Halal Bihalal Kementerian Agama 2026, Menag:"Momentum Bersihkan Hati dan Perkuat Kinerja ASN".
Selasa, 31 Maret 2026, 14:01:13 WIB

Jakarta (DBK)---Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Jeane Marie Tulung bersama para pejabat eselon II, III dan seluruh ASN di lingkungan Ditjen Bimas Kristen hadiri acara halal bihalal keluarga besar Kementerian Agama Republik Indonesia yang digelar pada Selasa, 31 Maret 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan Kementerian Agama.
Dalam sambutannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan memiliki makna mendalam sebagai sarana untuk saling memaafkan dan membersihkan hati setelah menjalani ibadah Ramadan.
Menurutnya, setelah umat Islam menjalankan ibadah puasa dan diyakini memperoleh ampunan dari Allah SWT, hubungan antarmanusia juga perlu disempurnakan melalui saling memaafkan.
“Halal bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi momentum untuk membersihkan diri, baik hubungan dengan Allah maupun dengan sesama manusia,” ujar Menag.
Menag menjelaskan bahwa beban moral atau rasa bersalah yang masih tersimpan dapat memengaruhi kondisi psikologis seseorang, bahkan berdampak pada kinerja dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. Karena itu, halal bihalal menjadi kesempatan untuk melepaskan beban tersebut agar dapat bekerja dengan lebih optimal.
“Kalau kita masih menyimpan beban, kita tidak bisa bekerja maksimal. Hari ini kita mulai dengan hati yang bersih agar amanah yang diemban bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Acara halal bihalal ini turut dihadiri Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii, Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin, para pejabat eselon I dan II, serta seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama.
Sejumlah tokoh yang pernah menjabat di Kementerian Agama juga tampak hadir, di antaranya mantan Menteri Agama periode 2014–2019 Lukman Hakim Saifuddin, mantan Wakil Menteri Agama periode 2019–2022 Zainut Tauhid Sa'adi, mantan Wakil Menteri Agama periode 2022–2024 Rahmat Dasuki, mantan Sekjen Kemenag periode 2009–2014 Bahrul Hayat, serta mantan Sekjen Kemenag periode 2018–2020 Nur Kholis Setiawan.
Dalam kesempatan tersebut, Menag juga mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama untuk menghargai kontribusi para pendahulu yang telah membangun fondasi kuat bagi institusi ini.
“Kita ini melanjutkan, bukan memulai dari nol. Apa yang kita nikmati hari ini adalah hasil kerja keras para pendahulu,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Menag menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran Kementerian Agama dan masyarakat atas segala kekurangan dalam pelayanan.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan pimpinan Kementerian Agama, kami memohon maaf lahir dan batin. Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tuturnya.
Melalui momentum halal bihalal ini, diharapkan seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Agama semakin solid, profesional, serta mampu menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab.
---------------------------------------------------------------------
Sumber : Biro HKP
Foto : Evanglie
Berita Terkait
- WFH Tiap Jumat, Menag : Cara Kerja Baru Harus Tetap Hadirkan Layanan untuk Umat
- Kemenag Perkuat Layanan Prioritas di Tengah Keterbatasan Anggaran 2026
- Wamenag Pimpin Rakor Kebijakan Strategis, Kemenag Perkuat Arah Layanan Umat
- Menag Instruksikan Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal Meski WFH
- Perkuat Sinergi Program, Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung Gelar Rapat Pimpinan
Berita Terpopuler
Penerimaan Mahasiswa/i Baru IAKN Tarutung
Dibaca: 3843 kali
Seleksi Nasional PMB Tahun Akademik 2019/2020
Dibaca: 3603 kali
Menteri Agama Melantik Sejumlah Pejabat di Lingkungan Kemenag
Dibaca: 1689 kali
Perpanjangan Jadwal Pendaftaran CPNS Kementerian Agama Tahun 2018
Dibaca: 1637 kali