini diharapkan mampu memotivasi seluruh Lembaga Pengembangan PESPARAWI Daerah untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan paduan suara sehingga mampu melahirkan insan-insan yang tidak hanya unggul secara musikal, tetapi juga memiliki karakter pelayanan, spiritualitas, dan semangat persatuan dalam keberagaman.

(Humas Bimas Kristen)

Berita Terkait