Perkuat Pendidikan Kristen, Bimas Kristen Kolaborasi dengan Majelis Pendidikan Kristen Gelar Pelatihan Fasilitator (ToF) “Teaching for Transformation”
Selasa, 01 Juli 2025, 19:32:25 WIB

Manado, (DBK) – Kegiatan Training of Facilitators (ToF) bertema “Teaching for Transformation” bagi para guru Satuan Pendidikan Keagamaan Kristen (SPKK) se-Sulawesi Utara, resmi dibuka oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama, Jeane Marie Tulung, yang diwakili oleh Kasubdit Pendidikan Menengah Santi Yanti Kalangi, bertempat di Balai Diklat Keagamaan Manado, (01/07/2025)
Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 1 hingga 3 Juli 2025 ini, merupakan kolaborasi strategis antara Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI dengan Majelis Pendidikan Kristen (MPK).
Sebanyak 20 orang peserta yang merupakan guru-guru Pendidikan Agama Kristen dan guru SPKK dari berbagai wilayah di Sulawesi Utara setelah mengikuti kegiatan ini diharapkan menjadi pionir yang akan melipatgandakan nilai-nilai transformasional pemahaman dasar pendidikan Kristen, tidak hanya secara teknis, tetapi juga filosofis dan spiritual kepada rekan-rekan guru lainnya di daerah masing-masing.
Turut hadir pula Kabid Pendidikan Kristen Kanwil Kemenag Prov. Sulut, Anneke Purukan, dan Ketua MPKW SulutGo.
Dalam sambutan Dirjen Bimas Kristen yang disampaikan oleh Santi Yanti Kalangi, ditekankan bahwa pendidikan Kristen bukan sekadar transfer ilmu, melainkan sebuah panggilan untuk mentransformasi kehidupan peserta didik maupun pendidiknya.
“Pendidikan Kristen bukan sekadar transfer ilmu, tetapi sebuah panggilan untuk mentransformasi kehidupan—baik bagi peserta didik maupun pendidiknya. Kegiatan ToF ini menjadi sangat penting karena mengajak kita kembali ke akar filosofi: mengapa kita mengajar, dan untuk siapa kita mengajar,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dirjen berharap agar para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan antusiasme dan refleksi mendalam, menginternalisasi nilai-nilai pendidikan Kristen dalam setiap pendekatan pedagogik, serta membawa semangat transformasi ini ke sekolah dan komunitas masing-masing.
“Kita sedang membangun lebih dari sekadar sistem pendidikan. Kita sedang membentuk generasi yang berpikir kritis, berintegritas, dan hidup dalam terang kasih Tuhan. Oleh karena itu, mari kita jadikan momen ToF ini sebagai tonggak pembaruan visi dan misi kita sebagai pendidik Kristen,” tutupnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam pengembangan pendidikan Kristen di Indonesia, khususnya di Sulawesi Utara, melalui lahirnya para fasilitator yang cakap secara akademik dan kuat dalam panggilan iman untuk mencetak generasi yang transformatif.
Berita Terkait
- Menag Launching Buku Ekoteologi dan Panduan Kurikulum Berbasis Cinta pada Natal Kemenag 2025
- Kemenag RI Resmikan Kampus Moderasi Beragama IAKN-IAIN Manado
- Uji Kepatutan dan Kelayakan Calon Ketua STAKPN Sentani
- IAKN Manado Wisuda 123 Mahasiswa dan Kukuhkan 2177 Guru Profesional
- Bimas Kristen Segera Luncurkan Buku Panduan Kurikulum Berbasis Cinta bagi Sekolah Kristen
Berita Terpopuler
Penerimaan Mahasiswa/i Baru IAKN Tarutung
Dibaca: 3843 kali
Seleksi Nasional PMB Tahun Akademik 2019/2020
Dibaca: 3603 kali
Menteri Agama Melantik Sejumlah Pejabat di Lingkungan Kemenag
Dibaca: 1689 kali
Perpanjangan Jadwal Pendaftaran CPNS Kementerian Agama Tahun 2018
Dibaca: 1637 kali