50 CPNS Ditjen Bimas Kristen Resmi Dilantik Menjadi PNS
Kamis, 21 Mei 2026, 11:37:14 WIB

Jakarta (DBK) — Kementerian Agama melaksanakan pengangkatan pelantikan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024 secara serentak se-Indonesia pada Kamis, (21/05/2026).
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan secara hybrid, memadukan kehadiran luring dan daring yang terhubung dari berbagai satuan kerja Kementerian Agama di pusat maupun daerah dengan total PNS yang dilantikan sebanyak 16.138 orang (312 mengikuti secara luring dan 15.826 secara daring). Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar dan disaksikan oleh Kepala Badan Zudan Arif Fakrulloh dan seluruh pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kementerian Agama.
Dalam laporannya, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin mengatakan, pengadaan ASN Kementerian Agama tahun 2024 mengedepankan prinsip transparan dan akuntabel.
“Proses seleksi berjalan dengan tidak membedakan jenis kelamin, suku, agama ras dan asal daerah. Berharap dengan investasi besar dalam sistem yang akuntabel ini akan menghasilkan outcome pada pelayanan publik yang prima,” kata Sekjen.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh dalam sambutannya, berpesan kepada para PNS baru dilantik untuk selalu mengedepankan profesionalisme, memupuk solidaritas sesama ASN dan menjaga integritas dalam mengemban tugas sebagai ASN.
“Karena dunia telah berubah, teman-teman tidak boleh hidup di masa lalu untuk di masa kini, ingat 4K sepanjang kalian bertindak. “K” yang pertama adalah Kecepatan. Didalam bekerja, perhatikan aspek kecepatan, jangan kerja lambat, harus mampu bekerja cepat. Kedua, Kemudahan Pelayanan, beri pelayanan yang memudahkan semua pihak, jangan mempersulit, permudah semua pelayanan kepada masyarakat. Ketiga, Kemanfaatan Kebijakan, buat kebijakan yang banyak memberikan manfaat untuk umat. “K” yang terakhir adalah Kebahagiaan, pikirkan kebahagiaan masyarakat. 4K ini yang harus selalu menjadi orientasi kita dalam bekerja,” kata Profz. Zudan.
Lebih lanjut, Prof. Zudan memberikan tips bagaimana ASN mengukur kinerjanya.
“Pikirkan performance saat ini dan proyeksi di masa depan. Jangan selalu berpikir bahwa segala sesuatunya akan mendapatkan hasil pada saat ini, kita harus optimal dalam bekerja saat ini dan harus dapat memproyeksi karir kita di masa mendatang,” pesan Prof. Zudan.
Dalam sambutannya, Menag menekankan bahwa status sebagai PNS bukan sekadar perubahan administratif, tetapi amanah untuk mengabdi kepada bangsa dan negara dengan penuh integritas, profesionalitas, dan tanggung jawab.
“Sebagai ASN Kementerian Agama, selain memegang core value berAKHLAK (Berorienasi Layana, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif), khusus untuk ASN Kementerian Agama, saya ingatkan, kalau ingin berhasil di dalam karirnya, lakukanlah ISTIQOMAH (Ikhlas, Sabar, Tawadu, Ihsan, Qanaah, Amanah, Hikmah),” kata Menag.
“Sepanjang saudara menjalankan ISTIQOMAH ini, Tuhan akan menuntun setiap langkah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai ASN di Kementerian Agama,” pesan Menag.
“Menjadi PNS Kementerian Agama berarti menjadi pelayan masyarakat yang mengemban tugas mulia untuk menjaga kehidupan beragama yang rukun, damai, dan harmonis. Integritas, loyalitas, dan dedikasi harus menjadi nilai utama dalam setiap pelaksanaan tugas,” sambungnya.
“Kalau ini semua dilakukan, kalian bukan hanya sukses di dunia tapi juga akan sukses berkarir sampai masa mendatang bahkan sampai di akhirat. Mulai hari ini ubah gaya dan pandangan hidupnya sebagai konsekuensi bekerja di Kementerian Agama,” tukas Menag.
Pada kesempatan tersebut, sebanyak 50 CPNS di lingkungan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen (Ditjen Bimas Kristen) resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai PNS.
Senada dengan Menag, Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung juga menegaskan bahwa pengangkatan PNS ini menjadi momentum penting bagi para pegawai untuk memperkuat komitmen pelayanan kepada umat Kristen di Indonesia.
“Sebagai ASN, kita dipanggil untuk melayani dengan hati. Kami berharap seluruh pegawai yang hari ini dilantik dapat menjalankan tugas dengan semangat pengabdian, menjunjung tinggi nilai-nilai Kristiani, serta berkontribusi dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berdampak,” ujarnya.
Pelantikan ini menandai dimulainya tanggung jawab yang lebih besar bagi para PNS untuk mendukung pelaksanaan program-program prioritas Kementerian Agama, khususnya dalam meningkatkan kualitas layanan keagamaan, pendidikan keagamaan, serta pembinaan umat Kristen di Indonesia.
(Humas Bimas Kristen)
Berita Terkait
- Dari Bandara ke Pengabdian: Kisah Anro Sinurat Menjemput Mimpi Menjadi Abdi Negara
- Kolaborasi Empat Satker Kemenag Gelar Pemusnahan Arsip Massal Wujudkan Tertib Administrasi
- Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual
- Kemenag Perketat Validasi Data dan Terapkan Sistem Satu Pintu Informasi Terpusat
- ASN Bimas Kristen Diminta Tingkatkan Disiplin dan Kesiapan Data di Tengah Efisiensi Anggaran
Berita Terpopuler
Penerimaan Mahasiswa/i Baru IAKN Tarutung
Dibaca: 3843 kali
Seleksi Nasional PMB Tahun Akademik 2019/2020
Dibaca: 3603 kali
Menteri Agama Melantik Sejumlah Pejabat di Lingkungan Kemenag
Dibaca: 1689 kali
Perpanjangan Jadwal Pendaftaran CPNS Kementerian Agama Tahun 2018
Dibaca: 1637 kali